-->

Search News


situs resmi covid-19

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



PHDI Era Kenak akan lebih terbuka, 'Vasudhaiva Kutumbakam'

 

Nyoman Kenak, Ketua Harian PHDI Provinsi Bali

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Menemui Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali yang baru, Nyoman Kenak yang terpilih secara aklamasi berdasarkan usulan dari kabupaten dan Kota, dalam Lokasabha VIII kemarin, Jumat (08/04/2022), di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.




Ia menjelaskan bahwa kesibukannya sudah mulai padat merayap sejak dirinya terpilih menjadi Ketua PHDI Provinsi Bali. Banyak instansi yang harus dihadiri, bahkan ia katakan baru jam 12.00 malam baru dapat istirahat.

"Satu hari bisa undangan sampai 5 undangan, itupun kita bagi dengan wakil ketua, sekretaris dan lainnya. Hampir 2 bulan ini kita menghadiri undangan-undangan belum lagi rapat-rapat pembenahan yang akan kita lakukan, " jelasnya, Kamis (28/04/2022), di salah satu hotel di Denpasar

Fokus pembenahan yang akan dilakukannya adalah di bidang administrasi, suatu perubahan yang lebih baik. Ia juga menekankan bahwa dirinya adalah pelayan umat bukan untuk dilayani.

Ditanya soal permasalahan yang banyak dibebankan kepada PHDI dewasa ini, dirinya mengatakan bahwa semua itu tidak ada yang sempurna.

"Jadi kita berusaha untuk itu, dan itu disebutkan dalam sastra, acuan kita adalah kebenaran sastra itu sendiri dan Rta yakni alam itu sendiri, bukan tentang kebenarana si A, Si B, "ungkapnya.

Point-point dalam pembinaan adalah pengendalian diri, isu-isu yang menyesatkan itu yang bisa membuat kita tidak suka, disitulah belajar dalam mengendalikan diri sendiri.

"Ayo kita sama-sama besarkan PHDI, tapi awalnya kita harus ikhlas, bukan mengharapkan apa-apa dalam wadah PHDI ini, tapi kalo ingin tenar, ingin kaya silahkan keluar dari PHDI. Jadi tenar misalnya ya jalankan saja sebagai politikus dan lainnya, " sentilnya.

Ditanya soal perubahan dalam PHDI, dirinya mengatakan akan lebih terbuka dalam menjalankan lembaga agama Hindu ini. Dan juga telah menyiapkan regulasi atau aturan-aturan yang siap diaplikasikan nantinya.

"Bahkan sebelum dilantik kita sudah godok itu, semua akan berjalan sesuai SOP. Jadi bisa dilihat nanti oleh publik dan disini bukan untuk mencari kekayaan, silahkan berwiraswasta dan berpolitik diluar PHDI, "pungkasnya.

Soal PHDI yang berbeda, dirinya akan menunggu dan merangkul kembali, "Vasudhaiva Kutumbakam, Kita semua bersaudara" (Ray)

Kasus Tutup Akses Pura, PHDI Harap Pemilik Merelakan Tanahnya

 

Made Arka, S.Pd, M.Pd., Ketua PHDI Kota Denpasar

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Mendatangi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar, I Made Arka, S.Pd, M.Pd., yang baru saja terpilih, menyambut awak media dengan ramah. Menanyakan kelanjutan kasus penutupan Pura Dalem Bingin Nambe, dirinya menjelaskan bahwa dirinya sudah bergerak cepat untuk mengundang pertama kali klian adat (kepala kewilayahan), Perbekel, Bendesa Adat Denpasar, Kapolsek Denpasar Barat, dan lainnya yang berwenang.




"Ini sudah kasus lama sekali, ini berawal dari informasi pemilik Pura tersebut. Dikatakan pemilik lahan di depan itu adalah ahli waris yang sudah pindah agama, tentu setelah pindah agama tidak perduli dengan Pura-nya, "sebutnya menjelaskan, Rabu (27/04/2022), di salah satu Hotel di Denpasar.

Dalam diskusi lanjutannya ia menekankan bahwa pentingnya memperhatikan kewajiban yang ada. Tidak melulu tentang Hak tetapi jangan lupa terhadap kewajiban yang ada. Dalam keterangannya juga mengatakan bahwa awalnya pemilik ini adalah seorang mangku, jadi berhak atas tanah di pelaba puranya.

"Karena pindah agama inilah keturunannya tidak masuk Pura lagi, tapi haknya tetap diambil. Kewajibannya tidak dilakukan, "tambah Arka.

Ia mengatakan bahwa ini merupakan informasi sepihak, karena pemilik dikatakannya sudah diberitahukan secara resmi belum digubris dan belum bersedia dihubungi oleh pihak PHDI.

Mengenai tanah bagian barat yang merupakan pintu masuk, dikarenakan bagian selatan ditutup. Ia menjelaskan tanah tersebut itu hak milik yang sudah dijual beberapa kali dengan orang yang berbeda-beda.

"Itu ada sertifikatnya, itu hak milik. Jadi jalan keluar itu adalah kemurahan hati orang yang memiliki hak tanah itu, sebenarnya Pura itu malah tidak ada jalan. Kita akan mempercepat hal ini, karena undangan kita kedua kalinya belum juga mereka bersedia hadir, "jelasnya.

Ia juga sudah menanyakan kepada pemilik rumah, ia katakan permasalahan awalnya adalah si anak yang dikatakan anak angkat itu, saat ini tinggal di Jakarta.

"Kita akan datang ke tempat pemilik kost itu, karena ini sudah surat yang kedua. Rumah dia ada di jalan Waribang, kami akan bujuk untuk bicara hati ke hati agar tidak ada yang disakiti disini, "ungkapnya.

Penyelesaian yang akan ditempuh adalah meminta keikhlasan dari pemilik sertifikat itu untuk mungkin memberikan akses 2 meter jalan. Untuk pemotongan menjadi jalan ini tentu pastinya akan dituntut pergantian dengan nilai nominal.

"Kalo sudah hak milik tentu susah, kalo umpama ini dari 200KK pengempon Pura mengeluarkan uang misal Rp. 1.000.000, - itu angka sudah menjadi Rp. 200.000.000,-. Kalo kita ungkit jadi repot, karena ini sudah inkrah, "ungkapnya.

Ia juga mengatakan bisa saja menekan, tetapi itu bukan sikap pengayom umat yang baik. Apalagi menjelekkan satu sama lainnya, dan dikatakannya juga sudah berkoordinasi terhadap Walikota mengenai hal ini.

"Walikota juga sudah menghimbau untuk mencari solusi yang paling tepat, karena kita di majelis Agama tidak mungkin melakukan hal yang tidak baik. Ya menurut kami hal itulah yang terbaik, dengan menawarkan agar bisa dibeli, "pungkasnya. (Ray)

AWK Luncurkan 3 Produk Arak Legal Asli Bali

 

Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa 

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa atau (Arya Wedakarna / AWK) hadiri langsung acara Peluncuran Arak Nira, Sajeng Patala. Arak Bali yang kini telah resmi dan legal yang berizin dan cukai.




Koperasi Arak Semeton Bali, binaan langsung dari AWK ini, kini resmi diluncurkan dan mengajak semeton Bali untuk bisa menikmatinya dengan tenang dan santai. "Kita peminum yang berkelas, kalo yang buat kerusuhan itu kelasnya beda dengan kita, "ungkap AWK yang disambut tepuk tangan yang hadir, Selasa (26/04/2022), di Inna Bali Heritage, Denpasar.




Anggota Koperasi Arak Semeton Bali yang berjumlah 700-an dan 1.000 orang dari Paguyuban yang berada dalam pengayoman AWK DPD RI, akan terus didukung dan di support. Sajeng Patala dan 2 produk yang dihasilkan silahkan dipasarkan sebut AWK dalam sambutannya.

"Ayo dijalankan, semua punya marketing masing-masing, pasar masing-masing. Mau Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Bea Cukai Denpasar, Kepolisian dan TNI, Saya tidak mengajak untuk melanggar hukum tetapi janganlah 1 botol, 2 botol dipermasalahkan padahal banyak hal yang perlu dijaga, seperti mengawal kaum radikal. Saya akan gunakan kewenangan saya, agar anda tidak ada ditempat itu lagi, "tegas AWK.

Ia juga memuji keberhasilan Ketua Koperasi Arak Semeton Bali Oka Wijaya dalam mengawal sampai terciptanya produk minuman Arak Bali yang 100% produksi lokal dan resmi bercukai.

"Ya pak Oka itu dueg di lapangan, tetapi di birokrasi dan akademik harus tetap ada yang mendampingi, makanya saya bimbing" terangnya.

Sajeng Patala adalah arak Bali yang diciptakan oleh 42 petani arak Sibetan, Karangsem, dan murni organik. Bila ini dikawal dengan baik ini akan menjadi bisnis yang menguntungkan, bagi Bali dan para masyarakat lokal.

"Bayangkan ada 1.000 Villas, dan ada 1.000 botol kali telungatusan (harga Rp. 360.000 / botol) berapa nilai yang didapat semeton Bali. Apalagi yang datang itu crazy rich - crazy rich dan selegram-selegram itu. Apalagi arak semakin lama semakin bagus kaya wine, "sebutnya.

Ia juga menganjurkan agar masyarakat kita ikut menawarkan produk lokal kepada para tamu, jangan lagi minuman luar (import) saja. Karena dalam satu botol arak ini ada petani, pengusaha dan koperasi.

"DPD RI Komite 1 Bidang hukum memang mengendorse peluncuran Arak Bali ini. Anak-anak dan generasi muda sudah berhasil mengawal satu tugasnya yakni dapat menciptakan suatu produk arak yang telah berpita cukai, "jelas AWK dalam wawancara usai acara.

Membandingkan merk daerah luar yang sudah lebih dulu legal dengan produk arak Bali ini, AWK menjawab bahwa masyarakat Bali belum mencoba untuk mengawal sampai tuntas.

"Dalam binaan koperasi Arak Semeton Bali ini malah sudah 3 produk langsung. Mereka sudah lama, kita perlu belajar dari mereka dari sulawesi utara yang sikap militansinya terhadap produk lokalnya kuat. Percuma kalo kita buat produk lokal kalo dari masyarakatnya tidak ada dukungan, "tegasnya.

Jaminan yang didukung oleh AWK soal usaha kecil menengah tentang produk arak Bali ini, ia juga mengatakan akan mengayomi masyarakat Bali dalam advokasi hukum.

"Kita kenal dalam istilah hukum itu adalah restorative, kejaksaan, kepolisian dan bea cukai, lebih banyak akan dibina dan diarahkan. Minimal kita punya itikad baik untuk berubah, dari anak-anak yang 700-an sekarang sudah legal, "pungkasnya. (Ray)

Korupsi, Mantan Sekda kena Vonis 8 Tahun Penjara

 

Mantan Sekda Buleleng kena 8 tahun penjara 

GATRADEWATA NEWS ● BALI |Persidangan Perkara Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang atas nama terdakwa Ir Dewa Ketut Puspaka, MP, memasuki tahap Pembacaan Putusan Pengadilan Oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.




Pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa, 26 April 2022, Majelis Hakim menjatuhkan putusan yang pada intinya menyatakan terdakwa Ir Dewa Ketut Puspaka, MP telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No: 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 Ayat (1) KUHPidana dan Pasal 3 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.




Terdakwa Ir Dewa Ketut Puspaka, MP dijatuhi pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dikurangi selama  terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp. 1.000.000.000,- subsidiar 6 bulan kurungan.Terhadap putusan ini, baik Jaksa Penuntut Umum maupun terdakwa / Penasihat Hukum menyatakan pikir pikir.

Putusan pemidanaan terhadap terdakwa Ir Dewa Ketut Puspaka, MP ini sesuai dengan Pasal dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut Terdakwa Ir. DEWA KETUT PUSPAKA,MP terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No: 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 Ayat (1) KUHPidana dan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Jaksa Penuntut Umum menuntut Terdakwa Ir. DEWA KETUT PUSPAKA,MP dengan Pidana Penjara selama 10 (sepuluh) tahun dikurangi selama  terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan Pidana Denda sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) Subsidiair 6 (enam) bulan kurungan,

Apresiasi kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Denpasar yang telah secara cermat menilai alat-alat bukti dalam persidangan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum sehingga Sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum terhadap perbuatan pidana yang telah dilakukan oleh Terdakwa Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP.

Begitupun apresiasi terhadap Jaksa Penuntut Umum yang telah secara profesional melaksanakan tugasnya melakukan penuntutan berdasarkan alat-alat bukti yang sah sehingga meyakinkan Majelis Hakim.

"Terdakwa Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang, " ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kajati Bali, A. Luga Harlianto, SH., M.Hum. (tim)

Tiga Kesatria Bali Bantu Pura Longsor, Mariata Sindir Lembaga Pengayom Hindu Bali

Pertemuan yang tidak direncanakan, 3 kesatria Bali ini akan menancapkan diri untuk menjaga Bali


GATRADEWATA NEWS ● BALI | Kelanjutan dari bertandangnya Ajik Krisna ke kantor Garda Group Community, Pengusaha sukses yang memiliki julukan sultan Bali ini melakukan kunjungan ke Pura Rentaja, Banjar Pemanis, Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali pada Selasa, 26 April 2022.




Kondisi yang dikabarkan bahwa tembok pura mengalami longsor, membuat Ajik Krisna, Made Mariata, beberapa tamu asing dan Ketut Ismaya Jaya ikut hadir, bersembahyang disana.

Selain itu mereka juga tergerak hatinya untuk membantu krama Hindu di Kabupaten Tabanan. Mereka juga menyerahkan bantuan uang tunai 25 juta rupiah, 20 juta untuk perbaikan dan 5 juta untuk upakara dan lainnya bila diperlukan. Dan juga secara pribadi Ajik Krisna ikut menyumbang 10 juta rupiah untuk perjuangan yayasan Kesatria Keris Bali.

Tembok dan penyangga penyangga Pura yang longsor pada Februari 2022 lalu. Pura Rentaja saat ini memiliki Pengempon (Penanggungjawab_red) sebanyak 9 Kepala Keluarga.

“Bantuan ini spontanitas saja, tidak ada paksaan. Murni tulus membantu krama disini memperbaiki senderan Pura yang longsor”, ujar Ajik Krisna.

Ditempat yang sama Ismaya dan 70 anggota Keris lainnya selain menyerahkan uang, juga siap membantu dengan tenaga.

"Ajik krisna tidak banyak perhitungan, beliau dengar langsung berkomitmen memberikan punia untuk memperbaiki senderan Pura yang longsor, "sebut Jro Bima yang juga merupakan panggilan akrabnya.

“Semoga apa yang beliau lakukan dengan ketulusannya, alam semesta akan membalasnya”, ucapnya mendoakan.

Disisi lain Made Mariata yang awal enggan untuk berbicara, akhirnya berbicara karena desakan awak media. Pengamat sosial yang baru menelurkan advokat ini sepertinya akan serius untuk terjun melindungi, mengayomi dan menjaga masyarakat Bali.

“Saya tidak peduli dengan soroh ini itu, yang penting Pura ini dapat bantuan”, tekannya.

Ia juga sempat menyindir keberadaan Lembaga Negara yang khusus menangani Adat dan Agama Hindu.

"Yang cepat tanggap dan perduli sebenarnya bukan kami yang terlebih dahulu, harusnya lembaga yang menangani hal-hal seperti ini. Merekalah yang harus turun bersama-sama menjaga Bali dan taksu Bali ini, "pungkasnya, sambil mengajak seluruh Krama Hindu di Bali untuk bersatu saling bantu membantu. Karena Budaya dan Tradisi Bali inilah daya tarik wisatawan datang berlibur ke Bali.

Sore hari menjelang malam setelah berikrar akan berusaha membantu pura-pura dan masyarakat Bali, dilangit utara pulau Bali muncul fenomena unik. Simbol Keris terlihat di langit, sepertinya merestui perjalanan para kesatria-kesatria Keris Bali ini untuk melanjutkan perjuangannya.

Menghubungi Ismaya melalui pesan singkat, dirinya hanya mengatakan, "semua adalah proses perjalanan, biar alam yang menilai ketulusan kita. Swaha, "tutupnya singkat (Ray)

Gubernur Bali Mohon Keppres Yang Menguntungkan Import Direvisi

 


GATRADEWATA NEWS ● BALI | Gubernur Bali Wayan Koster menyerukan agar produk lokal Bali dapat tetap bisa menjadi penopang kekuatan ekonomi bagi Bali. Untuk dapat tetap bersaing harus diberikan ruang yang adil dan regulasi yang menunjang.

Kondisi itu disampaikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat menjadi narasumber pada acara talkshow dengan tema Badan Riset dan Inovasi (BRIDA) untuk Percepatan dan Daya Saing Inovasi Daerah, di Auditorium Lantai 3 Gedung BJ Habibie, Jakarta Pusat, Rabu (20/04/2022).

Dalam kesempatan itu Wayan Koster memohon kepada Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko memberikan masukan kepada pemerintah pusat terkait persoalan impor yang terjadi selama ini.

“Saya mau curhat, ada BRIN dan BRIDA akan mendorong kemajuan pembangunan di daerah, termasuk di dalamnya akan meningkatkan produk lokal di masing-masing daerah. Tapi Kita juga harus melihat sistem secara keseluruhan harus sinkron dengan kebijakan di pemerintah pusat. Sekarang ini terus terang saja pak, bahwa regulasi kita kurang berpihak pada produk lokal dan terlalu ramah dengan produk impor,” jelas Koster.

Ia berpikir bahwa kekurangan berpihakan regulasi di pemerintah pusat terhadap produk lokal dan terlalu ramah dengan produk impor, dicontohkannya dengan terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 1994 tentang Pengadaan Garam Beryodium.

Akibat Keppres ini dan adanya turunan Peraturan Menteri (Permen), lanjut Koster, telah membuat garam tradisional lokal Bali yang khas cita rasanya sampai disukai oleh pasar ekspor, ternyata tidak bisa masuk ke pasar swalayan ataupun pasar modern di Bali.

“Kita bisa ekspor, tapi malah untuk pasar lokal dimasuki produk impor, karena produk lokal garam tradisional lokal Bali ini dibilang yodiumnya kurang, padahal garam tradisional lokal Bali ini bagus banget, hingga diminati di luar negeri,” ungkapnya.

Untuk itu mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan itu pun mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali sebagai keseriusannya untuk membangkitkan produksi garam yang dilakukan oleh para petani di Bali dengan menggunakan cara yang tradisional.

Disampaikan oleh Wayan Koster, dengan niatnya yang fokus, tulus, dan lurus, serta dengan tegas meminta agar Keppres Nomor 69 Tahun 1994 supaya direvisi hingga keturunannya, termasuk ada sejumlah regulasi Peraturan Menteri yang terlalu ramah terhadap produk impor.

Kalau regulasinya tidak berubah, namun Kita di daerah bersemangat untuk meningkatkan produk lokal, itu akan terbentur oleh produk impor yang harganya lebih murah. Jadi mohon BRIN membantu memberikan masukan ke Pemerintah Pusat, supaya regulasi nasionalnya itu berpihak pada produk lokal,” tegas Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng Bali itu.

I Wayan Koster telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Dihadapan Gubernur se Indonesia yang disaksikan secara daring dan melalui Live Streaming YouTube #Setahun BRINteraksi, Gubernur Bali jebolan ITB ini kemudian menyatakan jangan mengorbankan produk lokal hanya karena alasan produk impor itu lebih murah dari pada produk lokal.

“Kapan petani kita ini akan sejahtera. Malu menurut saya, karena Indonesia sebagai negara agraris malah impor beras, sebagai negara maritim malah impor garam. Dimana letaknya dan ngak sinkron kita ini. Jadi di pusat ini harus sinkron terhadap di daerah,” imbuh pencetus konsep ekonomi Kerthi Bali, dengan disambut tepuk tangan para hadirin.

Selain Gubernur Bali Wayan Koster, narasumber lain yang dihadirkan adalah Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Sulawesi Tenggara All Mazi, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Anggota Dewan Pengarah Tri Mumpuni, serta disaksikan secara langsung oleh gubernur dan bupati atau walikota se Indonesia secara daring. (Ray)

BMPS Bali Sambangi Anggota DPR RI Nyoman Parta, Dukung Sekolah Swasta

 

Ketua BMPS Provinsi dan daerah Gianyar sambangi rumah aspirasi Nyoman Parta

GATRADEWATA NEWS ● BALI | I Nyoman Parta selaku Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP, kedatangan tamu dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali. Aspirasi yang dibawa oleh ketua BMPS Provinsi Bali, Gede Ngurah Ambara Putra dan anggota saat itu adalah agar menjaga kestabilan jumlah murid di sekolah-sekolah swasta.




Nyoman Parta berjanji akan menyampaikan aspirasi dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali, terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA-SMK 2022 secara murni dan transparan serta berkeadilan. Meminta semua pihak untuk mematuhi ketentuan jumlah kapasitas rombongan belajar (rombel).

Gede Ngurah Ambara Putra mengingatkan bahwa rombel untuk mencapai keadilan bagi sekolah swasta adalah per-kelas 36 / orang sesuai dengan jumlah kelas yang dilaporkan.

"Memang sebaiknya pemerintah wajib atensi terhadap rombel ini, agar terciptanya keseimbangan yang berkeadilan, "imbuh Ngurah Ambara, Minggu (24/04/2022), di rumah aspirasi Nyoman Parta.

Ambara juga memohon kepada pemerintah daerah untuk tidak lagi mendirikan sekolah negeri baru khususnya di SMK-SMA Karena menurut UPTD BP Tekdik Disdikpora Bali sudah melebihi kuota yang ada sebanyak 11.700 bangku dan pendirian sekolah baru harus melalui kajian yang ada.

"Kerap last minute dilanggar dengan dalih kebutuhan mendesak oleh oknum penguasa dan ada penerapan sanksi bila dilanggar,” tegas Ambara.

Disini Nyoman Parta juga berjanji akan menyampaikan aspirasi dari BMPS Bali tersebut kepada koleganya di Komisi X yang membidangi Pendidikan.

"Saya wajib mewadahi aspirasi dari masyarakat Bali, nanti kita sampaikan ke komisi X yang membidangi, "ungkapnya. (Ray)

Taman Safari Indonesia Adakan Kembali Lomba Foto Satwa

 


GATRADEWATA NEWS ● BALI | Bogor, 21 April 2022 - Taman Safari Indonesia Grup kembali menggelar ajang Lomba Foto Satwa berskala Internasional atau International Photo and Video Competition (IAPVC) untuk yang ke-31 kalinya. Dengan mengusung tema “Bring The Wildlife Through Your Lens“, diharapkan para peserta yang berasal dari kalangan fotografer maupun non fotografer dapat menghasilkan karya foto satwa terbaik melalui bidikan lensa. IAPVC tahun ini akan dibuka pada 21 Mei 2022 dan kompetisi berlangsung hingga Juli 2022. 


Pada penyelenggaraan IAPVC tahun ini terdapat kategori baru yaitu Short Movies. Selain lomba foto, diharapkan melalui lomba pembuatan video akan semakin banyak karya visual serta kreativitas yang dihasilkan oleh para peserta. Selain itu, terdapat 4 kategori lainnya yang turut dikompetisikan dalam IAPVC tahun ini yaitu Endangered Animal, Essay Photography, Photo General and Social Media Photo Contest. 

Frans Manansang, Direktur Utama Taman Safari Indonesia mengatakan, “Kompetisi foto ini merupakan yang terlama dan terbesar dari sisi hadiah serta menjadi penting karena foto merupakan salah satu media penyebarluasan informasi dan edukasi. Melalui IAPVC, kami mengajak masyarakat untuk mencintai dan menghargai satwa melalui hasil foto.”

Acara yang diselenggarakan oleh Taman Safari Indonesia dan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada publik mengenai pentingnya pelestarian satwa, terutama satwa endemik Indonesia. Event yang telah menjadi agenda tahunan ini kerap diselenggarakan untuk memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni.

Kompetisi IAPVC bertabur hadiah ratusan juta rupiah dan berbagai produk sponsor. Tahun ini target peserta yang diharapkan mencapai 5.000 orang. Selama kompetisi berlangsung pihak Taman Safari Indonesia tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, bagi yang akan melakukan hunting. Termasuk pemeriksaan suhu para peserta.

Tentang Taman Safari Indonesia Grup

Taman Safari Indonesia Grup berdiri sejak tahun 1979. Taman Safari Indonesia memiliki visi untuk menjadi salah satu theme park berbasis konservasi satwa yang terdepan di dunia dan menginspirasi pelestarian alam, serta misi melestarikan alam dan satwa liar sekaligus menyajikan edutainment dan menciptakan pengalaman keluarga yang tak terlupakan. Properti yang bernaung di Taman Safari Indonesia Grup antara lain Taman Safari Bogor, Royal Safari Garden, Taman Safari II Jatim, Bali Safari, Batang Dolphins Center dan Jakarta AQuarium & Safari. (tim)

Pemerintah India Tawarkan Beasiswa buat Bali

 


GATRADEWATA NEWS ● BALI | Hubungan Bali dengan negara India cukup mesra, kerjasama bidang Pendidikan, Perdagangan dan kerjasama lainnya dibahas dalam pertemuan dengan Mr. Prakash, Konsulat Jendral India di Denpasar, Bali, Senin (24/04/2022).

Dalam pertemuan itu bersama rombongan terdiri dari Yonson Beneth, seorang pemuka Kristen Protestant dan juga Tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat, Dr Eng Fadly Usman dari Institut Kyai Haji Abdul Chalim (IKHAC) Pacet Mojokerto, Taufik Ketua Bapeda Pamekasan, dan Sakroni Yunus sebagai pengusaha dari Himpunan Pengusaha Nahdiyin.



Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa poin penting yang diantaranya kerjasama bidang Pendidikan, Perdagangan dan kerjasama lainnya.

Terkait kerjasama bidang Pendidikan, Pemerintah India menawarkan beberapa opsi beasiswa untuk calon mahasiswa dari Indonesia.

Kerjasama lain lebih kepada kerjasama antara pemerintah, dimana Pemerintah India menawarkan konsep sister city antara kota-kota yang memiliki kesamaan karakter dengan kota-kota di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bapeda Pamekasan yaitu Bapak Taufik mengundang Mr. Prakash untuk datang ke Pamekasan dan melakukan kerjasama lebih jauh.

Selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Fadly Usman juga menawarkan beasiswa kepada calon mahasiswa dari India untuk program studi unggulan yang tersedia di Kampus IKHAC seperti Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam, dan lainnya.

Semoga pertemuan tersebut menjadi peluang kerjasama yang lebih luas dan lebih beragama untuk bidang kerjasama lainnya. Dan dalam waktu dekat, Bupati Pamekasan yaitu Bapak  Badruttamam bersama dengan Bapak Yonson dan Bapak Fadly Usman akan berkunjung ke beberapa kampus di India untuk melakukan kerjasama Pendidikan yang lebih kongkrit.

Serta mengunjungi Banglore secara khusus untuk kerjasama antara Pemerintah Daerah. (Tim)

Kasi Propam Harun Budiyanto Terima Penghargaan Terbaik

 

Kasi Propam Polresta Denpasar, Iptu Harun Budiyanto, S.H. (foto: istimewa)

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Penghargaan kategori terbaik diterima langsung oleh Kasi Propam Polresta Denpasar, Iptu Harun Budiyanto, S.H., yang diserahkan Kabid Propam Polda Bali Kombespol Bambang Tertianto.




Penghargaan itu merupakan tolak ukur dalam Penanganan Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Anggota Triwulan I Tahun 2022. Pemberian penghargaan itu pada saat Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Bali (Bid Propam) menggelar Rakernis tahun 2022 yang berlangsung di Hotel Grand Santi di jalan Patih Jelantik, Denpasar Barat, pada Rabu (20/4/2022).

Dibanding tahun 2021 lalu, pelanggaran disiplin anggota kepolisian Polresta Denpasar di tahun 2022 ini menurun drastis. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol Bambang Tertianto S.I.K, C.F.E, Wadan POM Dam IX Udayana Letkol CPM Erwin Fery Sunarno  S.H., pejabat Utama Polda Bali dan Kasi Propam se-Bali.




Dalam keterangannya perolehan penghargaan terbaik tahun ini merupakan motivasi seluruh personil Propam Polresta Denpasar dan jajaran.

“Penghargaan ini sebagai motivasi kami untuk berbuat yang terbaik dalam mendisiplikan personil agar tidak melakukan pelanggaran disiplin saat bertugas dan meminimalisir komplan dari masyarakat,” sebut Iptu Harun Budiyanto, S.H seijin Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Ia juga juga mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih atas bimbingan dan arahan Kapolresta Denpasar sehingga Polresta mendapatkan Predikat terbaik dalam penanganan pelanggaran disiplin anggota.

“Kami berharap kedepan tidak ada anggota yang melakukan pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum yang dapat merusak citra kepolisian dan sejauh ini anggota Polresta Denpasar cukup disiplin dalam melaksanakan tugas pelayanan keamanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara dari data yang dihimpun, pelanggaran disiplin anggota Polresta Denpasar untuk tahun lalu 2021 sejumlah 21 kasus. Dimana 4 diantaranya melanggar kode etik Polri dan sisanya 17 kasus sudah selesai.

Untuk tahun 2022 ini, pelanggaran kode etik Polri nihil dan hanya ada penegakan disiplin 2 kasus dan 1 kasus sudah terselesaikan dalam persidangan. (Tim)

BPN Sebut Ada Dugaan Oknum yang Palsukan Sertifikat

 

Kasubag Tata Usaha BPN Kota Denpasar, Kuntoro Hadisaputra, S.Sos., SH., MH

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Polemik sengketa tanah yang dialami keluarga almarhum I Gusti Gede Raka Ampuh dari Jero Kepisah melalui ahli warisnya Anak Agung Ngurah Oka dengan Anak Agung Ngurah Eka Wijaya.

Saat ini kasusnya masih ditangani Propam Polda Bali karena diduga ada oknum Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Bali melakukan tindakan kriminalisasi terhadap ahli waris I Gusti Gede Raka Ampug yakni Anak Agung Ngurah Oka yang tiada lain pemilik turun temurun tanah seluas 8 hektar milik keluarga besar Jero Kepisah.

Menemui Kasubag Tata Usaha BPN Kota Denpasar, Kuntoro Hadisaputra, S.Sos., SH., MH., menjelaskan bahwa, proses awal pensertifikatan tanah milik Jero Kepisah dipraperadilkan oleh penggugat AA. Ngurah Eka Wijaya, namun ditolak oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada tahun 2018 sehingga proses sertifikatpun terus dilakukan.

Setelah selesai disertifikat, kemudian penggugat melayangkan gugatan kembali. “Tapi, Saya tidak tahu persis materi apa yang menjadi pertimbangan penggugat untuk kembali menggugat persoalan ini ke PN,” jelas Kun, sapaan akrabnya, saat ditemui di sela – sela acara HUT Kartini di Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali Jumat, 22 April 2022.

Ia melanjutkan, saat pensertifikatan, sempat si penggugat melakukan pemblokiran dan mengatakan jangan dilanjutkan. Penggugat kemudian mengadukan kasus ini dalam bentuk Dumas ke Kepolisian. Diproses lah sama kepolisian.

“Lantas, yang menang Jero Kepisah. Setelah itu proses sertifikatpun selesai. Kemudian, si penggugat kembali melaporkan tergugat. Mungkin dia menemukan bukti baru sehingga berani mengajukan gugatan kembali,” imbuhnya.

Berkaitan dengan administrasi pertanahan, Kuntoro Hadisaputra, menjelaskan ketika sebuah bidang tanah ada kasus di aparat penegak hukum baik itu di Kepolisian, Kejaksaan atau Pengadilan, yang dilakukannya hanya
menunggu proses hukum selesai.

“Jadi seperti yang saya sampaikan, kita di BPN hanya mengurus administrasi pertanahan saja. Kalau kasusnya ya silahkan di aparat penegak hukum. Maksud saya, kalau dua sertifikat tidak ada, tidak ada dua sertifikat biar jelas,” tegasnya.

“Tanah tersebut tahun 2018 kalau tidak salah dimohonkan sertifikat, berarti sebelumnya tidak bersertifikat. Ketika proses berjalan, ada orang lain yang boleh dibilang mengklaim tanah tersebut, namun prosesnya dipending tidak kami selesaikan sertifikatnya”, paparnya.

“Tidak salah Kepolisian mengeluarkan SP3, ketika sudah ada SP3 kami ajukan proses sertifikasinya. Sertifikat keluar, ada lagi yang mengadukan ke Kepolisian, kami juga pending sekarang untuk peralihannya.
Seperti halnya yang dilakukan di awal, kami lakukan juga disini, karena ada laporan polisi dan kasus di Kepolisian berlanjut, jadi tidak ada keberpihakan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menanggapi dugaan kriminalisasi oknum penyidik kriminal khusus (Kirmsus) Polda Bali kepada keluarga besar Jero Kepisah, AA. Ngurah Oka akan yang segera menelusuri adanya dugaan tersebut dan bersikap tegas apabila ada anggotanya yang melanggar disiplin.

“Yang jelas gini, apapun kita akan berlaku profesional. Kalau memang benar ada dan dia terbukti melanggar, kita akan tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku pasal-pasal apa yang bisa dikenakan ke anggota yang melanggar, apapun itu, pungli dan perbuatan yang melanggar disiplin kita akan tegas,” kata Kapolda Bali di Denpasar Selasa, 12 April 2022.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Alkhatab pada Selasa, 19 April 2022 juga menanggapi serius terkait maraknya pengaduan oknum penyidik di Kepolisian yang dilaporkan oleh pihak yang merasa dirugikan bahkan diduga mengaku mengalami kriminalisasi kepada salah satu pihak yang bersengketa.

Umar Ibnu Alkhatab mengaku mengetahui hal itu dari pemberitaan. Ia minta Kapolda Bali segera melakukan tindakan tegas kepada oknum penyidik yang melakukan maladministrasi sehingga merugikan pihak yang bersengketa.

“Belakangan ini banyak pengaduan terkait perilaku penyidik Kepolisian di Bali. Sebelumnya telah diberitakan adanya penyidik yang meminta uang kepada pelapor, kini diberitakan pula adanya penyidik yang melakukan kriminalisasi terhadap warga. Oleh karena itu, Ombudsman RI Perwakilan Bali meminta agar Kapolda Bali segera mengambil langkah praktis untuk mencegah tindakan maladministratif yang dilakukan oleh para penyidik. Kapolda patut memberikan tindakan tegas bagi para penyidik yang terbukti melakukan pelanggaran, baik administratif maupun etik, agar ada efek jera bagi yang lainnya,” papar Umar.

Lebih lanjut Ombudsman memandang bahwa tindakan maladministratif oleh penyidik tidak dapat ditolelir karena akan merusak rencana kepolisian untuk menjadi polisi yang presisi.

“Dalam kasus kriminalisasi ini, Ombudsman meminta agar penyidiknya dievaluasi dan bila perlu diganti demi keadilan bagi warga yang dikriminalisasi,” tegas Kepala Ombudsman saat dihubungi wartawan pada Selasa 19 April 2022.

Awalnya ada seseorang bernama Anak Agung Ngurah Eka Wijaya (AANEW) yang tak ada hubungan keluarga dengan Jro Kepisah mengklaim memiliki silsilah dan mempunyai alas hak IPEDA tahun 1948 dan 1954 berupa tanah sekitar 8 hektar di Subak Kredung, Desa Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan yang merupakan tanah warisan dan dikuasai secara turun-temurun oleh ahli waris Jro Kepisah.

Dalam hal ini,  A. A Ngurah Oka ahli waris dari alm I Gusti Gede Raka Ampug alias Gusti Ampug alias Gusti Raka Ampug merasa dikriminalisasi oleh oknum penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Bali.

A. A. Ngurah Oka saat bertemu wartawan di Denpasar pada Jumat, 8 April 2022 menyampaikan oknum penyidik telah memaksa mempidanakan dirinya dengan tuduhan memalsu silsilah tanah sawah di Subak Kredung, Pedungan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Oknum penyidik telah memaksa mempidanakan saya memalsu silsilah dan memfasilitasi pelapor (AANEW_red) yang bukan bagian dari keluarga ahli waris Jro Kepisah. Oknum penyidik menekan dan mempidanakan dengan tuduhan pemalsuan silsilah dan TPPU dengan menggunakan surat bukti silsilah keluarga Jro Kepisah yang didapat secara ilegal,”

papar ahli waris A. A Ngurah Oka didampingi A. A Suwednya Putra (ahli waris), I Putu Harry Suandana Putra, SH, MH, CMLC (kuasa hukum), Dr. Ketut Wirawan, SH, MHum (pakar hukum adat) dan I Made Mariata (Pengamat Sosial).

A. A. Ngurah Oka mengatakan bahwa AANEW pernah datang menemui keluarganya di Jro Kepisah dengan tujuan meminta setengah bagian dari tanah tersebut. Karena AANEW tidak ada hubungan keluarga dengan Jro Kepisah dan tidak ada dalam silsilah keluarga, permintaan tersebut ditolak.

Karena permintaannya ditolak, akhirnya AANEW melaporkan A. A Ngurah Oka ke Polda Bali tahun 2015 dengan dugaan tindak pidana penyerobotan tanah dan pemalsuan surat.

Dalam laporan tersebut, A. A Ngurah Oka sempat dijadikan tersangka, tapi dibatalkan karena dirinya mengajukan Pra Peradilan di PN Denpasar dan akhirnya laporan tersebut dihentikan Polda Bali.

Tahun 2018, AANEW kembali melaporkan A. A. Ngurah Oka di Dirkrimum Polda Bali. Namun, anehnya A. A. Ngurah Oka tidak pernah dipanggil atas laporan tersebut. Anehnya lagi A. A. Ngurah Oka kembali dilaporkan Dumas (Pengaduan Masyarakat) di Dirkrimsus Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan silsilah dan TPPU.

Sementara itu, kuasa hukum ahli waris Putu Harry Suandana Putra menjelaskan atas Dumas dari AANEW inilah terungkap fakta bahwa penyidik Polda Bali menunjukkan dan menanyakan kliennya tentang silsilah Jro Kepisah yang dibuat tahun 1990an dan 2015 dan dokumen tersebut sebelumnya pernah disetor ke BPN (Badan Pertanahan Nasional).

“Kenapa AA Ngurah Eka Wijaya bisa mendapatkan itu sebagai sebuah laporan ke Polda. Artinya di sini oknum penyidik Dirkrimsus Polda Bali sudah memfasilitasi laporan AA Ngurah Eka Wijaya yang tak ada hubungan keluarga dan mempunyai dokumen silsilah keluarga secara ilegal yang diduga didapat dari BPN Kota Denpasar,” tegas Putu Harry.

Berdasarkan hal ini, pihaknya melaporkan oknum penyidik Dirkrimsus Polda Bali ke Mabes Polri

“Persoalan ini yang dilaporkan ke Mabes Polri, dengan mendapat tanggapan langsung dari Irwasum Mabes Polri. Akhirnya oknum penyidik Dirkrimsus Polda Bali tersebut sempat diperiksa,” paparnya.

Ia menambahkan hal yang menguatkan bukti kepemilikan tanah kliennya adalah para penggarap tanah sawah Jro Kepisah di Subak Kredung sudah ratusan tahun secara turun-temurun menyetorkan hasil panen sawah tersebut ke Jro Kepisah.

“Sebagai kuasa hukum saya menyayangkan tindakan AA Ngurah Eka Wijaya menggunakan aparat hukum negara (Kepolisian RI, red) menekan dan mempidanakan klien kami demi untuk mendapatkan bagian tanah tersebut. Apabila dia ingin tanah tersebut sebaiknya melakukan gugatan perdata di PN Denpasar untuk mendapatkan tanah tersebut,” pungkas Putu Harry. (Tim)

Pimpinan Garda Group Resmi Sandang Advokat

 



Advokat Made Mariata, SH dan rekan

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Langkah untuk mencari keadilan bagi masyarakat Bali mungkin semakin terbuka. Jiwa dalam membela tanah Bali dan masyarakat yang dizolimi oleh mafia-mafia yang ingin merampas hak-hak tanah Bali secara batil, siap-siap berhadapan dengan Garda Group.




I Made Mariata yang disapa Kadek Garda, Kadek Plawa, Kadek Renon dan banyak lagi sebutan lainnya adalah karena kepiawaiannya dalam membantu masyarakat, ia tumbuh bersama masyarakat. Masyarakat yang memberi nama dimana ia tumbuh dan membantu.

Melihat akun IG Gardamedianews dengan judul,

Sing Main-Main! Resmi Sandang Advokad, Made Mariata Siap Berjuang demi Kebenaran di Depan Hukum.

Yang menerangkan bahwa dirinya I Made Mariata, SH, telah resmi Sandang Advokat. Karena hari ini telah dilantik dan dikukuhkan dalam acara Pengambilan Sumpah Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia, Senin (25/04/2022), di Kantor Pengadilan Tinggi Denpasar.

Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan dan berdasarkan ketentuan UU Advokat.

Jasa hukum yang diberikan advokat meliputi dapat meliputi,
1. Memberikan konsultasi hukum
2. Memberikan bantuan hukum
3. Menjalankan kuasa
4. Mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien.

Ditemui usai acara pengambilan sumpah, I Made Mariata, SH mengatakan kebahagiaannya setelah berbulan-bulan mengikuti pendidikan dan pada akhirnya resmi menyandang sebagai Advokat.

"Astungkara semua berjalan lancar hari ini. Ini adalah amanah dan tanggungjawab moral yang harus dijalankan dengan benar di masyarakat," ujar Made Mariata.

mengatakan kebahagiaannya setelah berbulan-bulan mengikuti pendidikan dan pada akhirnya resmi menyandang sebagai Advokat.

"Astungkara semua berjalan lancar hari ini. Ini adalah amanah dan tanggungjawab moral yang harus dijalankan dengan benar di masyarakat," kata Made Mariata.

Saat ditanya soal langkah kedepan setelah resmi menyandang Advokat, dirinya hanya menjawab sederhana.

"Intinya status sebagai Advokad akan saya jalankan dan pertanggungjawabkan di masyarakat. Dan siap membantu krama Bali yang kesusahan", imbuhnya. (Ray)

#Gardasafe
#Gardamedia
#Gardashootingclub
#Gardalawoffice

Ubud Hotel Association Sambut Bukanya Pariwisata Dengan Bersih-bersih

 


GATRADEWATA NEWS | Ubud Hotel Association atau UHA, dalam kegiatannya kali ini dalam menyambut dibukanya kembali Pariwisata di Bali, mengadakan acara jalan santai dan bersih - bersih diseputaran Monkey Forest Ubud.


Ratusan peserta dari ratusan lebih anggota hotel yang tergabung dalam UHA, yang tersebar di wilayah Ubud, juga akan mengadakan pelatihan-pelatihan kedepannya. karena dikatakan ketua UHA yang baru
Gede Ngurah Dewantara Narottama banyak karyawan baru yang belum berpengalaman, karena karyawan lama enggan untuk kembali.

Dalam kegiatan ini UHA juga membagikan door prizes menginap, lainnya sebagai bentuk bergairahnya kembali pariwisata di Bali terutama Ubud.

Gede Ngurah Dewantara Narottama, Sabtu (23/4), yang awalnya Gede hanya menargetkan minimal lima peserta dari masing - masing hotel, atau setidaknya 85 orang. Namun, ia terkejut dengan membludaknya massa yang hadir. Faktanya ada sekitar 300 orang yang turut menorehkan sejarah diakhir masa pandemi Covid-19 ini.

"Dalam waktu dekat kami akan mengadakan pelatihan (SDM) untuk kesiapan pelayanan. Hal ini mengingat ada banyak karyawan baru yang belum berpengalaman. Karyawan lama yang tadinya dirumahkan banyak yang beralih profesi dan enggan untuk kembali," bebernya ketika ditemui di sela - sela acara.

Beliau menqmbahkan jika tingkat hunian sebagian besar hotel di Ubud sejak dibukanya kembali pariwisata Bali cukup menjanjikan. "Ada kenaikan hingga 30% sejak awal buka dimana karantina tidak lagi deberlakukan," tambahnya.

"Apalagi nanti awal Mei, sepanjang lebaran, anggota kami rata - rata sudah fully booked (penuh, red)," sergahnya optimis.

UHA tidak sendirian di acara bergengsi ini, ada belasan korporasi yang turut ambil bagian sebagai sponsor, yaitu GoJek, Bina Wisata Ubud, Blue Karma Dijiwa Ubud, Mason Adventure, Hatten Winery, Bali Dwipa Jaya cabang Ubud, Monkey Forest, Kenak Medika, Taman Dedari, Gangga Coffee, Ayuzany beauty studio, Purana Suite Ubud, Radha Spa, Mr Wayan by the sea, Nandini Jungle Resort & Spa, Dapper Pemuda, Kau Kau Restaurant, Kamalini Spa, The San too Villas & Spa, The Kayon Jungle Resort, The Sankara Resort & Spa, Mscosmetic, Bank Mandiri dan BNI.

Atas dukungan sponsor, panitia menyediakan hadiah (door prize) bagi peserta yang beruntung sebagai tahap penutupan acara. Seluruh peserta pakedek pakenyem (antusias, red) selama acara berlangsung. Gestur mereka sekaligus mengindikasikan jika Ubud Clean Up Campaign berlangsung sukses. [Tim]

Rizma Rachmayanti, Sosok Wanita Yang Memilih Menjadi TNI

 

Rizma Rachmayanti Pravanta SH (26) 

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Emansipasi wanita sepertinya sudah mulai menguat di negeri ini, bukan hanya kita pernah memiliki presiden perempuan, kita sekarang memiliki Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) seorang wanita Dr. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.Sos., yang balihonya ada diseantero negeri saat ini.




Ini menandakan posisi wanita di Indonesia sudah sejajar dengan laki-laki dalam meraih cita-citanya. Kalau selama ini perempuan identik dengan tugas yang lebih ringan, lain halnya kalo kita melirik Rizma Rachmayanti Pravanta SH (26) yang memilih berkarier di jalur yang tak biasa.

Tidak boleh diremehkan tanggung jawabnya sebagai pemegang peran penting dalam ketahanan negara yang dibawahi institusi Tentara Nasional Indonesia. Perjuangannya ini tak bisa dipandang sebelah mata. Kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa perempuan harus kuat dan tangguh, baik secara fisik maupun psikis.

Berawal dari cita-citanya sejak tamat SMA, Rizma begitu sapaan akrabnya, memimpikan menjadi seorang anggota Tentara Nasional Indonesia sejak Tamat SMA . Impiannya itu dipengaruhi oleh Kakek nya yang Purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan Pangkat Peltu.


"TNI itu gagah banget, apalagi kalau perempuan saat mengunakan Pakai Dinas Loreng (PDL), keren!, "ujarnya mengingat saat itu.

Ia menambahkan saat memakai seragam loreng hijau akan menjadikannya terlihat makin kharismatik. Apalagi cita-citanya itu didukung penuh oleh kedua orangtua dan keluarga besarnya. Bukan cuma menjadi seorang anggota TNI, ternyata Rizma yang memiliki Hobby Olah Raga cabang Bulutangkis, yang akhirnya itu cukup membantu dalam menjaga kondisi dan stamina tetap prima.

Setiap detik adalah perjuangan keras dan air mata.

Usai menempuh pendidikan tingkat tinggi, Rizma  mulai mempersiapkan diri menjadi seorang perwira. Setiap pagi dan sore, ia melatih fisiknya dengan lari sekitar 10 kilometer di pingiran Pantai Biaung, Tak hanya itu, dia juga berlatih sit up, push up, berenang, chinning, dan sebagainya. 

Tapi kesemuanya itu tidaklah sia-sia, dia akhirnya lolos satu-satunya wanita pada saat ujian menjadi calon Perwira Prajurit Karir (PaPK) TNI pada Desember 2018 Matra Laut (TNI AL). Pendidikan seorang militer di lembah Tidar (09/07/2019) pun ia telah selesaikan dengan pangkat Letnan Dua KH/w Rizma Rahmayanti Pravanta SH., yang itupun tidak bisa berleha-leha, dirinya mendadak mendapat penugasan pada Bagian Hukum (Bagkum) Kodiklatal sebagai Ka Taud Bantuan hukum.

Kata dia, rasanya campur aduk. Senang, sedih, bangga, terbebani, dan sebagainya.

"Bangga karena impian sejak SMA akhirnya berhasil saya wujudkan sendiri. Sedih juga kalo diingat, karena akan jauh dari orang tua dan keluarga tercinta. Sekaligus merasa memikul beban berat karena tugas seorang Angkatan Laut bukan sekedar simbol, "ingatnya.

"Kadang rasanya ingin berhenti di sini karena saking beratnya. Tapi, diingat lagi, ada keluarga dan teman-teman yang selalu mendukung," kata Alumni Fakultas Hukum UNDIKNAS itu.

"Awal-awal di sini, hampir setiap hari dijalani dengan penuh cerita yang tak terlupakan suka duka dijalani bersama, Kangen orangtua, karena mengikuti pendidikan yang cukup berat di lembah Tidar, Magelang, selalu bersyukur dan tahu kuncinya Bagaimana mempersiapkan diri."

Sejak berperan sebagai TNI Angkatan Laut Rizma menjadi pribadi yang mulai belajar religius. Dia sangat dekat dengan Tuhan. Satu-satunya komunikasi yang bisa menenangkan hari-harinya, kata dia.

"Intinya harus selalu bersyukur, cuma itu yang bisa bikin kita kuat dan tenang,"

Perempuan kelahiran Denpasar, 16 februari 1996 itu mulai bisa berdamai dengan dirinya sendiri. Dia menyadari ada banyak hal baru yang bisa dipelajari sejak jadi TNI AL Kini, ia bertugas di Bantuan Hukum Kodiklatal Surabaya , sebagai Ka Taud Bagkum kodiklatal, Surabaya.

Setiap hari, dia menemui banyak kendala dan kesulitan. Salah satunya dituntut memiliki fisik yang sangat kuat, sama seperti laki-laki, baik dalam bertugas di kantor, mau pun di lapangan. Tapi, berkat keuletan dan kejujurannya, dia berhasil menyelesaikan setiap tantangan dengan baik.

Mengutamakan kepentingan negara di atas kehidupan pribadi.

Ini merupakan sebuah tantangan berikutnya yang harus selalu memprioritaskan kepentingan negara di atas kehidupan pribadi.

Bagaimana kamu memandang tugas ini dalam kacamata sebagai seorang perempuan ?

Perempuan adalah makhluk berharga yang istimewa. Dia sendiri merasa beruntung dilahirkan sebagai perempuan. Sebab baginya laki-laki tidak memiliki keistimewaan yang dimiliki perempuan. Menurut anak kedua dari dua bersaudara itu, perempuan harus bisa menjaga harga dirinya di mana pun berada. 

"Karena perempuan bisa melahirkan generasi bangsa yang berguna. Dari tangannya, dia bisa menciptakan anak-anak yang terdidik dan berakhlak baik," tuturnya. 

Menurut dia, keistimewaan lain sebagai perempuan adalah sering mendapat kemudahan dalam segala urusan. Sayangnya, kata Rizma, masih banyak yang meremehkan derajat dan kemampuan perempuan. 

"Memang masih saja perempuan itu sering dipandang sebagai sosok yang lemah, dilecehkan laki-laki, sering dianggap sebagai makhluk yang sensitif. Padahal kepekaan perempuan memang tinggi," tambahnya.

Rizma menuturkan sebagai perempuan, ia ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain dan negara. Meski seorang perempuan, ia yakin akan banyak perubahan di dalam semua sistem, termasuk negara. 



"Wah, menginspirasi banget, ya. Kita semua bisa menginspirasi dan memberi manfaat banyak orang, lho. Kamu pasti juga punya sosok perempuan yang menginspirasi lainnya, kan? Selamat Hari Kartini Pejuang Bangsa 'Habis gelap terbitlah terang'
Saat ini, para Kartini modern memiliki peluang yang sama dengan counterpart pria di berbagai medan pengabdian dan penugasan, "pungkasnya. (Ray)

Bukber Bersama Media, Biznet Sebut Buktikan Komitmen Luaskan Jaringan

 

Bagus Wicaksono, Vice President Marketing Biznet

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Jaringan internet merupakan bagian dari kehidupan masa kini. Disini Biznet membuktikan keseriusan-nya dalam membangun jaringan internet yang telah lebih banyak menjangkau kota dan area di Indonesia. Ini dibuktikan pada tahun 2022, Biznet membuktikan komitmen untuk melakukan pembangunan
jaringan secara bertahap bukan hanya di kota besar, namun juga desa dan kota kecil sehingga jaringan Internet bisa
tersedia di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Bagus Wicaksono selaku Vice President Marketing Biznet, dalam acara buka bersama (bukber) dengan media, Kamis (21/4/2022), di Warung Mina, Renon, Denpasar. Jaringan Biznet juga bertujuan untuk mengurangi kesenjangan digital
sehingga terjadi pemerataan akses Internet di Indonesia.

"Melihat saat ini, seluruh masyarakat harus mulai beradaptasi
dengan perkembangan transformasi digital, sehingga tersedianya infrastruktur jaringan Internet menjadi hal yang
sangat dibutuhkan, "sebut Bagus.

Jaringan fiber terbaru yang didukung oleh
teknologi yang lebih handal dan canggih yang menawarkan layanan Internet dengan performa terbaik dengan kapasitas
bandwidth yang jauh lebih besar, Biznet menyebutnya dengan kabel The New Biznet Fiber.

Jaringan ini telah mencapai lebih dari 63,000 KM dengan 1,300,000 Home Pass yang tersebar di lebih dari 170 kota di sepanjang Pulau Jawa, Bali, Bangka, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan dan Flores.

Kota Kupang dan Kota
Balikpapan menjadi sasaran perluasan jaringan Biznet pertengahan tahun ini, dan akan dilanjutkan dengan beberapa kota di Pulau Sumatra dan Kalimantan.

"Biznet berharap dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan koneksi Internet WiFi tercepat, "tambahnya.

Perluasan jaringan ini juga didorong dengan peningkatan penggunaan Internet yang cukup signifikan, terutama di masa pandemi ini. Biznet mencatat adanya penambahan pelanggan untuk layanan Biznet Home dari segmen perumahan dan apartemen sebanyak kurang lebih 40%, hal tersebut terjadi akibat perpindahan aktivitas serta terciptanya tren baru, di mana seluruh aktivitas membutuhkan koneksi Internet.

Selama tahun 2021, Biznet berhasil menduduki peringkat teratas sebagai provider fixed broadband Internet tercepat di Indonesia, menurut data yang dirilis oleh Speedtest Intelligence dan Netflix ISP Index. Hal ini merupakan salah satu pencapaian Biznet sebagai perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia dengan komitmen menghadirkan Internet WiFi tercepat untuk mendukung aktivitas digital masyarakat Indonesia.

Bukan hanya hadir dengan inovasi terbaru, Biznet juga menghadirkan program promo menarik sebagai bentuk
dukungan dalam memberikan nilai serta keuntungan lebih kepada pelanggan yang ingin melakukan registrasi layanan
Biznet Home.

Di bulan April, Biznet Home menghadirkan Promo beli 9 gratis 3 bulan berlangganan. Jadi, pelanggan
yang melakukan registrasi layanan Biznet Home akan mendapatkan 12 bulan masa berlangganan dan lebih hemat
sampai dengan 35%. (Tim)

Rakerda III DPD IHGMA BALI, Evaluasi Untuk Pariwisata Kedepan

 

Potong tumpeng dalam rangkaian menyambut 6th Anniversary IHGMA (20/04)

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali gelar Rakerda III DPD IHGMA BALI 2022, dengan mengusung tema “Resilience, Recovery & Renewal For Bali Tourism” – PULIH BERSAMA, BANGKIT PERKASA. Bertempat di The Stones Hotel, Legian, Rabu (20 April 2022).




Acara ini juga diselenggarakannya bersamaan dengan 6th Anniversary IHGMA (20/04), yang juga rangkaian dalam peringatan hari Kartini yang jatuh tanggal 21 April 2022.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Bapak Prof. Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si (Cok Ace) dan disaksikan oleh Kadisparda Bali dan Kadisparda Badung, dan Ketua perwakilan stakeholder pariwisata di Bali. Dalam acara ini juga menghadirkan Narasumber pada kegiatan Leaders Talk yaitu Prof. Dasi Astawa selaku Kepala LLDIKTI VIII dan Bapak Trisno Nugroho selaku Kepala Perwakilan BI Bali.

Berdasarkan pers rilis Ketua Panitia penyelenggara Rakerda III DPD IHGMA, Ibu Henita, CHIA bahwa tujuan dari diadakannya Rakerda III adalah diantaranya  membahas apresiasi dan evaluasi atas program kerja dari tahun sebelumnya dan penyempurnaan program-program yang telah berjalan agar dapat lebih maksimal.

Rakerda kali ini juga menjadi momentum penyatuan aspirasi dan gerak langkah
dalam membangun asosiasi agar kinerja tim yang berada didalamnya serta
anggota dapat mencapai sasaran yang tepat di tahun yang sedang berjalan dan
tahun berikutnya.

Menemui Dr. Yoga Iswara, BBA,. BBM., MM., CHA, selaku Ketua DPD IHGMA Bali mendapatkan pernyataan yang senada bahwa "mengingatkan juga pentingnya evaluasi diri untuk melihat kebelakang apa yang sudah dilakukan, ini juga dapat menjadi langkah baru kedepannya dalam menyongsong era baru dalam dunia pariwisata, "jelas Yoga malam itu.

Dan juga Yoga berharap dalam Rakerda III DPD IHGMA Bali mampu menjadi wadah diskusi para General Manager dan maupun pemimpin-pemimpin hotel di Bali dalam segala permasalahan yang dihadapi Industri Pariwisata sehingga dapat selalu menghasilkan Program Kerja yang efektif bagi seluruh anggota.

IHGMA akan tetap sebagai katalisator dalam menyuarakan peran yang bermakna dan bermanfaat dalam meningkatkan kepariwisataan Indonesia dan Bali pada khususnya. Tanpa
gentar DPD IHGMA Bali juga berpartisipasi aktif didalam membantu pemerintah memajukan pariwisata ketingkat global dengan memberdayakan secara luas potensi lokal dan community based tourism untuk mewujudkan Kepariwisataan Bali yang mandiri dan bermartabat.

" Setelah kita bangkit dan stabil, sudah saatnya Bali melakukan Rethinking of Tourism dalam mewujudkan Pariwisata Bali yang berbudaya, berkualitas dan berkelanjutan, "ungkap Yoga.

Bangkitnya pariwisata di Bali tidak dapat
dipisahkan dari peran serta para praktisi, akademisi, pemerintah, media dan
stakeholder industri pariwisata sehingga strategi-strategi dalam membangkitkan
kepariwisataan ini tidak hanya berorientasi kepada fokus ekonomi saja, namun juga beberapa aspek lain seperti sosial budaya dan juga lingkungan dalam wilayah destinasi wisata Bali.

Sinergitas yang terus menerus dan konsisten, akan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi Bali, tidak hanya pilihan destinasi wisata
di Indonesia namun juga kembali menjadi pilihan destinasi wisata terbaik bagi tamu mancanegara.

"Melalui segala usaha dan upaya yang kita lakukan, serta dukungan baik dari
Pemerintah, kita semua berharap bahwa Pariwisata Bali bisa pulih seperti sedia
kala. Mari terus berjuang tanpa mengenal lelah, kita PULIH BERSAMA, BANGKIT
PERKASA. dan terus bergerak Bersama sama dari Stability menuju Sustainability.
Jayalah Jaya DPD IHGMA Bali, "pungkasnya. (Tim)

'Ramadan Turkish Iftar' Buka Puasa ala Discovery Kartika Plaza Hotel

Joko koordinator media, ikut menyumbangkan lagu buat menghibur teman-teman media

GATRADEWATA NEWS ● BALI | Discovery Kartika Plaza Hotel kembali bergeliat menyambut kembali Kedatangan Internasional. Ini merupakan momentum disaat sudah mulai dibukanya penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai beberapa waktu yang lalu.




Di bulan suci Ramadhan ini Discovery Kartika Plaza Hotel meluncurkan “Ramadhan Turkish Iftar”, aneka menu ciri khas Turki dan Arab ini untuk menambah semaraknya kuliner tanah air dalam menyambut tamu mancanegara yang ingin menikmati bulan puasa di Bali.

Acara buka puasa bersama media ini yang dikemas dengan tema 'Media Mini Mingle' mengajak para Media untuk mencicipi hidangan yang dimasak oleh chef berpengalaman menyajikan olahan menu dengan taste Turki sesungguhnya, Senin (18/04/2022).

Hidangan yang ditampilkan mulai dari Koste Kebab - ground beef and lamb patties, Adana Kebab - spicy beef kebab Kudzu shish kebab - marinated chunks of lamb, Hunkar Begendy - Tender pieces slowly simmered in tomato sauce, Dana Shish Kebab Marinated Chunks of beef dan All Served with turkish rice pilaf.

Sedangkan makanan penutupnya menyajikan Ride Pudding (khusus), Baklava khas Turki dan flaky phyllo dough layered with walnuts and sugar syrup.

Menemui Cecile Wasilah selaku Senior Executive Assitant Manager dalam menyambut tamu nantinya mengatakan,"Kami sudah siapkan prosedur yang ketat, baik dari fasilitas hingga hal-lain yang menyangkut protokol kesehatan dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kementerian sudah dipenuhi," terang Cecile.

Kemudian Natalie Putri Febrianto selaku Senior Sales Manager mengatakan juga bahwa okupansi pemesanan kamar di Discovery Kartika Plaza Hotel mengalami kenaikan di bulan April 2022.

"Ini terlihat dari beberapa aplikasi pesanan online, mulai ada peningkatan di bulan ini. Begitu juga melalui website, meskipun belum signifikan banget tetapi mulai terasa perubahannya jauh lebih baik," sebutnya.

General Manager In Charge yakni Pandu Djojo Adisoeprapto, memandu kita dalam penjelasan singkatnya mengatakan bahwa momentum ini membuat mampu berbenah diri.

"Jadi kita dapat melakukan renovasi di beberapa lokasi seperti kamar-kamar, saluran pipa, restoran, balroom, lobby. Jadi momentum hotel kosong kita manfaatkan untuk renovasi dan berbenah. Sehingga saat pariwisata kembali normal kita sudah siap untuk bersaing kembali," pungkas Pandu. (Ray)