-->

Search News


situs resmi covid-19

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



Perayaan Isra Mi'raj Dirasakan Hikmatnya Warga Muslim Jembrana, Babinsa Himbau Disiplin Prokes

 


GATRADEWATA NEWS | BALI |
Demi terciptanya ke hikmatan dalam perayaan Isra Mi'raj oleh warga Muslim Kabupaten Jembrana, Babinsa Jajaran Kodim 1617/Jembrana bersama Babinkamtibmas Polres Jembrana turun langsung kawal perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah di masing-masing wilayah binaannya.




Kehadiran Babinsa untuk memberi rasa aman dan nyaman sehingga umat Muslim dapat merayakannya dengan penuh khidmat dan khusuk. 

Disamping memberikan rasa aman, kehadiran Babinsa juga untuk mengingatkan dan mengajak umat Muslim agar melaksanakan penerapan protokol kesehatan secara ketat tetap dipatuhi dalam perayaan Isra Mi'raj ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sementara itu, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos dalam keterangannya, Senin (28/02/2022) mengatakan dimasa Pandemi Covid-19 saat ini peran Babinsa bersama Instansi lainnya dalam melaksanakan pemantauan dan pengamanan bukan saja untuk mengamankan berlangsungnya Isra Mi'raj agar berjalan dengan khidmat, aman dan lancar, disisi lain kehadiran Personel gabungan juga untuk mengingatkan kembali kepada Jamaah yang hadir agar dalam kegiatan ibadah selalu menerapkan protokol kesehatan karena pandemi masih berlangsung.

"Selain memberikan rasa aman kepada umat Muslim dalam merayakan perayaan Isra Mi'raj kita juga tetap mengingatkan kepada Jamaah yang hadir, saat ini Pandemi Covid-19 belum berakhir untuk itu kita selalu menghimbau dalam setiap pelaksanaan ibadah agar selalu menerapkan Protkes," Sambung Dandim Haruna. (Tim)

Prodi Magister Teknologi Pangan FTP Unud Kembangkan Kurikulum Level Akreditasi Internasional

 


Sumber: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI |
Jumat, 25 Februari 2022 dilaksanakan kegiatan Temu Mahasiswa dan Alumni Magister Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana yang dilaksanakan secara Hybrid dari Ruang Sidang FTP Unud Lt III Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman. Turut hadir Koorinator Program Studi Magister Teknologi Pangan, Bapak Dr. Ir. I Wayan Widia, MSIE.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan sumbang saran dari alumni serta mahasiswa dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengembangan kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana sesuai dengan sistem dan platform level akreditasi internasional yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini. 

Kegiatan pengembangan kurikulum ini dilaksanakan untuk pemenuhan skor tertinggi (4) pada ISK (Instrumen Suplemen Konversi) Peringkat Akreditasi Baik BAN-PT yang akan diajukan pada tahun 2023 dan penilaian Self Assesment Repot (SAR) AUN-QA yang akan diajukan pada tahun 2024. Kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan masukan untuk membangun lembaga menjadi lebih maju di bidang Teknologi Pangan. (Tim)

Puluhan Atlet Pexi Ikuti Seleksi Awal, Siap Hadapi Porprov Bali 2022

 


GATRADEWATA NEWS | BALI |Pengurus Kabupaten Persatuan Xiangqi Indonesia (Pengkab Pexi) Kabupaten Buleleng, mulai bersiap menghadapi Porprov Bali 2022. Puluhan atlet Pexi (catur gajah) pun mengikuti seleksi tahap awal, Minggu (27/2) di GOR Bhuwana Patra Buleleng.

Rencananya, Porprov Bali akan digelar minggu ketiga Novermber 2022. Masih ada waktu delapan bulan lebih untuk persiapan laga. Dari puluhan atlet yang diseleksi, Pexi Buleleng berupaya mendapatkan atlet terbaik untuk memgharumkan nama Buleleng. Pengkab Pexi rencananya akan mengirim masing-masing 6 orang atlet putra dan putri.

Ketua Pengkab Pexi Buleleng I Gede Wayan Suparna mengatakan khusus untuk atlet putri 4 orang diantaranya berusia maksimal 19 tahun dan dua orang lainnya adalah atlet senior.

"Kami lebih condong mengajak atlet yang usianya masih muda. Harapannya pembibitan, pengkaderan atlet terus terbina," kata Suparna.

Dia mengatakan untuk Porprov tahun ini Pengkab Pexi Buleleng menargetkan perolehan dua medali emas, dua perak dan dua perunggu. Target yang dipasang pun meningkat dari Porprov 2019 lalu yang hanya mendapatkan 6 perak dan 1 perunggu.

Target ini pun disebut Suparna optimis dapat diraih, karena ada beberapa batasan umur atlet dalam Porprov tahun ini. Selain juga pemetaan kekuatan kabupaten lain yang beberapa atletnya pindah ke daerah lain. Kondisi tersebut pun cukup menguntungkan bagi Pemkab Pexi Buleleng untuk peraihan terget.

Sementara itu seleksi atlet Pengkab Pexi dipantau langsung Ketua Umum KONI Buelleng I Ketut Wiratmaja. Dia pun berharap pemanyauan langsung yang dilakukan dapat memberikan motivasi bagi calon atlet Porprov.

"Pengkab Pexi sudah lakukan seleksi tahap awal. Kami juga harapkan untuk Pengkab-pengkab yang lain sudah melakukan seleksi atlet. Setelah ini sesuai rencana KONI akan melakukan seleksi tahap awal pada tanggal 18 sampai 20 Maret, "kata Wiratmaja.

Ia pun memgatakan pemetaan Pengkab Pexi untuk Porprov tahun ini akan ditindaklanjuti bidang sport intelegen. sehingga target Pengkab Pexi untuk meraih 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu dapat tercapai. (Mga
)

“Bumbu Genep Powder” Produk Lokal Bali Yang Siap Mendunia

Gambar : Bumbu Genep Powder (Dokumentasi Pribadi)

Sumber: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI |
Bumbu Genep Powder atau yang disebut Bumbu Paon Bali merupakan hasil penelitian dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana. Tim Peneliti dari Bumbu Genep Powder adalah Dr. Ir. Luh Putu Wrasiati, M.P, Dr. Ir. Lutfi Suhendra, M.P. dan Ni Luh Putu Ravi Cakswindryandani, S.TP., M.Si.

Bumbu Paon Bali adalah base genep yang merupakan bumbu tradisional Bali yang memiliki citarasa yang khas yang terbuat dari bumbu seperti rempah-rempah, cabai, bawang merah dan bawang putih yang mengandung senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan dan antimikroba.


Gambar : Bahan Bumbu Genep  (Dokumentasi Pribadi)


Bumbu basah biasanya dibuat melalui proses sortasi, formulasi, penghancuran atau penggilingan, penimbangan dan pengemasan dalam bentuk basah dengan kemasan plastik Polyethylene (PE).

Bumbu basah yang biasanya di kemas dengan plastik hanya mampu bertahan 2-4 hari di suhu dingin (AC) sehingga menjadi kurang praktis pada penggunaannya, cepat tengik, dan tidak mudah dikirim keluar daerah.

Gambar : Bumbu Basah (Dokumentasi Pribadi)


Bumbu basah biasanya dibuat melalui proses sortasi, formulasi, penghancuran atau penggilingan, penimbangan dan pengemasan dalam bentuk basah dengan kemasan plastik Polyethylene (PE).  Bumbu basah yang biasanya di kemas dengan plastik hanya mampu bertahan 2-4 hari di suhu dingin (AC) sehingga menjadi kurang praktis pada penggunaannya, cepat tengik, dan tidak mudah dikirim keluar daerah.

Untuk mengatasi permasalahan umur simpan tanpa menggunakan bahan  pengawet dilakukan Inovasi pengembangan produk dengan modifikasi proses pengolahannya menggunakan teknologi tepat guna yaitu dengan cara sortasi, formulasi (penimbangan), penghancuran, pengeringanpenggilinganpengayakan, penimbangan powder dan pengemasan. Bumbu ini memiliki kelebihan yaitu praktis dan umur simpan lama (366 hari), produk lebih komersil dan pengemasan serta labelnya memberikan informasi dasar produk.

Produk Bumbu Paon Bali adalah produk Pra Start Up yang lolos didanai oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Banyak Inovasi yang dilakukan dalam pengembangan produk dari Bumbu Paon Bali. Produk ini ditargetkan dapat melaju dan dikenal baik ke kancah nasional maupun internasional, karena memang penggemar akan bumbu lokal Bali ini sudah meningkat seiring dengan perkembanganan dunia kuliner.

Mari kita dukung agar Bumbu Paon Bali dapat dikenal lebih luas baik nasional ataupun Internasional. (Tim)

Tiga Mahasiswa Sastra Inggris FIB Unud Sukses Selesaikan Program MBKM Internasional

 



Sumber: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI | Rektor Universitas Udayana menyerahkan sertifikat penghargaan kepada mahasiswa yang telah mengikuti program IISMA (Indonesia International Student Mobility Award) dan ICT (International Credit Transfer) tahun 2021 yang dikelola oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Udayana, bertempat di Ruang Bangsa, Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Jumat (25/2/2022). 

Program ISMA dan ICT diikuti oleh 19 orang mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pariwisata, dan FISIP. 

Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara memberikan apresiasinya kepada para mahasiswa dan Tim KUI Unud yang mengelola kedua program tersebut. Rektor berharap ke depan jumlah mahasiswa yang ikut serta dalam program ini meningkat jumlahnya dari tahun sebelumnya. 


Tiga mahasiswa prodi Sastra Inggris yang telah mengikuti program ICT yakni I Made Teja Kumara Sena, Kadek Ari Sintya Dewi, dan Ida Ayu Sita Wahyuningtyas. Ketiganya berhasil menyelesaikan program MBKM ICT dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengikuti program ICT di University of South Alabama, Amerika Serikat. 

Menurut Kadek Ari Sintya Dewi yang mengambil mata kuliah Bahasa Isyarat Amerika (American Sign Langugage), Komunikasi Interpersonal (Interpersonal Communication), Tata Bahasa untuk ESL (Grammar for ESL), dan Hukum Pidana Amerika (American Criminal Law) di University of South Alabama, Amerika Serikat ini mengatakan, ICT merupakan program pemerintah yang memberikan kesempatan untuk mahasiswa agar bisa merasakan berkuliah di luar negeri selama 1 semester.

“Ini adalah salah satu kesempatan terbaik yang pernah saya dapatkan, bertemu dengan teman-teman baru secara virtual, membuat kenangan, dan mendapatkan sertifikasi yang merupakan sebuah pencapaian besar. Saya pasti akan merekomendasikan program ini kepada mahasiswa Universitas Udayana lainnya,” pungkasnya. 


Teja Kumara juga mengungkap hal yang sama. Dia merasakan bagaimana suasana pembelajaran yang berbeda di universitas luar, serta materi-materi mata kuliah yang sangat banyak, sangat menambah pengetahuannya. “Learning management system atau LMS yang disediakan sangat membantu saya untuk mendiskusikan suatu materi apabila kita belum memahami materi yang diberikan, serta dosen-dosen yang sangat baik dan aktif dalam mengakomodir mahasiswanya,” ujarnya. 

Di sisi lain, Sita Wahyuningtyas secara pribadi mendapatkan banyak perspektif baru. Salah satu mata kuliah diambil adalah pengantar bahasa isyarat Amerika. “Saya pribadi merasakan belajar dan berbicara secara profesional ketika belajar dengan Komunitas Tuli dan bagaimana cara mengikuti pakem serta kultur yang mereka biasa lakukan,” ujarnya. Ia juga menambahkan, hal tersebut juga mempromosikan kesadaran budaya, literasi, dan banyak manfaat intelektual lainnya. 


Di akhir acara, Koprodi Sastra Inggris, Dr. I Wayan Mulyawan mengatakan ini merupakan capaian milestone untuk mahasiswa Prodi Sastra Inggris dalam kegiatan MBKM Internasional. Dengan capaian ketiga mahasiswa ini diharapkan mampu menjadi pemacu untuk mahasiswa lain agar lebih berani bersaing dalam Program MBKM Internasional. (Tim)

Coklat Probiotik Inovasi Fakultas Teknologi Pertanian

 




GATRADEWATA NEWS | BALI |
(Cochosyn) merupakan produk coklat yang bukan sekedar coklat, melainkan Coklat Probiotik. Coklat Probiotik (Cochosyn) merupakan salah satu hasil penelitian inovasi kerjasama antara Pusat Kajian Probiotics and Gut Health, Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) dan PT. Cau Coklat Internasional. 


Gambar : Salah satu peneliti Cochosyn Dr. Ir. Komang Ayu Nocianitri, M.Agr.Sc. (Dokumentasi Pribadi)


Peneliti dari FTP Universitas Udayana Dr. Ir. Komang Ayu Nocianitri, M.Agr.Sc menerangkan bahwa proses pembuatan coklat biasanya melalui beberapa tahapan seperti pengadonan, penghalusan dan 'conching'. Dalam proses pembuatan Cochosyn menggunakan bahan dasar coklat dan bahan tambahan yaitu bakteri probiotik dan tepung pisang khusus yg bersifat prebiotik. Fungsi dari tepung pisang khusus yang bersifat prebiotik ini adalah untuk membantu pertumbuhan bakteri probiotik. Jadi produk ini dilabel Cochosyn yang berarti coklat dengan sinbiotik (prebiotik dan probiotik) dimana prebiotik adalah makanan dari probiotik.


Gambar : Cochosyn (Dokumentasi Pribadi )


Produk Cochosyn ini sangat bemanfaat untuk menyehatkan saluran cerna. Selain itu juga dapat meningkatkan stimulasi bakteri menguntungkan dalam saluran cerna dan meningkatkan integritas mukosa saluran cerna serta meningkatkan penyerapan gizi dan imunitas.

Tim peneliti produk coklat probiotik ini terdiri dari Ir. I Nengah Sujaya,M.Agr.Sc.Ph.D., Dr. Ir. Komang Ayu Nocianitri, M.Agr.Sc., dr. Ni Nengah Dwi Fatmawati, S.Ked., Sp.MK.(K), Ph.D, dr. Ni Nyoman Metriani Nesa, M.Sc.,Sp.A., dr. Ni Wayan Arya Utami, M.App.Bsc., Ph.D. Inovasi-inovasi selanjutnya akan dikembangkan untuk penyempurnaan produk coklat Cochosyn ini. (Tim)

FTP Universitas Udayana dan PT. Karsa Abadi Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

 

Gambar : Foto Bersama antara FTP Unud dengan Made Tea (Dokumentasi Pribadi)

Sumber: http://www.unud.ac.id

GATRADEWATA NEWS | BALI |
Pada hari Minggu, 27 Februari 2022, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana Prof. Ir. I Made anom Sutrisna Wijaya, M.App.Sc., Ph.D menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Pimpinan PT. Karsa Abadi, Ni made Roni, di Kantor Perusahaan PT. Karsa Abadi yang beralamat di Desa Peliatan.



Perjanjian Kerjasama (PKS) ini bertujuan untuk memudahkan para civitas akademika FTP Unud untuk melaksanakan program peningkatan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Selain itu, FTP Unud juga bisa berperan dalam proses pengembangan produk dan pelatihan sumber daya manusia serta merekomendasikan dan menyediakan tenaga pengajar, mentor dan pelatih untuk penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, dan bimbingan teknis di bidang industri makanan dan minuman kepada PT. Karsa Abadi.

PT. Karsa Abadi dengan merek dagang “Made Tea” merupakan perusahaan yang bergerak di bidang praktik pertanian alami yang menghasilkan produk teh.  Semua campuran teh Made 100% alami tanpa aditif atau pengawet yang ditanam secara organik di lingkungan Ubud, Bali yang kaya dan subur. Hal tersebut dikarenakan hanya pupuk alami dan pestisida organik yang digunakan pada herbal dan tanaman, untuk memastikan kualitas dan kemurnian teh terbaik yang dihasilkan.

Melalui prinsip yang digunakan untuk menumbuhkan perusahaan ini, Perusahaan yang dipimpin oleh Ibu Ni Made Roni ini juga telah mendapatkan banyak penghargaan seperti Gold Award pada Singapore Taste Awards 2019, Top 10 Kategori Lokal Tea Brand dalam kompetisi Peracik Teh 2020 dan 3eme Concours International Des Thes Du Monde Categorie Melange de Plantes AVPA 2020.

Diharapkan melalui perjanjian ini dapat terjalin Kerjasama positif dalam penyelenggaraan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian masyarakat tentunya di bidang Teknologi Pertanian. (Tim)

Prodi Doktor Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Unud Laksanakan Pengabdian Masyarakat

 


Sumber berita: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI |Progam Studi Doktor Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (Unud) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Museum Pendet, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu, 26 Februari 2022. Tema yang diangkat,

Industri Budaya: Pemertahanan Kesenian di Masa Pandemi di Ubud.

Kegiatan tersebut dipimpin Kaprodi Doktor Kajian Budaya Prof. Dr. I Nyoman Dharma Putra, M.Litt., yang diikuti oleh mahasiswa S-2 dan S-3 angkatan 2021/2002, para dosen, dan sejumlah seniman di Ubud dan sekitarnya. Seperti seniman perupa, videografi, seniman grafis, pertunjukan dan kurator.

Jumlah keseluruhan peserta pengabdian mencapai 50 orang dan diisi dengan berbagai materi salah satunya yaitu literasi digital bagi seniman di masa pandemi seperti saat ini. Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., menyampaikan, program PKM merupakan kerja sama antara Prodi S-3 Kajian Budaya dengan Museum Pendet.

Lokasi itu terpilih karena Museum Pendet merupakan museum unik dalam sejarah perkembangan museum di Bali. Kendati lokasi dan ukuran museum itu relatif kecil, namun nilai karya yang terpajang di sana sangat besar.

Sementara, Kaprodi S-2 Kajian Budaya, Dr. I Wayan Tagel Eddy mengatakan bahwa kebudayaan sangat terkait erat dengan kehidupan masyarakat. Kebudayaan bukan semata kesenian dan keindahan, tetapi juga merupakan ruang negosiasi kekuasaan.

Ketua Panitia PKM, Wayan Nuriarta menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk memberikan solusi berdasarkan kajian akademik di bidang kajian budaya atas kebutuhan, tantangan, dan persoalan yang dihadapi kelompok seniman di Ubud.

PKM juga diharapkan untuk memberikan informasi mengenai peningkatan kinerja (capacity building) bagi kelompok seniman di Ubud, dalam rangka mendukung pembangunan seni budaya dan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini sekaligus juga untuk memperoleh umpan balik dan masukan bagi Program Studi Doktor Kajian Budaya, dalam rangka meningkatkan relevansi pendidikan, dari para praktisi dan pakar,” terangnya.

Kegiatan PKM disi dengan peninjauan koleksi Museum,  diskusi koleksi saat peninjauan, dan diskusi khusus mengenai “Industri Budaya” dengan tiga narasumber, yaitu Dr. Ketut Muka Pendek (pengelola museum/ Dosen ISI Denpasar), dan dua mahasiswa Kajian Budaya yaitu Richard Togaranta Ginting dan I Kadek Puriartha. Diskusi dipandu oleh AA Gde Agung Dalem.

Dalam pesentasinya berjudul,

Konsep Berkesenian Dulu dan Kini

Dr. Muka Pendet menyampaikan sejarah kaitan kesenian dengan kehidupan sosial dan keagamaan serta komersial masyarakat.

“Meski terjadi perubahan konteks mencipta dalams ejarah kesenian Bali, peran seni sebagai pendukung kegiatan spiritual dna keagamaan di Bali ikut membuat kesenian itu menjadi berkembang ajeg dan dinamis,” ujar alumnus Prodi S-3 Kajian Budaya Unud ini.

Richard dalam presentasinya “Digital Culture: Mengenalkan Kesenian dann Budaya Indonesia melalui Literasi Digital” mendorong seniman, mahasiswa, dan warga pada umumnya untuk rajin memperkenalkan seni budaya Nusantara lewat media digital. Nilai promosinya itu tinggi sekali, karena penonton bisa tertarik dan sungguh akan berkunjung.

Kadek Puriartha dalam presentasi “Seni Virtual Bali di Masa Pandemi” menyampaikan bahwa pandemi menghambat berbagai kegiatan seni. Sebagai contoh, kelompok seni yang dimiliki di Singapadu sudah harus pentas memenuhi undangan ke Paris tetapi batal karena pandemi. Dosen S-3 Kajian Budaya Unud Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S., yang hadir memuji kreativitas seniman Bali dalam tetap berkreasi dalam situasi pandemi lewat penciptaan seni virtual.

Dosen lain, Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum., menyampaikan pemertahanan kesenian Bali terjadi karena kemampuan seniman dan budayawan yang melakukan transformasi.

"Kata kuncinya ada dua yaitu transformasi dan kemitraan. Di era digital, tidak ada orang bisa bekerja sendiri tetapi pasti memerlukan mitra kolaborasi," ujar Prof. Suarka.

Diskusi berlangsung hangat selama dua jam. Dalam kesempatan itu dibahas mengenai sejarah seni rupa Bali, kehidupan seniman, manfaat seni bagi kehidupan sosial masyarakat, literasi budaya, literasi digital, dan seni virtual Bali di masa pandemi. (Tim)

Fapet Unud Gelar Pengabdian Masyarakat, Tanam 1.250 bibit

 


Sumber berita: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI |

Keberadaan pakan ternak memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan produktivitas ternak termasuk Sapi Bali. Pakan dalam pemeliharaan ternak mencapai 70-80% dari total biaya produksi sehingga dibutuhkan upaya untuk mengefisiensikan biaya pakan salah satunya dengan penanaman hijauan pakan unggul.

Menyikapi upaya peminimalan pengeluaran biaya pakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu Penanaman Hijauan Pakan Ternak Unggul dengan memanfaatkan lahan kosong di Farm Pengotan, Desa Pengotan Bangli (Jumat, 25 Pebruari 2022).

Pengabdian diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen, tendik, PLP dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Kepala Farm Pengotan Dr. Ir. I Gusti Lanang Oka Cakra, M.Si. menerangkan bahwa tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menyediakan pakan hijauan ternak unggul baik sumber energi dan protein untuk hijauan pakan ternak ruminansia khususnya sapi potong dengan memanfaatkan lahan yang ada di Farm Pengotan.

Pengabdian dilaksanakan dengan melakukan penanaman bibit pakan ternak dengan total lebih dari 1.250 bibit yang terdiri dari 600 stek rumput gajah, 400 stek biograss, 200 stek gamal, 50 tanaman lamtoro taramba, dan 500 gram biji sorgum. Bibit pakan yang dipersiapkan berasal dari tanaman pakan yang telah ada di Farm Pengotan, bantuan dari BPTP, dan sumbangan personal dari dosen-dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana. “Kedepannya, pengabdian sejenis ini akan tetap dilaksanakan dengan penanaman spesies tanaman pakan yang berbeda. Harapannya Farm Pengotan ini dapat menjadi stasiun riset sebagai sarana pendukung mahasiswa dan dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana yang akan melakukan penelitian di bidang tanaman pakan dan nutrisi ternak ruminansia”, ucap Lanang Oka. (Tim)

PS Sarjana Peternakan Fapet Unud Gelar Pembekalan Magang Industri

 


Sumber berita: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI | Pembekalan Magang Industri PS. Sarjana Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Udayana dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 23 dan 25 Pebruari 2022 yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Webex Meeting. Pembekalan magang ini dibuka oleh Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, MS. dan dihadiri oleh para Wakil Dekan, para Koprodi, para Ko Unit, para Ketua Lab/Farm, para dosen di lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana. 

Pada tahun ini jumlah mahasiswa yang mengikuti pembekalan magang industri sebanyak 44 orang mahasiswa yang akan ditempatkan di UPTD Balai Inseminasi Buatan Daerah Bali di Baturiti; BIBD Singosari dan UPT Ternak Perah; BPTU Baturaden; BPTU HPT Denpasar. Pada hari I Pembekalan Materi tentang: 1. Gambaran Umum Magang Industri dengan Narasumber: Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, SPt., M. Si. IPM.  ; 2. Manajemen Ternak Ruminansia dengan Narasumber: Prof. Dr. Ir. I Gede Mahardika, M.S.; 3. Manajemen Ternak Babi dengan Narasumber: Prof. Dr. Ir. I Ketut Sumadi, M.S.; 4.

Teknologi Pengolahan Susu dengan Narasumber: Dr. I Nyoman Sumerta Miwada, SPt., MP.  Pada hari II pembekalan materi tentang: 1. Teknologi Budidaya Hijauan Pakan dengan Narasumber: Prof. Dr. Ir. I Wayan Suarna, M.S. ; 2. Teknologi Reproduksi dengan Narasumber: Dr. Ni Luh Gde Sumardani, S.Pt., M.Si.; 3. Manajemen Pemuliaan Ternak dengan Narasumber: Ir. I Nyoman Ardika, MSi.; 4. Manajemen Agribisnis Pemasaran Produk Peternakan dengan Narasumber: Ir. I Gusti Ngurah Kayana, M. Si.

Kegiatan pembekalan ditutup oleh Koprodi S1 Sarjana Peternakan Dr. Ir. Ni Luh Putu Sriyani, S.Pt, MP, IPM. “Ada beberapa poit penilaian yang harus diperhatikan seperti nilai proses yang akan dinilai oleh mentor di lapangan. Jadi diusahakan bagaimana anda mengasah tanggungjawab, kedisiplinan, kerjasama dalam satu kelompok maupun dengan staf –staf yang ada di tempat magang. Magang ini merupakan memproses sikap tidak hanya kemampuan hard skill tapi juga soft skill, ujar sriyani.”

Tetap selalu dijaga prokes, pintar-pintar menjaga imun tubuh, mencuci tangan, tidak berkerumun, sehingga lancar kegiatan magangnya, sambung sriyani. Setelah penutupan dilaksanakan ujian pembekalan untuk mengetahui tingkat penyerapan materi oleh mahasiswa selama pembekalan. (Tim)

FKPT Bali kunjungi Unud, Cegah Pengaruh Radikalisme di Kampus

 


Sumber berita: http://www.unud.ac.id

GATRADEWATA NEWS | BALI | Rektor Universitas Udayana menerima audiensi Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bali dan jajaran bertempat di Ruang Tamu Rektor Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Kamis (24/2/2022). FKPT merupakan Forum yang bernaung dibawah Direktorat Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). 




Ketua FKPT Bali I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, S.H.,M.H. menyampaikan tujuan audiensi ini dalam rangka perkenalkan diri dan Tim sekaligus sosialisasi tentang  keberadaan FKPT yang memiliki tugas mengkoordinasikan hal-hal yang berkaitan dengan munculnya benih-benih radikalisme, sehingga sifatnya lebih ke pencegahan, dan tugas Tim ini menggali informasi apabila ada indikasi adanya benih radikalisme di suatu wilayah. Pihaknya melakukan koordinasi dalam pelaksanaan tugas serta membuka peluang jalinan kerjasama baik dalam bidang penelitian maupun lainnya dengan Universitas Udayana. 

Ditambahkan bahwa sudah ada indikasi radikalisme masuk kampus, sehingga harapan Direktur Direktorat Pencegahan hal itu tidak terjadi di perguruan tinggi di Bali. Pihaknya juga berkoordinasi dengan seluruh universitas di Bali dalam rangka pencegahan ini. Tim FKPT juga mengharapkan keterlibatan mahasiswa dalam program yang akan dilaksanakan di Universitas Udayana yang yang sebelumnya sudah dilakukan penelitian dengan melibatkan peneliti dan mahasiswa. 

Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara dalam audiensi ini menyampaikan terima kasih atas kunjungan FKPT ke Unud. Rektor juga menjelaskan sekilas keberadaan Universitas Udayana beserta civitas akademika yang berasal dari berbagai daerah. Sebelumnya pihak Kepolisian dan Pemerintah Daerah juga telah berkoordinasi terkait hal yang serupa. 

Di Unud sendiri sudah ada regulasi dan SOP yang dikeluarkan untuk pencegahan termasuk pencegahan kekerasan seksual, bulying dan narkoba. Dalam hal ini Rektor siap berkoordinasi lebih lanjut untuk menunjang pelaksanaan tugas-tugas yang diemban FKPT. (Tim)

19 Mahasiswa Terima Sertifikat Penghargaan dari Rektor

 


Sumber berita: http://www.unud.ac.id

GATRADEWATA NEWS | BALI |
Rektor Universitas Udayana serahkan Sertifikat Penghargaan kepada mahasiswa yang telah mengikuti program IISMA (Indonesia International Student Mobility Award) dan ICT (International Credit Transfer) Tahun 2021 yang dikelola oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Udayana, bertempat di Ruang Bangsa, Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Jumat (25/2/2022).




Program ISMA dan ICT diikuti oleh 19 orang mahasiswa yang yang berasal dari Fakultas Teknik, FIB, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pariwisata, dan FISIP. 

Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara memberikan apresiasnya kepada para mahasiswa dan Tim KUI Unud yang mengelola kedua program tersebut. Rektor berharap kedepan jumlah mahasiswa yang ikut serta dalam program ini meningkat jumlahnya dari tahun sebelumnya. 

Para mahasiswa peserta program dalam kesempatan tersebut berbagi cerita tentang pengalamannya mengikuti program ISMA maupun ICT. Merupakan  kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa karena berkesempatan mengikuti program yang memberikan pengalaman yang sangat berharga.

Ahli Waris siapkan Upacara Sakral di Lahan Sengketa Ungasan

 

Jro kadek dan keluarga

GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Perlawanan dari pihak Made Suka dan keluarga selaku pihak ahli waris, dengan menggelar upacara sakral dan guru piduka di lahan sengketa seluas 5,6 hektar di Ungasan. Melalui tim penasihat hukumnya Siswo Sumarto dan Made Sugianta juga telah menjalani sidang gugatan pertama terhadap pihak-pihak yang menjadi tergugat dalam kasus sengketa lahan 5,6 hektar di Ungasan.

Melalui Kadek Hendiana Putra (Jro Kadek) menjelaskan bahwa upacara itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat, menunggu tanggal dan hari baiknya.

"Nggih, di lokasi ini lah kami, keluarga besar, dan seluruh masyarakat yang berempati akan melaksanakan upacara. Tujuan kami satu, agar kami semua mendapat restu dari Tuhan, leluhur kami, agar perkara yang kami hadapi ini bisa terselesaikan dan kebenaran bisa terungkap ke permukaan," tegasnya di lokasi sengketa Ungasan (25/2/2022).

Ia juga berharap dengan diadakannya ritual upacara ini, dirinya dan sekeluarga bisa mendapatkan restu dari Tuhan dan Leluhur. Lalu kepada orang-orang yang mempunyai kepentingan buruk terhadap keluarganya bisa mendapatkan karma nya secara cepat.

"Kebenaran itu bisa saja disembunyikan tetapi kebenaran itu tidak bisa dihilangkan. Hukum karma itu tidak pernah salah sasaran," ungkapnya.

Sementara itu, disisi lain, selaku Tim Kuasa Hukum Made Suka, Siswo Sumarto dan Made Sugianta sangat mengapresiasi keputusan penundaan eksekusi ke-2 oleh PN Denpasar.

Selain itu, dirinya juga membenarkan, bahwa kliennya punya keinginan untuk melakukan upacara sakral di tanah sengketa. Namun ia mengaku tidak berani untuk ikut campur dalam urusan tersebut lantaran keyakinan prensipal.

"Benar ada rencana itu. Tapi itu hak prensipal dari klien kami. Dan kami juga tidak berani mengganggu dan tidak ikut campur," ujar Bowo singkat. (Tim)

Focus Group Discussion Adakan Studi Banding, Produk Olahan Jadi Unggulan

FGD dihadiri oleh Dinas  Kelautan dan Perikanan, Sulawesi Barat.

Sumber berita: http://www.unud.ac.id


GATRADEWATA NEWS | BALI | Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, mengadakan studi banding dan Focus Group Discussion (FGD) ke Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana (FKP UNUD), Kamis (24/02/2022).

FGD dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan, Sulawesi Barat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Ir. Fadli Syamsudin, M.Sc. Rombongan disambut oleh Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Unud yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Dekan III, I Wayan Gede Astawa Karang, S.Si., M.Si., Ph.D. 

Pada kesempatan ini, Wakil Dekan III FKP Unud menyampaikan ucapan terima kasih karena telah menjadikan Fakultas Kelautan dan Perikanan sebagai salah satu tempat studi banding dan diskusi ilmiah terkait dengan kondisi perikanan di Sulawesi Barat dan Bali.

FKP Unud mengharapkan adanya kerjasama yang lebih intensif kedepannya dengan Provinsi Sulawesi Barat khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan. Dr. Fadli Syamsudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Barat memiliki potensi perikanan yang melimpah dengan di dukung oleh kondisi perairan Selat Makasar, namun belum banyak produk olahan hasil perikanan yang bisa menjadi unggulan daerah.

“Perlu adanya pengembangan dan peningkatan daya saing produk olahan yang bersumber dari bahan baku laut, sehingga daya jual menjadi semakin tinggi, " imbuhnya. 

Kegiatan diskusi diawali dengan penyampaian materi dari tiga narasumber yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Bali, Putu Wiwa Wirawan, S.Pi dengan materi kondisi pengolahan dan pemasaran produk perikanan di Bali.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh WD III FKP,  I Wayan Gede Astawa Karang, Ph.D dengan materi Peran Ilmu Oseanografi untuk Bidang Perikanan. Penyajian materi ditutup oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Barat mengenai pentingnya studi banding untuk peningkatan wawasan perikanan.

Selain FGD, Dinas Kelautan dan Perikanan berserta para pemasar dan pengusaha kecil melakukan kunjungan ke beberapa unit pengolahan ikan dan industri perikanan yang sudah berkembang di Bali.

Studi banding dan FGD ini diharapkan dapat membuat para pelaku dan pengusaha kecil di bidang kelautan dan perikanan mendapatkan inspirasi dan pembelajaran dalam meningkatkan nilai jual olahan produk dan daya saingnya. (Tim)  

PENGUMUMAN

 KLIK UNTUK ZOOM



PENGUMUMAN

 Klik untuk zoom...


Batara-Batari Dengar Doa Keris Tunda Eksekusi, Hindari Bentrok Fisik

 


GATRADEWATA NEWS | BALI | Totalitas dalam menjaga tanah Bali ditunjukan oleh I Ketut Putra Ismaya Jaya (Jro Bima), dengan bersuara melalui media sosialnya membuat banyak simpatisan ikut bergerak. Rumornya ada ribuan yang akan membantu memblokade tanah di Ungasan yang akan dieksekusi tanggal 23 Februari 2022 tadi pagi.




Kondisi pandemi seperti ini memang tidak bijaksana bila membuat kerumunan, Ismaya Jaya memohon doa restu dari Ida Batara-Batari yang 'melinggih' di PN pada waktu yang lalu. Doa yang dipanjatkan mungkin istimewa dan tulus untuk menjaga tanah Bali tercinta ini. Segala upaya secara Sekala dan Niskala ia coba untuk memperjuangkannya, agar kelak seperti pesannya anak cucu kita dapat menikmati sedikit dari kemajuan Bali di masa depan.

Melalu kanal youtubenya dirinya mengatakan Tuhan telah mengetuk ketua PN Denpasar, Kapolda, wakapolda, Kaporesta, TNI dan jajaran lainnya untuk menunda eksekusi yang akan dilakukan tadi pagi. Melalui sepucuk surat resmi mereka menolak untuk menjaga keamanan eksekusi tersebut, dikarena kan untuk menghindari kerumunan dan menghormati perintah Gubernur untuk PPKM level 3.

"Tentang ditundanya eksekusi itu, disini bukan tentang kalah dan menang. Tetapi ada negosiasi baru, ruang terbuka baru untuk membicarakan kembali apa yang terbaik untuk Bali, "sebutnya melalu kanal youtube yang tayang 23 Februari 2022.

Ia juga berterima kasih kepada semua elemen yang terlibat, ia menyebutkan beberapa elemen masyarakat sampai kelompok pemangku yang akan siap ikut menjaga tanah Bali. Memutihkan tanah Bali, berdoa bersama untuk memperjuangkan keadilan.

Bila saja terjadi eksekusi saat itu mungkin ratusan bahkan ribuan elemen masyarakat Bali akan turun menyuarakan hal yang sama dalam menjaga tanah Bali.

"Kalo kita meyakini akan kebenaran apa yang melanda kita dalam suatau maslaah hukum, kita memohon kepada yang kuasa untuk selalu dilindungi dan teguh mempertahankan itu, niscaya bantuan itu akan datang dari mana-mana, "tegasnya.

Berdasarkan kutipan para wartawan yang mencari kebenaran di PN Denpasar, melalui juru bicara PN Denpasar Gede Putra Astawa saat dikonfirmasi mengatakan, seizin Ketua PN Denpasar Wahyu Iman Santosa serta Juru Sita PN Denpasar Mathilda Tampubolon, bahwa eksekusi ditunda sampai batas waktu tidak ditentukan.

"Saya mendapat informasi pada prinsipnya pengadilan telah menerima surat dari Polresta (Polresta Denpasar, red) yang pada intinya menyampaikan atau isinya bahwa sehubungan dengan adanya PPKM maka pengamanan untuk eksekusi besok itu belum bisa dilakukan. Menyikapi hal itu pimpinan maupun petugas dari pengadilan akhirnya menunda untuk pelaksanaan eksekusi yang sedianya besok untuk waktu yang belum ditentukan," ujar Gede Putra Astawa kepada wartawan di Denpasar, Selasa (22/02/2022)

Gede Putra Astawa menjelaskan, adapun terkait kemungkinan adanya penyelesaian mediasi kedua belah pihak, Lie Herman sebagai pemohon eksekusi dan ahli waris, Made Suka dan keluarga selaku termohon, Gede Astawa mengatakan mempersilahkan jika hal tersebut dapat dilakukan. (Ray)

Bila Ngotot Eksekusi, Artinya Langgar Protokol Kesehatan

 


GATRADEWATA NEWS| BALI | Upaya paksa untuk menjalankan eksekusi ke-2 oleh Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada tanggal 23 Februari 2022 membuat semua orang geram yang mendengar beritanya. Ada upaya-upaya yang dapat ditempuh secara kekeluargaan terhadap sengketa yang diharapkan oleh ahli waris dalam menyelesaikan permasalahan yang dia hadapi.

Menemui I Ketut Putra Ismaya Jaya atau akrab disapa jro Bima, mengatakan bahwa ia akan berbuat hal itu karena sudah mengetahui kondisi yang sebenarnya terhadap cerita tanah tersebut. Mafia tanah dikatakan ikut bermain didalamnya, sampai-sampai 3 orang sudah meninggal dalam permasalahan tersebut.

"Rasa tergerak hati dan ingin peduli inilah yang membuat saya tergerak untuk mendatangi eksekusi tanggal 23 (Februari), semoga sebelum tanggal itu dapat menempuh jalan mediasi, "jelasnya Senin (21/02/2022), di kediamannya.

Dukungan ini bukan saja dari Keris Bali tetapi orang-orang yang ikut peduli terhadap kondisi Bali inilah ikut bergerak menjaga tanah Bali. Ia juga mengakui tidak tahu apa yang akan terjadi di tempat eksekusi bila ini dipaksakan.

"Bisa ratusan simpatisan yang datang, bisa ribuan orang akan ada dilokasi saya tidak tahu, semua itu kehendak semesta. Apalagi Bali dalam kondisi PPKM level 3 dan melanggar peraturan Gubernur, "tekan Ismaya.

Bila ini diteruskan tentu akan ada pelanggaran yang dilakukan, siapa yang melakukan adalah orang yang mengijinkan terlaksananya eksekusi tersebut.

"Ada apa ini kenapa PN Denpasar sangat ngotot ingin melakukan eksekusi, "sergahnya.

Ia juga bercerita tentang dirinya pernah ikut dalam sebuah eksekusi di wilayah Lombok, yang jadwalnya 2 tahun lamanya dirinya dikatakan menunggu. Ini seharunya tidak perlu dipaksakan karena situasi dan kondiri seperti ini.

"Pemenang lelang seharusnya punya hati dan tidak enak makan mendengar perlakuan yang dihadapi oleh ahli waris. Ini ada keserakahan, kesegajaan, ada ketidakmautahuan untuk memakan hati rakyat kecil, Tuhan dan para dewa bisa marah bila melihat yang dilakukan ini, " ungkapnya.

Banyak orang yang siap turun untuk mengawal proses eksekusi ini, ada pemangku-pemangku ikut juga. Ia berharap pejabat dan pemangku kebijakan bisa melihat hal ini lebih dalam lagi, "agar saudara nyama Hindu Bali saya bisa, saya tidak mungkin tidak turun karena janji saya adalah menyama tanpa batas, menyama tanpa identitas dan menjaga tanah Bali, apa artinya slogan itu bila tidak saya lakukan, "pungkasnya. (Ray)

Ahli Waris Lapor Propam, Sengketa Memanas Warga Jaga Kampung

 

Siswo Sumarto, SH., kuasa hukum ahli waris

GATRADEWATA NEWS | BALI | Benturan bisa saja hadir saat eksekusi ke-2 yang akan dilayangkan oleh PN Denpasar terhadap tanah Ungasan yang lagi viral dimedia sosial dan bahasan masyarakat Bali. Berita itu yang menyebabkan syoknya seorang ahli waris yang seharusnya mendapatkan haknya yang ditunggu lama, malah malang menimpa bahwa tanahnya akan dieksekusi.




Dugaan intimidasi oleh 6 aparat kepolisian berbuntut laporan Propam, Made Suka bersama anaknya Kadek Hendiana Putra didampingi kuasa hukumnya, Siswo Sumarto (Bowo) dan Made Sugianta, selaku ahli waris lahan 5.6 Ha di Ungasan, Kuta Selatan yang kini tengah bersengketa, melapor ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Bali, Senin (21/02/2022).

"Kami selaku kuasa hukum mendampingi klien kami melaporkan ke Bid Propam yang merasa telah diintimidasi perihal tanggal 18 kemarin (Jumat, 18/02/2022) ada beberapa pihak tanpa permisi memasuki lahannya. (lahannya yang tengah bersengketa, red)," ujar Siswo Sumarto SH, selaku kuasa hukum ahli waris.

Ia menjelaskan kliennya mempertanyakan kepentingan mereka datang ke lokasi, namun, katanya mereka tidak menjawab dan ditanyakan surat tugas terkait kedatangannya ke lokasi, yang ditunjukkan malah surat yang berbeda, bukan surat tugas terkait kunjungan ke lokasi tersebut. 

Sementara itu dikonfirmasi sebelumnya, Kapolsek Kuta Selatan IK Sugiarta Yogha mengatakan itu bukan petugas dari Polsek Kutw Selatan. Ia menerangkan itu dari Poresta Denpasar.

Namun, terkait warga merasa terintimidasi, IK Sugiarta mengatakan tidak benar ada intimidasi. "Menurut saya itu hanya perasaan saja ya tidak ada intimidasi. Polisi kan punya kewenangan untuk mengamankan kamtibmas, apalagi ada G20, "pungkasnya mengakhiri pembicaraan telepon. (Ray)

Agung Susruta Rutin Bagi 9,5 Ton Beras Menjelang Nyepi

 

A.A Susruta Ngurah Putra rutin bagikan beras kepada masyarakat Denpasar

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Jangan menunggu sukses dulu baru berbagi, Berbagilah maka sukses itu pasti akan datang, kutipan ini diambil dari sosok seorang Anak Agung Susruta Ngurah Putra. Ia merupakan anggota DPRD Kota Denpasar yang vokal dalam menyuarakan kepentingan publik dan masyarakat Kota Denpasar.




Tahun ini bantuan seperti ini tetap Ia lakukan. "Ya kita berbagi untuk masyarakat, saya jadi DPRD juga dari mereka, inilah yang setiap tahun saya lakukan sebagai terima kasih saya, "sebut Susruta, Minggu (20/02/2022).

Pembagian ini merupakan kegiatan rutin menjelang hari raya Nyepi. Ia berharap dengan pemberian yang dikatakannya tidak seberapa ini mampu memberikan sedikit keringanan bagi masyarakat di kala pandemi covid-19.

Total ada 1.850 pak beras dibagikannya melalui setiap banjar secara bertahap. Hari ini (20/02/2022), pembagian tersebut dibagikan melalui banjar Panti Gede dan banjar Belong Menak, tanggal (27/02/2022) pagi di banjar Gerenceng dan Tulangampiang lalu terakhir sore harinya ditanggal yang sama di banjar Panti Sari.

Menurut Gusti Ngurah Sanjaya yang merupakan Kelian Dinas banjar Panti Gede, mengatakan bahwa dirinya bersyukur kepada Anak Agung Ngurah Susruta yang telah membagikan bantuan berupa beras ini kepada warga masyarakat. Ia berharap kepada masyarakat dapat bertahan dalam kondisi baik di masa pandemi.

"Inggih Titiang (ya saya_Basa Bali) bahwa Anak Agung Susruta sudah peduli dengan masyarakat di masa covid seperti, seharusnya ini dari cash kita tapi Anak Agung Susruta sudah turut berbagi, Terima kasih, "pungkasnya. (Ray)

Elemen Bali Bangkit, PEKAT-IB Bali Siap Turun Jaga Tanah Bali

 

Ajik Tatoo (ketua OKK) dan Tu Aji (Ketua DPW) dari elemen masyarakat

GATRADEWATA NEWS | BALI | Elemen Bali bangkit untuk jaga tanah Bali, mulai diserukan bela mati tanah Bali. Dihubungi lewat pesan elektronik Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Provinsi Bali akan turun untuk membela masyarakat Bali yang terzolimi ditanah kelahirannya sendiri.

Ketua Pekat IB DPW Bali Ida Bagus Alit Manuaba (Tu Aji) mengatakan bahwa dirinya siap turun langsung membela ahli waris yang merupakan warga Bali, yang tanahnya dieksekusi kembali oleh Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada tanggal 23 Februari 2022 di Ungasan, Kuta Selatan Badung-Bali yang akan datang.

Ia menyayangkan pemaksaan kehendak yang dilakukan oleh pihak PN Denpasar di saat ahli waris dalam suasana melaksanakan upacara kedukaan umat Agama Hindu.

"Kabar yang saya terima dari keluarga ahli waris yang meninggal itu lantaran syok karena mendengar kembali akan dieksekusi, "ujar Tu Aji melalui ponsel, Minggu (20/02/2022).

Ia juga mengatakan bahwa ikut prihatin dan siap kawal akibat pemberitaan bahwa seorang perempuan selama ini yang berharap akan uang penjualan tanahnya dan harus pergi untuk selamanya.

"Sebaiknya pihak PN Denpasar melakukan peninjauan ulang dan memanggil para pihak yang terkait jual-beli sebelumnya agar permasalahan sebenarnya menjadi transparan, jelas dan adil, "sebutnya.

Disisi lainnya menghubungi lewat sambungan telpon Anak Agung Gde Suryawan (Ajik Tatoo) mengatakan bahwa, "kami pekat IB selalu bersinergi dengan TNI dan polri namun kami turun untuk kemanusiaan dan juga keadilan, "serunya, Minggu (20/02/2022).

Ia menyarankan untuk mengecek ulang lagi agar mendapatkan putusan seadil-adilnya, "ujar Ketua OKK Pekat IB DPW Bali. (Ray)

Turah Harta Akan Kawal Kasus Ungasan, akan Standby di lokasi

Turah Harta siap pasang badan untuk kasus Ungasan

GATRADEWATA NEWS | BALI | I Gusti Agung Ngurah Harta yang biasa disapa Turah Harta, tokoh yang disegani masyarakat Bali unjuk bicara. Ia dalam whatappsnya mengatakan akan mengawal kasus sengketa Ungasan antara Herman Lie selaku pemenang lelang dan I Made Suka selaku ahli waris.




Turah Harta akan bergerak menemui korban di Ungasan secara langsung, "Hari selasa Tyang akan temui korban ke ungasan, "ujarnya singkat dalam pesan WA, Sabtu (19/02/2022).


Ia juga mengintruksikan anggotanya untuk kawal sampai tuntas masalah ini, "Makanya tgl 23 anak anak mau standby dilokasi yg akan di eksekusi, "tekannya, menambahkan.

Kepedulian Turah bukan hanya masalah kemanusiaan, tokoh yang ahli dalam ilmu kanuragan ini diharapkan para pihak yang bersengketa dapat menahan diri serta dapat mempertemukan kedua belah pihak untuk mediasi untuk menyelesaikan permasalahan.

Ia juga mengaku mengetahui permasalahan sebenarnya, pembayaran tanah itu melalui cek yang dalam beberapa cek itu satu cek saja yang berisi dana pembelian, sisanya kosong.

Proses eksekusi yang kedua, tanah Ungasan seluas 5,6 hektar akan dilakukan juru sita PN Denpasar tanggal 23 Februari 2022 nanti, diharapkan bisa ditunda dulu untuk lebih mengedepankan mediasi untuk mencari solusi. Tanah tersebut milik keluarga termohon eksekusi I Made Suka dengan pemohon Lie Herman Trisna (Herman Lie) sebagai pihak yang mengaku menang lelang di KPKNL.

“Saya tahu yang punya tanah ini tak memiliki apa. Dan sebelumnya dibayar dengan cek kosong,” ungkap pria yang kerap disapa Turah Harta ini saat dihubungi melalui saluran telepon, Sabtu (19/2/2022), sumber dari Media Siber Barometer Bali.

Ngurah Harta juga mengatakan bahwa PN Denpasar juga harus cermat dalam menyikapi kondisi yang sebenarnya terkait jual-beli sebelumnya agar permasalahan sebenarnya menjadi jelas dan adil.

“Sebaiknya PN Denpasar memanggil pembeli pertama (yang belum melunasi pembayaran, red) dan dipertemukan dengan orang Bali pemilik tanah ini,” ujar Turah Harta.

Disisi lain keluarga ahli waris mempermasalahkan datangnya oknum yang diduga aparat kepolisian Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar. Hal ini berbuntut Satu keluarga dari Ungasan, Badung bersama Kuasa Hukum Siswo Sumarto mendatangi Bidang Propam (Profesi dan Pengamanan) Polda Bali untuk mengadukan karena kediaman mereka sempat didatangi beberapa orang yang mengaku anggota Polisi, Sabtu (19/02/2022). (Tim)

KSU Pemogan Pinjamkan 1 M, Kembalikan Dana Anggota Koperasi Windhu Bhoga

 



Berita sebelumnya klik untuk link,

1. Koperasi Windhu Bhoga Tutup, Masyarakat Resah

2. Koperasi Wajib RAT, 2 Kali Tidak, Akan dinonaktifkan


GATRADEWATA NEWS | BALI | Melanjuti investigasi bangkrutnya (sulit ekonomi) koperasi Windhu Bhoga yang tidak mampu membayar sebagian nasabah yang merupakan anggotanya. Disikapi oleh I Wayan Tirta selaku ketua koperasi Windhu Bhoga yang ditemui dikediamannya.


I Wayan Tirtha

Ia mengatakan banyaknya rangkaian hari raya pada tahun 2021 dan sulitnya mendapatkan sumber dana baru, dirinya mengakui bahwa koperasi mulai kesulitan untuk mencairkan pemilik dana yang menitipkan dananya di koperasi.


"Tahun 2021 rentetan hari raya Pagerwesi, Sugian Bali dan Jawa, Galungan, Kuningan, nasabah menarik tabungan secara bersamaan sekaligus. Itu membuat kami (koperasi) mulai kesulitan, "ujarnya, Kamis (17/02/2022), pagi hari.

Dikatakan juga corona juga berpengaruh terhadap pemasukan dari koperasi terutama dari pinjaman kredit. Ditanya soal stimulus yang diberikan oleh KSU Pemogan dirinya mengatakan itu merupakan kerjasama berupa pinjaman yang menurut I Dewa Bagus Putu Budha yang kita kroscek menggunakan anggunan jaminan rumah pribadi dari Ketua Koperasi Windhu Bhoga.

Hal itu dilakukannya lantaran untuk memenuhi permintaan dari anggota yang tiba-tiba serempak ingin menarik uangnya, karena isu akan bangkrutnya koperasi Windhu Bhoga ini. Yang dimulai dari bulan Oktober 2021 lalu.


I Dewa Bagus Putu Budha

Menemui Dewa Budha selaku penasehat dan pendiri Koperasi Windhu Bhoga yang juga merupakan Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Pemogan ini mengungkapkan dana talangan itu adalah pinjaman dari koperasi yang dia ketuai.

Aset koperasi KSU Pemogan menurut rekam jejak digital adalah 30 Milyar (sumber klik link)

Memberikan pinjaman kepada Koperasi Windhu Bhoga dengan alasan agar dapat mengembalikan dana dari anggota yang ingin menarik dananya.

"Saya hanya penasehat, memang saya pendiri juga karena ingin agar pasar tersebut dapat memutar uangnya di koperasi, "sebutnya, Kamis (17/02/2022), siang hari.

Ia mengatakan entah karena ngeles atau benar bahwa dirinya tidak pernah diberikan laporan keuangan dari koperasi Windhu Bhoga. Tetapi mengapa ia berani memberikan dana ± 1 M kepada Koperasi Windhu Bhoga yang tidak pernah ia bisa lihat sehat tidaknya koperasi tersebut.

"Ketua Koperasinya menjaminkan tanah dan rumahnya sendiri untuk dana itu. Dana itu secara bertahap diberikan (top up), "jelas Dewa Budha.

Memang diduga ada kesan yang ditangkap oleh awak media Gatra Dewata bahwa saat kondisi buruknya keuangan Koperasi Windhu Bhoga, Dewa Budha menekankan kesalahan itu kepada Ketua Koperasi selaku penanggung jawab.

"Saya sering menasehati, tapi tanggung jawab sepenuhnya kan ada pada ketua dan pengurus. Dan kepala Pasar adalah Pengawas disana, karena dia mengerti kondisi keuangan pasar, "tekannya.

Ditanyakan apakah Koperasi Windhu Bhoga melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Dewa Budha menjelaskan bahwa dari tahun 2020 semenjak covid belum melakukan RAT dan 2021 juga belum. Ditanya soal mengapa ada upaya penyelesaian bahwa pemilik deposito Koperasi Windhu Bhoga dapat menarik langsung kepada peminjam di Koperasi Windhu Bhoga.

"Itu melanggar aturan, tetapi setahu saya tidak ada, "pungkasnya.

Info dari Dinas Koperasi Kota Denpasar bahwa Dewa Budha sudah diajak koordinasi mengenai hal ini. Menurut pihak Dinas melalui pesan WA, Dewa Budha merupakan Pengawas di Koperasi tersebut. (Ray)

ITEKES Bali Inisiasi Kerjasama dengan Universitas Udayana

 


Sumber: www.unud.ac.id

GATRADEWATA NEWS | BALI | Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Unud didampingi Kepala BAKH, Koorprodi Profesi Apoteker, Ketua UPIKS Fakultas MIPA dan Sub Koordinator Kerjasama Dalam Negeri menerima kunjungan Rektor Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali bertempat di Ruang Bahasa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Kamis (17/2/2022).

Kunjungan Rektor ITEKES Bali ini sehubungan dengan rencana pengembangan Program Studi Farmasi Klinik dan Komunitas Fakultas Kesehatan ITEKES Bali dalam rangka menjalin komunikasi dan kerjasama dengan Program Studi Profesi Apoteker Fakultas MIPA Unud.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Unud Prof. I Putu Gede Adiatmika dalam kesempatan tersebut  menyampaikan bahwa sudah ada MoU antara Universitas Udayana dengan ITEKES Bali yang sudah ditandatangani pada akhir Desember 2020 dan masih berlaku. 

Pihaknya menyambut baik kunjungan Rektor ITEKES dalam rangka pengimplementasian MoU melalui tindaklanjut kerjasama dalam pengembangan Prodi Farmasi Klinik dan Komunitas.

Sementara Rektor ITEKES Bali I Gede Putu Darma Suyasa, Ph.D mengapresiasi penerimaan dari pihak Unud, dimana tujuan dari pertemuan ini untuk mendapat arahan terkait dengan strategi dan trik pengembangan salah satu Prodi yakni Farmasi Klinik dan Komunitas yang sudah memiliki 50 mahasiswa dan terakreditasi Baik. 

Disamping itu terdapat dua hal lainnya yakni kerjasama terkait pelaksanaan Tridharma di Prodi (pengajaran, kerjasama penelitian dan pengabdian masyarakat) dan peluang alumni untuk bisa melanjutkan pada Program Profesi Apoteker Fakultas MIPA Unud karena ITEKES sendiri belum memilikinya.

Koorprodi Profesi Apoteker dalam kesempatan tersebut membuka peluang kerjasama Tridharma yang juga bisa menjadi nilai sendiri bagi institusi. Disamping itu Prodi juga memiliki kerjasama dengan dunia industri dan bisa dilakukan koordinasi lebih lanjut untuk teknis kerjasama yang akan dijalin. 

Terkait penerimaan mahasiswa, disampaikan bahwa pendaftaran saat ini telah dibuka dan mempersilakan untuk melihat proses penerimaan dan persyaratannya. Penjelasan terkait sistem penerimaan mahasiswa Program Pascasarjana Unud ditambahkan oleh Kepala BAKH. (Tim)

Fapet Unud Gelar Workshop Teknis Operasional OJS Jurnal



Sumber berita:  http://www.unud.ac.id

GATRADEWATA NEWS | BALI | Dilaksanakan Workshop Teknis Operasional OJS  Jurnal di lingkungan Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Udayana. Acara berlangsung secara luring bertempat di  Rg. Puslitbang Fakultas Peternakan Universitas Udayana Gd. Agrokompleks Lt. 1, Jl. PB Sudirman Denpasar Rabu, 19 Januari 2022. 

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana yang diwakili oleh  Wakil Dekan I Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM. dan dihadiri oleh semua pengelola jurnal di lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana.

Workshop menghadirkan narasumber yakni drh. I Wayan Nico Fajar Gunawan, M.Si. serta dipandu oleh  Dr. Ir. Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi, M.P., sebagai moderator. Wakil Dekan I Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Panitia atas penyelenggaraan workshop sudah berjalan lancar. 

“ Dengan adanya workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jurnal di lingkungan Fapet Unud, sehingga nantinya jurnal yang ada di Fapet Unud dapat dikenal di kalangan masyarakat luas, ujarnya”. 

Tujuan dari workshop ini adalah untuk melengkapi data OJS dan teknis cara operasional OJS, sehingga ada peningkatan nilai akreditasi jurnal ilmiah di lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana.

Pemaparan Narasumber yang pertama tentang Kelengkapan Data OJS dan dilanjutkan langsung praktek Teknis Operasional OJS untuk 3 jurnal yaitu Majalah Ilmiah Peternakan,  Pastura  dan Jurnal Peternakan Tropika. 

Usai pemaparan materi ini, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi ini, peserta yang hadir sangat antusias menyampaikan pertanyaan. Diakhir acara dilakukan penyerahan sertifikat kepada narasumber oleh Prof. Dr. Ir. I Wayan Suarna, MS. (Tim)

Keris Siap Jaga Tanah Bali, Wartawan Asing Menyaksikan Bobroknya Keadilan

 

Jro Bima dan Kadek Garda

GATRADEWATA NEWS | BALI |Kesatria Keris siap hadang kesewenangan, Kezoliman atas penguasaan tanah - tanah Bali yang tidak benar. Hadir di rumah duka, keluarga ahli waris I Made Nureg almarhum yang memiliki tanah 5,68 hektar di wilayah Ungasan yang senin 14 Februari kemarin di eksekusi oleh Pengadilan Negeri Denpasar tanpa mau lagi melakukan mediasi dan gagal melakukan eksekusi.




Belum genap sebulan sudah lagi akan melayangkan eksekusi ke-2, pertanyaan yang besar harus dipertanyakan oleh yang paham akan keadilan, ada apa belum lama sudah dieksekusi kembali. Korban ahli waris yang syok akibat mendengar kabar akan dieksekusi lagi akhirnya menghembuskan nafas yang terakhir.

Kondisi ramai di perbincangkan warga net dan masyarakat yang peduli akan keberadaan tanah Bali, membuat rumah duka didatangi banyak wartawan. Terlihat disana wartawan asing ikut melihat suasana yang menjadi keributan kemarin saat eksekusi berlangsung.

Mendengar Made Mariata (Kadek Garda) mengatakan kepada wartawan yang hadir bahwa kondisi keluarga korban sangat sederhana sekali, tanah yang menjadi warisannya pun sepertinya akan digondol orang.

"Coba lihat ini, gubernur seharusnya hadir dalam kondisi masayarakat yang terzolimi seperti ini. Tanah belum lunas, dimasukan ke Bank malah sekarang akan dieksekusi, "ujarnya, Rabu (16/02/2022) di rumah duka.

Belum selesai duka mereka sudah akan ada cobaan lagi datang, seperti mendengar bujuk rayu pemberi permen anak kecil semboyan pemerintah Habisi Mafia Tanah, seperti berkumur hanya lips service belaka, kenyataannya pemerintah diam, padahal ramenya perbincangan.

I Ketut Putra Ismaya Jaya atau Jro Bima hadir juga menyaksikan kedukaan korban syok akibat berita buruk akan eksekusi ke-2. Ia mengatakan akan pasang badan untuk menghadapi perlakuan oknum-oknum yang mengatasnamakan kebenaran tetapi memiliki fakta yang salah terhadap kondisi lapangan.

"Saya akan pasang badan untuk ikut menjaga tanah Bali dari mafia tanah yang ingin mengambil paksa. Mediasi yang ditawarkan harusnya menjadi opsi pilihan agar terjadinya kesepakatan yang sama-sama menguntungkan antara kedua belah pihak, "pungkasnya. (Ray)