-->

situs resmi covid-19

News

Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



» » » » Swandi, Pertandingan Liga 3 tetap berjalan saat pandemi, bila tak maksimal itu wajar

 

I Ketut Swandi, Ketua KONI Bali

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Ditemui di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, I Ketut Swandi menjelaskan bahwa pertandingan sepak bola Liga 3 yang ditunggu-tunggu masyarakat Bali, rencananya akan diadakan tanggal 14 oktober 2021 sampai bulan Desember. 




Ia juga menjelaskan bahwa ini adalah intruksi Presiden Republik Indonesia untuk kegiatan keolahragaan, "dimasing-masing Provinsi akan diadakan Liga 3, Suratin Cup, Sepak bola pasir, sepak bola wanita, yang jelas disini PSSI Bali akan menggelar Liga 3 dan Suratin Cup, "ungkapnya, Kamis (23/09/2021), di ruang kerjanya.

Kegiatan tersebut akan diadakan di 3 lokasi, Kabupaten Jembrana, Tabanan dan Gianyar. Persiapan itu sudah digelar dengan membuat panitia dan tim perangkat pertandingan, tim pengawas, "pada prinsipnya PSSI sudah siap, dari sisi pendanaan sudah dilaksanakan secara gotong royong, ada dari PSSI pusat, kontribusi dari orang tua atlit, bagaimana bisa menunjang kegiatan ini, " sebut Swandi yang sosok yang mencintai olah raga ini.

Dalam penuturannya bahwa Ia menekankan bahwa dari jumlah club sepak bola yang ada, pembinaan dalam sekolah, pembibitan calon atlit dari club - club dari cabang olahraga (cabor), bahkan dari KONI memiliki potensi yang cukup besar, dari jumlah atlitnya, kualitas, fisik, teknik sudah memadai dan tidak kalah dibanding Provinsi lainnya.

"Aset-aset potensial yang kita miliki, dari segi bentuk, teknis dari atlit tersebut, kita sudah punya aset yang berharga, bagaimana kita dapat mengemasnya saja untuk menjadikan atlit tersebut berprestasi ditingkat Bali bahkan tingkat Nasional, "tekannya.

Ditanya soal kondisi Pandemi saat ini, yang tidak adanya penonton serta pihak sponsorship yang tidak maksimal mendukung, Ia menegaskan bahwa menjadikan event itu berhasil harus mampu melihat situasi dan Ia menyebutkan juga bahwa siaran ulang televisi yang ada juga tidak memerlukan penonton di lapangan secara langsung.

"Walaupun saat ini (pandemi covid-19) masalah, tapi kita tidak boleh membuat pertandingan ini tidak jadi, walau tidak maksimal tentu itu masih wajar. Prestasi yang saya harapkan dan antusias dari askab-askab menjadi tuan rumah membuat para atlit bangga, hampir 2 tahun tidak melaksanakan pertandingan, semangatnya tidak perlu kita ragukan lagi, "Pungkas Swandi yang tetap menekankan pada ketaatan atlit pada protokol kesehatan yang ada. (Ray)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post