-->

Search News

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



BPOM Bali Suarningsih himbau donatur CeKLIK produk bantuan

 

Dra. Ni G. A. N. Suarningsih, Apt., M.H.

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Masa Pandemi Covid-19 banyak membuat masyarakat khususnya pulau dewata (Bali) mengalami kondisi yang sulit untuk memenuhi kebutuhan pangannya sehari-hari. Dari kondisi ini banyak dermawan yang membantu memberikan sumbangan sembako dan bahan pangan lainnya secara pribadi yang ditujukan secara kelompok atau individu masyarakat.




Bahan pangan yang layak dibagikan juga menjadi kendala tersendiri untuk dibagikan, seperti biskuit, susu kemasan cair atau makanan kering lainnya. Kadang donatur tidak mengetahui atau tidak menyimak makanan yang biasanya diobral (jual) murah, yang turut disumbangkan kepada masyarakat, walaupun donatur berniat baik.

Ditemui diruang kerjanya, Dra. Ni G. A. N. Suarningsih, Apt., M.H., selaku Kepala Balai Besar POM di Denpasar menerangkan bahwa kedaluwarsa (expired) adalah tanggal, bulan, tahun suatu produk yang dijamin mutu dan keamanan untuk dikonsumsi oleh pelaku usaha atau produsen, yang juga terjaga dalam penyimpanan yang memenuhi persyaratan sesuai yang tercantum pada label.

"Konsumen harus hati-hati dalam membeli produk, ingat CeKLIK yakni cek kemasan, cek labelnya, Cek Izin edarnya, cek Kedaluwarsanya, "jelas ibu yang pernah menjadi Kasubsie. Pemeriksaan Narkoba (25 Juni 1996) ini.

CeKLIK sendiri adalah sebuah prosedur yang dapat dilakukan ketika membeli produk obat untuk memastikan bahwa obat atau suplemen sudah terdaftar dan memiliki izin edar.

Langkah-langkahnya yaitu:

Cek: Mengecek 

K: Kemasan

Cek kemasan apakah dalam kondisi yang baik, atau tidak. Pastikan juga tidak berlubang, sobek, karatan, hingga tidak lembek karena lembap.

L: Label

Cek label, bacalah informasi produk yang tercantum dalam label dengan cermat.

Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa produk mencantumkan beberapa informasi seperti: Nama produk, daftar komposisi, kategori obat, kegunaan dari obat, kontraindikasi serta interaksi obat, dosis dan aturan pakai, ataupun informasi lainnya.

I: Izin Edar

Selanjutnya, kamu juga perlu mengecek izin edar, pastikan produk memiliki izin edar, misalnya saja ditujukkan dengan nomor registrasi. Apabila produk tidak memiliki izin edar, produk tersebut harus diwaspadai.

K: Kedaluwarsa

Cek kedaluwarsa, pastikan produk tidak melebihi masa kedaluwarsa ketika kamu membelinya. Sebab, produk yang sudah kedaluwarsa tidak akan bekerja dengan efektif atau bahkan dapat membahayakan kesehatan. (Klik untuk link, Sumber gooddoctor.co.id) 

Ditanya soal sumbangan yang layak untuk diberikan menurut Kepala Balai Besar POM di Denpasar, " sebaiknya kedaluwarsa suatu produk yang disumbangkan harusnya jauh dari waktu kedaluwarsa karena belum tentu langsung dikonsumsi. Bila waktu expired dekat hati-hatilah mengkonsumsinya karena dikhawatirkan akan ada penurunan mutu dari produk yang akan dikonsumsi, "nasehatnya agar menghindari keracunan makanan.

Ia menekankan kepada para donatur agar memperhatikan kedaluwarsa produk yang akan disumbangkan kepada masyarakat luas, "ya jaraknya setahunlah jangan terlalu dekat dengan waktu kedaluwarsa. Tetapi sebelum kadaluwarsa masih layak untuk dikonsumsi sepanjang penyimpanannya bagus, kondisi kemasannya bagus, produk juga masih sesuai dengan saat dia diproduksi, "ujarnya menekankan bahwa produk masih layak makan sebelum masa kedaluwarsa.

Ibu yang berpengalaman sebagai Kepala Balai POM di Mataram (1 Juni 2017) dan Kepala Balai Besar POM di Denpasar (26 Februari 2020) ini menganjurkan untuk memilih produk obat dan makanan yang terdaftar di BPOM.

"Mengapa? Karena produk tersebut sudah melewati evaluasi mutu dan keamanan yang boleh diedarkan di masyarakat. Pelaku usaha yang produknya layak konsumsi hanya 7 hari tidak wajib mencantumkan waktu kedaluwarsanya tetapi cantumkanlah tanggal produksinya agar konsumen tahu, "pungkas Ibu yang akan Purna tugas ini. (Ray)

3 Puri peringati puputan Badung, bagi sembako dan Royal Dinner dengan ekspatriat

Kegiatan bagi sembako di Puri Agung Tabanan


GATRADEWATA NEWS | TABANAN | Kondisi masyarakat Tabanan banyak yang mengatakan tidak terlalu terimbas dari Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung ini. Tetapi mungkin itu hanya karangan isapan jempol saja, banyak masyarakat Tabanan yang bekerja di sektor pariwisata yang merasakan sulitnya pekerjaan dan lain sebagainya.




Pada rangkaian acara memperingati puputan Badung kali ini, I Gusti Ngurah Gde Nugraha selaku Ketua Persemetonan Puri dangin Tabanan menceritakan pada tahun 1906 terjadi peristiwa sakral tentang kesetiaan pada ucapan (satya wacana), " kebetulan batara titiang dan batara Ida Cokorda I Gusti Ngurah Rai Perang (asal puri dangin Tabanan) Raja ke XXI (21) ikut dalam rangka Puputan Badung. Kemudian mengakhiri hayatnya dengan bunuh diri dan diikuti oleh anak kesayangan beliau di Puri Denpasar pada tahun 1906, "ungkapnya.

Acara seperti ini sudah menjadi kegiatan tahunan dan ini sudah menjadi kesepakatan dengan Puri Dangin Tabanan, Puri Agung dan Puri Denpasar. Ia juga menjelaskan setiap 5 tahun kegiatan peringatan ini kita adakan acara yang lebih besar, ada ceremonial dan lainnya. "Kebetulan tiang (saya - Basa Bali) menjadi ketua Badan Promosi Pariwisata Tabanan mengajak kaum ekspatriat yang ada di Tabanan untuk mengenal lebih jauh tentang history tentang kerajaan Tabanan, " ucapnya, Selasa (28/09/2021), yang harapannya dapat membangun Pariwisata Holistic Heritage.




Begitu juga hal yang sama dikatakan oleh Ida Cokorde Anglurah, bahwa 28 September ini menceritakan tentang persaudaraan yang melibatkan Puri Denpasar, Puri Dangin Tabanan, dan Puri Agung Tabanan. "Puri pada jaman saat ini masih terkait dengan Subak, Adat istiadat, dan pemerintahan, kebudayaan. Ikatan Kami masih terjalin seperti itu di masyarakat, sebagai simbol upacara misalnya, "ungkapnya.

Acara selanjutnya setelah membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,  mereka bersama ekspatriat diundang mengadakan Royal Dinner atau makan bersama.





Disaat itu Bo H. Holmgreen selaku Donatur Food Distribution (penyumbang sembako) hadir dalam acara Royal Dinner yang diadakan di Puri Dangin Tabanan, dan Wayne Thompson yang merupakan sosok ekspatriat pengagum Bali yang telah banyak menyumbang dan baru saja membuat acara lomba entrepreneur muda berbakat di jimbaran hub ditemani oleh sekretaris Badan Promosi Pariwisata Tabanan, Anggela Intanisari. (Ray)

...........

Sejarah Hancurnya Puri Singasana Tabanan Tahun 1906, tidak terlepas dari peran serta Raja Tabanan Ratu Singasana Tabanan ke 21, I Gusti Ngurah Rai Perang (asal Puri Dangin Tabanan), yang memiliki gelar Raja Ida Cokorde Ngurah Agung Tabanan XXI. Kuatnya keinginan Raja untuk datang ke Negara Badung saat Puri Denpasar melakukan Puputan melawan Penjajah Belanda, atas dasar ini juga Belanda menangkap serta melucuti semua senjata Raja dan pada akhirnya Raja Tabanan melakukan satya dengan menusuk diri kerena tidak sudi mati ditangan penjajah. Peristiwa ini juga menandai hancurnya Puri Singasana Tabanan yang berlokasi di Gedung I Ketut Maria sekarang dan hancurnya Puri Dangin Tabanan.




Sumber : Turah Agung Mahyudhi Channel

Audensi Rektor Universitas Udayana dengan Gubernur Bali

 


GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Rektor universitas Udayana Prof.Dr.Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.IPU. Didampingi WR I Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P.,WR III Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T.,Ph.D.,IPU. dan IV Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes dalam rangka Dies Natalis Universitas Udayana ke-59 melakukan audiensi dengan gubernur Bali, I Wayan Koster. Selasa (28/09/2021), di rumah dinas gubernur Bali.

Kegiatan audiensi bertujuan untuk menyampaikan undangan kepada gubernur untuk berkenan hadir dalam peringatan Dies Natalis yang dilaksanakan tanggl 29 September 2021. Dipaparkan pula rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dan acara puncak serta kekeluargaan.

Dalam paparannya rektor Unud menyampaikan bahwa acara puncak akan diisi kegiatan rapat terbuka senat universitas berupa laporan rektor, orasi ilmiah dan penganugerahan udayana award kepada 2 orang internal Unud yang berjasa dalam memajukan universitas udayana.

Acara puncak akan diisi pula dengan orasi ilmiah yang akan dibawakan oleh Menkopolhukam, Prof Mahfud MD. Ia juga akan menyampaikan rencana kerja dan program prioritas yang akan dilaksanakan selama masa tugas. Diperkenalkan pula ketua dies natalis univ udayana yaitu Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, M.Sc, Sp.S(K).

Ditempat yang sama gubernur yang didampingi oleh kadis kominfo provinsi Bali menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan. Ia juga mengucapkan selamat Dies Natalis ke-59 dan selamat atas terpilihnya bapak rektor beserta jajarannya.

Gubernur juga menambahkan, " universitas udayana perannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sumber daya unggul banyak terdapat di Universitas Udayana. Program-program kerja pemprof Bali tidak lepas dari peran aktif SDM yang dimiliki oleh Univ udayana, "ungkapnya.

Unud juga diharapkan dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dapat menciptakan hasil yang berguna bagi masyarakat khususnya masyarakat bali dan juga melibatkan peran aktif masyarakat dalam kegiatan pengabdian. 



Sinergisitas ini sangat dibutuhkan untuk mengoptimalisasikan kegiatan sehingga kesejahteraan masyarakat Bali khususnya dapat ditingkatkan. (Tim)

Bali Waste Cycle bantu edukasi masyarakat Tabanan untuk pilah sampah mandiri

 

I Gede Urip Gunawan, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Tabanan

GATRADEWATA NEWS | TABANAN | Masalah sampah di Kabupaten Tabanan harus mendapat prioritas utama, itu diungkap oleh I Gede Urip Gunawan dalam acara sosialisasi terpadu Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Tabanan, di lantai 3 ruang rapat kantor Bupati Tabanan, Selasa (28/09/2021).




Ia juga menambahkan dalam sosialisasinya kepada seluruh perbekel desa yang hadir dalam acara tersebut, bahwa anggaran mengenai TPS3R ini sudah dikonsepkan oleh Bupati Tabanan kepada Gubernur Bali. "Bukan hanya kepada desa adat, perbekel tetapi ada anggaran khusus juga dari Provinsi (Bali) nantinya, karena anggaran terbatas tahun depan kita menunggu keputusan dari bapak Bupati (Tabanan) apakah APBdes bisa digunakan untuk itu, "jelas Gede Urip yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat Tabanan ini.

Untuk dana anggaran BUMDES bagi desa yang belum digunakan diharapkan untuk dikembalikan kepada Kabupaten, "Bila ada yang belum menggunakan dana tersebut (Bumdes) harap dikembalikan kepada Kabupaten (Tabanan), "tegasnya dengan mengharapkan nantinya desa mampu mempekerjakan 3 orang dengan gaji lebih besar atau 6 orang untuk mengurus TPS3R nantinya.



Putu Ivan Yunatana selaku pemimpin dari Bali Waste Cycle (BWC) yang hadir dalam sosialisasi itu juga mengatakan, bahwa bila sudah terbangun TPS3R dan tidak diurus dengan baik akan menyebabkan mubasirnya tempat tersebut dan permasalahan sampah kedepannya tidak dapat terselesaikan dengan baik. "Kami hadir untuk ikut menyelesaikan dan memberikan solusi bagi desa untuk menyelesaikan masalah sampahnya. Bila terbangun dan tidak dikelola dengan baik nanti hanya akan jadi monumen saja bangunan itu, "ungkapnya.

Diusai acara sosialisasi itu, I Made Subagia selaku kepala dinas Lingkungan hidup kabupaten Tabanan menyatakan, bahwa kendala yang dihadapi Kabupaten Tabanan adalah mengubah sikap mental dari masyarakat itu sendiri. Itu dijelaskannya yang artinya masyarakat wajib memilah sampahnya menjadi 3 bagian yakni anorganik (plastik, dan lainnya) dan organik (sampah dapur, sisa makanan, dan lainnya), dan residu (pembalut wanita, pampers dan lainnya) secara mandiri.

"Ini harus disosialisasikan terus menerus kepada masyarakat, tetapi karena terbatasnya anggaran seperti keperluan alat berat, dan truk-truk sudah pada tua, ini mengakibatkan kurangnya kualitas pelayanan kepada masyarakat, "ungkapnya.

Untuk edukasi kepada masyarakat sebutnya, anggarannya belum ada dalam penanganan sampah mandiri kepada masyarakat. "Kita tetap akan menggunakan sistem offline, dan webinar, serta turun ke masyarakat pada kesempatannya untuk mengedukasi masyarakat tentang hal ini, "tutupnya. (Ray)






Sibang Kaja berubah indah dengan tangan dingin Perbekel Rai Sudani

 

Sibang kaja punya kebun indah 

GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Percepatan dalam menyelesaikan masalah sampah di wilayah Desa Sibang Kaja atas intruksi Bupati Badung, ditanggapi serius oleh Ni Nyoman Rai Sudani selaku Perbekel Sibang Kaja. Upaya akan masalah sampah plastik disamping mendapatkan pendapatan tambahan buat masyarakat Desa Sibang Kaja, ia juga mengupayakan untuk mengelolanya di desa untuk menghasilkan solar dan bensin.




"Bank sampah di desa Sibang kaja sudah berjalan, cuma karena kondisi PPKM sempat jeda, tapi sekarang kita akan bangkitkan lagi di tiap-tiap banjar akan kita ambil untuk solusi awalnya, "jelas Rai Sudani sapanya ramah.

Pesannya juga pemilahan sampah di masing-masing rumah tangga sudah diedukasikan kepada masyarakat Sibang Kaja. Mana yang bernilai ekonomis seperti sampah plastik dan pemilahan sampah organik (sampah dapur) dimasing-masing rumah tangga. 

Sambangi workshop mesin perubah sampah plastik menjadi solar

"Kendalanya adalah tidak ada lahan negara di wilayah desa Sibang Kaja dan hanya wilayah sini tidak memiliki pasar tradisional. Tentang sampah memang belum menjawab secara maksimal juga permasalahan sampah walau sudah 1 sampai 2 truk per minggu diangkut, kita masih cari penyelesaian untuk masalah sampah residu (pampers, pembalut wanita, dan sejenisnya), mungkin nanti dibutuhkan mesin khusus yang besar, "ungkapnya.

Kerjasama dengan get plastik (sampah ke solar) dan green school tetap akan dilanjutkan kembali. Mereka dikatakannya memberikan les gratis yang dibayar dengan sampah plastik. Dari itu diharapkan ada niat anak-anak untuk mendapatkan dan mengumpulkan sampah plastik.

Mesin olah sampah plastik

Pada hari yang sama perbekel ini mengajak awak media melihat perkembangan desa yang dipimpinnya sambil menunjukan tempat workshop dari mesin pembuat solar dari sampah plastik. 

Berlanjut makan siang masih di wilayah Sibang Kaja, melihat taman bermain dan kebun yang dibangun oleh warga Sibang Kaja. "Ini masih ditata lagi, nanti kita upayakan tukang parkir dan pekerjanya mengambil potensi orang-orang sekitar Desa Sibang Kaja saja, " tutup Perbekel yang mirip dengan Ni Putu Putri Suastini (Ibu Koster) ini. (Ray)

Kantha Adnyana, Bukan hanya menjadi Hindu saja, secara sosial kemanusiaan juga harus!

Kantha Adnyana (baju kuning), ditemani Istri dan keluarga disabilitas penerima bantuan


GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Pandemi Covid-19 yang belum juga usai, membuat 1 keluarga yang tinggal di kost tengah kota Denpasar mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, apalagi kedua orang suami (Yosept Harris Dakosta), Istri (Ketut Ayu Srinadi) ini penyandang disabilitas.




Dalam keterbatasan hidupnya inilah yang awalnya bekerja di pariwisata tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya. "Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Kantha Adnyana dan ibu Ni Putu Suharningsih, atas bantuannya kepada kami, "ujar Srinadi polos, Minggu (26/09/2021), di rumah kost seputaran Denpasar.

Kamar kost yang diberikan cuma-cuma (gratis) oleh tuan rumah yang baik hati ini, membuat dirinya dapat sedikit bernafas lega. Pertemuan dirinya dengan Kantha Adnyana ini lantaran keinginannya berpindah agama seperti agamanya semula.




"Ya saya dibantu pak Kantha untuk upacara Sudi widaninya, saya dan suami ingin memeluk agama Hindu kembali. Karena saya ingin memahami ajaran leluhur lebih dalam, "ungkapnya penuh rasa syukur, yang mendapat anggukan setuju dari suami yosept Harris Dakosta asal Timor leste ini.

Begitu juga penuturan yang diungkapkan oleh Kantha Adnyana kepada awak media gatra dewata, "awalnya saya kenal mereka di yayasan (Yayasan Jaringan Hindu Nusantara), mereka ingin melakukan upacara sudi widani 1 tahun lalu. Baru kemarin lalu saya dapat inbox dari mereka untuk mohon bantuan sembako, "jelas Kantha Adnyana yang terlihat selalu gigih berjuang membela Hindu ini.

Ditemani sang Istri Ni Putu Suharningsih merancang datang kesini untuk memberikan sedikit bantuan agar mereka sekeluarga setidaknya dapat sedikit bernafas lega. "Saya tidak akan sampai disini, saya akan gerakan teman-teman juga untuk membantu mereka, "terang Kantha Adnyana yang yayasannya telah melakukan bantuan upacara Sudi Widani, lebih dari 400 orang.

Kepeduliannya terhadap Hindu memang tidak diragukan, selain hal itu beliau juga pernah menyelesaikan permasalahan di wilayah gunung kelud, dimana upacara yang akan dilaksanakan akan menelan biaya 95 juta rupiah, ia bantu jelaskan dan sederhanakan dan diselesaikan dengan angka 1 juta rupiah.

"Ya kita tidak bisa pungkiri, kalo Hindu itu mahal dalam upacaranya, akan banyak yang meninggalkan agama ini. Jadi permasalahannya adalah rasa ikhlas itu sendiri dalam mempersembahkan yadnya. Tri Hita Karana, bila hubungan sama Tuhan itu baik, sama alam baik tetapi sama manusia saling ribut karena sarana upacaranya, saya rasa itu juga tidak baik, "tutupnya. (Ray)

Happiness Jungle tempat Kemping cantik dengan aliran sungai jernih

 

Suasana asri dan sejuk di kemping Happiness Jungle

GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Tak disangka di Banjar Petang, Desa Petang ada tempat kemping (kemah) yang aduhai indahnya. Suasana hutan yang pepohonannya rindang dengan suara burung yang berkicau merdu, diiringi dengan suara aliran sungai dan air terjun yang masih asri dari sumber mata air yang tidak jauh dari lokasi.




Ditemui awak media gatra dewata group, Anak Agung Ngurah Putra Ariawan selaku pengelola tempat kemping yang asri itu, menuturkan bahwa tempat ini masih dalam proses pengerjaan. Luas arealnya yang disebutkannya mencapai 2,5 hektar ini dapat menampung 65 sampai 75 orang, bila sudah tidak ada pandemi misal untuk event bisa lebih daripada itu.

"Suasana sejuk yang tidak terlalu dingin membuat nyaman untuk berkemah disini, sambil buat api unggun, "ungkapnya.




Trekking yang tidak terlupakan


Pengalaman makan siang di aliran sungai yang jernih


Suasana malam hari dengan api unggun

Lokasi perkemahan yang dinamakan Happiness Jungle ini memang diperuntukan untuk tamu domestik, komunitas lokal, dan mungkin kedepannya untuk tamu asing yang mencari eksperience (pengalaman) yang unik berkemah di Happiness Jungle, sambil melepas lelah dengan memanggang sesuatu di dekat sungai yang jernih.

"Karena Pandemi Covid-19, kami melirik tempat yang tadinya hutan menjadi tempat seperti sekarang ini, masih penataan. Karena menggunakan uang pribadi bukan investor jadi kami menata ini secara bertahap, "jelasnya, Minggu (26/09/2021), di desa Petang, Kecamatan Petang, Badung, Bali.

Ada 5 obyek yang akan tersedia di Happiness Jungle ini, pertama kemping, trekking, air terjun, sungai view, "ada sungai yang juga kita siapkan untuk makan-makan, rafting medium (trip sedang), ada juga goa peninggalan lama yang unik sepanjang 20 sampai 25 meter, "jelasnya.

Untuk hiking / trekking ia sebutkan ada 2 rute, yaitu ada yang 3 km untuk rute pendek dan rute panjang mengelilingi tempat ini 5 sampai 6 km sambil menikmati suasana sungai yang bersih dan jernih. 

"Untuk kuliner, semoga tidak ada halangan, kita sediakan makanan yang unik khas daerah sini, jadi menjaga kuliner khas desa sini juga. Dan pekerjanya saya ingin sih dari wilayah desa sini aja, melibatkan bendesa adat, "pungkas Ngurah Putra yang juga menjelaskan akan membuka tempat ini pas hari raya Galungan September mendatang. (Ray)

.......




Rektor Unud Gde Antara ubah paradigma pelit informasi, tantang BEM ikut bersuara

 

kegiatan media gathering dalam rangka Dies Natalis ke-59 Unud, Sabtu malam, di La Prissa Kitchen, Sanur.

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Kampus Universitas Udayana (Unud) yang sejak dulu minim informasi keluar, sekarang akan membentuk interaksi keluar zona nyamannya melalui program kumpul bareng bersama pimpinan media se-Bali, yang akan diadakan 2 atau 3 kali sebulan, kedepannya.



Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU., selaku Rektor Unud dalam sambutannya berjanji akan hapus dosa lama yang selama ini ada tentang kampus terbaik, tertua, terbesar di Bali ini. Dosa yang dimaksud oleh rektor adalah pelit informasi kepada awak media selama ini, dan kalaupun diladeni oleh pihak kampus maka jawaban yang didapat pasti akan lama.

"Kita akan ubah paradigmanya, di era kepemimpinan saya hal itu tak akan ada lagi. Baik dan buruk tentang Unud akan saya ladeni, silahkan kawan-kawan media bila akan mengonfirmasikan kepada kita, kita siap, " tekannya yang disambut riuh tepuk tangan para awak media yang hadir saat kegiatan media gathering dalam rangka Dies Natalis ke-59 Unud, Sabtu (25/09/2021) malam, di La Prissa Kitchen, Sanur Kauh, Denpasar Selatan.

Dalam acara tersebut Ia juga memperkenalkan sosok yang menjadi juri bicara (Jubir), yakni Putu Ayu Asty Senja Pratiwi, Ph.D. (Senja Pratiwi), yang nantinya bila awak media akan mengonfirmasikan sesuatu yang berkaitan tentang Unud. Ini akan menjadi era keterbukaan dan era baru bagi sebuah tempat terbaik untuk mendiskusikan apapun.

"Kita juga akan berdayakan kampus Unud nantinya dengan membangun 6000 kamar asrama bagi mahasiswa. Ke depan kita tidak akan mengutak-atik UKT (Uang Kuliah Tunggal, dulu SPP, red), " jelasnya yang nantinya akan dibangun 20 tower yang rencana lokasi lahan di sebelah timur Gedung Rusunawa, yang total lahan keseluruhan 157 hektar.

Yang saat itu juga didampingi oleh Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP (Wakil Rektor Bidang Akademik), Prof. Dr. I Gusti Bagus Wiksuana, SE.,MS (Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan), Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,Ph.D.,IPU (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan), Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi), dan Kepala Biro, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unud, Ketua Media Unud beserta staf, jajaran Humas Unud, serta Ketua Panitia Dies Natalis Unud ke-59.

Pembangunan yang akan berlangsung dan rampung diperkirakan bulan Agustus 2022 (mahasiswa baru akan kuliah 1 september 2022) yang didanai melalui kerja sama pemberdayaan aset ini, tidak akan mengambil dana sepeserpun dari kampus. Tetapi nantinya akan menguntungkan secara ekonomi bagi kedua belah pihak.


Klik foto untuk zoom

Ia juga berjanji akan menyediakan tempat juga sebagai tempat media center (pusat informasi) untuk para wartawan seperti yang telah dilakukan Polri dan TNI. "Ya BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) juga bisa bersuara di sana nantinya, saya tantang mereka untuk bersuara, "tutupnya. (Ray)

Karya pemenang ungkapkan Sikap saling tolong-menolong, pada lomba fotografi HUT Partai Demokrat

 

Selamat pada para pemenang, ungkap I Made Mudarta

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Gerakan Partai Demokrat pada ulang tahunnya yang ke-20, memperlihatkan bahwa kader dan simpatisan Partai Demokrat mampu menghasilkan karya-karya terutama fotografi yang sangat bagus dan menawan. Salah satu pemenang pertama, lomba fotografi kategori umum, Ni Ketut Ria Shawitriani, yang mengusung tema bersama kita kuat, bersatu kita bangkit.


Karya juara pertama, pulang membawa sembako dari Partai Demokrat, karya Ria Shawitriani.

Foto yang terlihat disana, Ibu beserta anaknya sedang berjalan pulang membawa sembako melintas hijaunya sawah yang membentang luas. "Momen ini saya ambil pada saat Partai Demokrat membantu masyarakat dengan pembagian sembako, ini artinya bagi saya menopang bersama-sama kita saling tolong menolong untuk bangkit kembali ditengah pandemi Covid-19, "ungkap Ria Shawitriani yang baru saja lulus di ITB STIKOM Bali ini.




Lain dari karya I Nyoman Surya Arimbawa yang mendapat peringkat ke-2, menggambarkan sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dirinya ingin sosok ini menjadi sinar penerang, terutama kaum muda milineal. Yang Ia ungkapkan dalam karyanya bahwa AHY adalah MATAHARI Partai Demokrat. "Sebagai MATAHARI Partai Demokrat, AHY memancarkan sinar & energi tak terbatas kepada semua bintang-bintang segitiga (pengurus & kader) yang berotasi disekelilingnya.

Sebagai MATAHARI Partai Demokrat, AHY memiliki gaya gravitasi atau gaya magnet yang kuat untuk menarik kaum melineal (pemilih pemula) untuk bergabung dengan Partai Demokrat, "ungkap Arimbawa asal Sesetan, Denpasar ini, Sabtu (25/09/2021).




Ia menambahkan bahwa AHY adalah simbol melineal Indonesia yang sangat menentukan dalam pemilu 2024 karena jumlahnya lebih dari 50% pemilih Indonesia. "Fokus saya pada awalnya hanya Bali saja, ya terima kasih buat Partai Demokrat untuk apresiasinya, "ungkapnya yang pekerjaan kesehariannya sebagai design grafis ini.

Begitu juga I Made Mudarta selaku ketua DPD Partai Demokrat Bali, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap karya-karya yang indah di kirimkan "Selamat buat para pemenang, "ujarnya singkat. (Ray)

Swandi, Pertandingan Liga 3 tetap berjalan saat pandemi, bila tak maksimal itu wajar

 

I Ketut Swandi, Ketua KONI Bali

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Ditemui di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, I Ketut Swandi menjelaskan bahwa pertandingan sepak bola Liga 3 yang ditunggu-tunggu masyarakat Bali, rencananya akan diadakan tanggal 14 oktober 2021 sampai bulan Desember. 




Ia juga menjelaskan bahwa ini adalah intruksi Presiden Republik Indonesia untuk kegiatan keolahragaan, "dimasing-masing Provinsi akan diadakan Liga 3, Suratin Cup, Sepak bola pasir, sepak bola wanita, yang jelas disini PSSI Bali akan menggelar Liga 3 dan Suratin Cup, "ungkapnya, Kamis (23/09/2021), di ruang kerjanya.

Kegiatan tersebut akan diadakan di 3 lokasi, Kabupaten Jembrana, Tabanan dan Gianyar. Persiapan itu sudah digelar dengan membuat panitia dan tim perangkat pertandingan, tim pengawas, "pada prinsipnya PSSI sudah siap, dari sisi pendanaan sudah dilaksanakan secara gotong royong, ada dari PSSI pusat, kontribusi dari orang tua atlit, bagaimana bisa menunjang kegiatan ini, " sebut Swandi yang sosok yang mencintai olah raga ini.

Dalam penuturannya bahwa Ia menekankan bahwa dari jumlah club sepak bola yang ada, pembinaan dalam sekolah, pembibitan calon atlit dari club - club dari cabang olahraga (cabor), bahkan dari KONI memiliki potensi yang cukup besar, dari jumlah atlitnya, kualitas, fisik, teknik sudah memadai dan tidak kalah dibanding Provinsi lainnya.

"Aset-aset potensial yang kita miliki, dari segi bentuk, teknis dari atlit tersebut, kita sudah punya aset yang berharga, bagaimana kita dapat mengemasnya saja untuk menjadikan atlit tersebut berprestasi ditingkat Bali bahkan tingkat Nasional, "tekannya.

Ditanya soal kondisi Pandemi saat ini, yang tidak adanya penonton serta pihak sponsorship yang tidak maksimal mendukung, Ia menegaskan bahwa menjadikan event itu berhasil harus mampu melihat situasi dan Ia menyebutkan juga bahwa siaran ulang televisi yang ada juga tidak memerlukan penonton di lapangan secara langsung.

"Walaupun saat ini (pandemi covid-19) masalah, tapi kita tidak boleh membuat pertandingan ini tidak jadi, walau tidak maksimal tentu itu masih wajar. Prestasi yang saya harapkan dan antusias dari askab-askab menjadi tuan rumah membuat para atlit bangga, hampir 2 tahun tidak melaksanakan pertandingan, semangatnya tidak perlu kita ragukan lagi, "Pungkas Swandi yang tetap menekankan pada ketaatan atlit pada protokol kesehatan yang ada. (Ray)

Ramia Berpulang, IMO-Indonesia Berduka

 


GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Kaget dan tidak percaya atas berita berpulangnya seorang sahabat yang tiada lain salah satu Anggota Dewan Penasehat DPW IMO-Indonesia Provinsi Bali, Dr. (C) I Made Ramia Adnyana, SE.,MM.,CHA, pada Kamis, 23 September 2021. Ramia Adnyana lahir 2 Mei 1972 dan tutup usia karena serangan jantung.

Ucapan duka cita yang mendalam dari anggota DPW IMO-Indonesia Provinsi Bali disuarakan Ketua DPW IMO Bali Tri Vivi Suryani pada Kamis (23/9/2021) sore.



"Kami atas nama keluarga besar DPW IMO-Indonesia Provinsi Bali mengucapkan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak I Made Ramia Adnyana yang merupakan salah satu anggota penasehat IMO Bali, juga wakil ketua bidang pengembangan pariwisata DPD PDIP Provinsi Bali dan mantan Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) periode 2016-2020," ungkapnya.

Menurut Vivi, sapaan akrabnya, almarhum I Made Ramia disela-sela kesibukannya selaku praktisi pariwisata Bali selalu berusaha menyempatkan diri untuk berpartisipasi dan mengikuti perkembangan organisasi. 

Di sela-sela kesibukannya yang sangat padat di dunia pariwisata, namun menurutnya, almarhum selalu berusaha untuk berpartisipasi. Selain memiliki pemikiran untuk membangun dunia pers yang lebih maju terutama IMO-Indonesia, menurut Vivi almarhum juga berkeinginan untuk mensinergikan pers dengan bidang kegiatan kepariwisataan.

"Karena menurut beliau, pariwisata akan terus berkembang apabila bisa terus bersinergi dengan media. Apalagi saat ini, setelah pariwisata Bali terpuruk akibat pandemi Covid-19, maka menyongsong kebangkitan Pariwisata Bali tentu tidak bisa lepas dari adanya publikasi lewat media," papar Vivi menirukan obrolan bersama almarhum.

"Namun Tuhan berkehendak lain. Dan Tuhan memiliki rencana-Nya sendiri. Sebab sebelum semua itu terwujud almarhum dipanggil menghadap ke hadirat-Nya. Selamat jalan sahabat. Astungkara dimudahkan jalannya ke Alam Nirwana. Amor ring Acintya," terang Vivi, berkaca-kaca menahan kesedihannya. (Tim)

Anjaaay! Belum Sebulan Dibuka, L'Osteria Canggu Diserbu 'Food-Hunter'

 


GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Keterbatasan jangkauan perjalanan selama pandemi telah membuahkan ide - ide kreatif. Tak terkecuali di sektor makanan, yang diwakili L'Osteria Canggu. Resto ini hadir sebagai obat rindu bagi pecinta makanan khas Italia, tanpa perlu repot untuk terbang ke Italia sana. 



Resto yang berlokasi di pojokan lapangan Berawa ini didesain menyerupai rumah tua khas Italia. Mulai dari tata letak interior hingga detil temboknya, plek, persis seperti desain negeri Pizza tersebut. Konsultan kawakan bidang Food & Beverage, Heru Dwi Susilo, yang menangani opening warung ini membeberkan konsep tersebut. "Betul, kami buat L'Osteria Canggu seotentik mungkin. Seluruh detil di resto ini dibuat mendekati gerai makanan di Italia. Karena memang kami ingin memberikan nuansa Italia kepada customer, tanpa perlu ke Italia," ungkap Heru, sapaan akrabnya. 



Menu yang ditawarkanpun cukup beragam. Tidak kurang dari selusin pilihan Pasta dan Spaghetti; setengah lusin pilihan makanan pembuka termasuk gorengan; gak banyak pilihan makanan utama (main course), namun ada seabrek pilihan lauk (condiments), dan, ada belasan pilihan Pizza. 

Owner L'Osteria Canggu, Indah, tidak main - main di bisnis kuliner ini. Guna menjaga kualitas makanan tetap original, ia mempercayakan Chef Driss untuk mengawal di sektor dapur. Ia sudah berkecimpung di dunia Italian food selama dua dekade, sebelum akhirnya merapat di L'Osteria Canggu. Jadi, seluruh pilihan menu disini merupakan hasil karya beliau. 

Konsep brilliant yang dipadukan dengan rasa yang khas, membuat L'Osteria Canggu sangat percaya diri bersanding dengan belasan gerai makanan disekitarnya. Buktinya, sejak dibuka, Kamis 9/9/2021, resto bernuansa adem ini  terbilang sangat produktif. "Gila, sejak dibuka rame terus," tambah Heru seolah tidak percaya. 

Bukan tidak mungkin, dengan tingginya demand, maka pelanggan harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Ini bisa menjadi indikasi bahwa L'Osteria Canggu akan menjadi tren kuliner di masa depan.[SWN]

Thorium (Th) dapat penuhi kebutuhan listrik Indonesia 60.000MW

 

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Thorium

GATRADEWATA NEWS | BANGKA BELITUNG | Thorium merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Th dan nomor atom 90. Dengan warna keperakan dan bernoda hitam saat terkena udara, membentuk torium dioksida; logam ini cukup keras, mudah dibentuk, dan memiliki titik lebur yang tinggi. (wikipedia).

Pada tahun 2025 mendatang kebutuhan listrik Indonesia mencapai 60.000 megawatt (MW), pemerintah melalui kementerian riset dan teknologi sempat mewacanakan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah, Bangka Belitung, atau di Kalimantan, walau wacana ini sudah bergulir dari tahun 1970-an.

Saat ini Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sedang membangun reaktor nuklir terbaru. Indonesia akan menggunakan bahan bakar Thorium atau yang disebut nuklir hijau. Reaktor ini berdasarkan Program Reaktor Daya Eksperimental (RDE) itu berkapasitas 30 MW, yang akan dikombinasi antara uranium juga thorium. Itu semua karena cadangan thorium Indonesia lebih banyak daripada uranium, sekitar 70.000 ton, atau 4 kali lebih banyak dari cadangan uranium. Walau perlu dipahami seperti ungkapan dari Batan bahwa belum ada satu negara pun yang berhasil mengembangkan thorium secara komersil.

Demikian pula negara Timur Tengah, Uni Emirat Arab yang membangun 4 PLTN yang akan mensubtitusi (mengganti) bahan bakar minyaknya. Begitu juga negara tetangga yaitu Malaysia juga sudah berkomitmen akan membangun reaktor nuklir di Serawak dalam waktu dekat.

Akankah Indonesia menjadi pelopor bersamaan dengan Negara Tiongkok dan Amerika Serikat dalam menggunakan thorium untuk pembangkit listriknya. Bukan bagaimana, karena bila menggunakan thorium Indonesia dapat menekan tarif biaya listrik sampai 30% yang tidak akan berubah harganya selama reaktor itu hidup.

Ir Heddy Krishyana MSc selaku Manager Thorcon Power indonesia, usai menggelar diseminasi kajian akademik dengan tema Nuklir Sebagai Solusi Energi Ramah Lingkungan. Disana dirinya menjelaskan bahwa thorium adalah energi terbarukan dimasa datang. Sedangkan investasi Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) ini menurut Direktur Oprasional PT Thorcon Power Indonesia, Bob S, " Membangun ini membutuhkan investasi sebesar 17 Triliun, yang pendanaannya berasal dari swasta yang berdasarkan dari dana konsorsium, "ungkapnya, Senin (20/9/2021), di Ruang Rapat Balai Besar Peradaban Universitas Bangka Belitung. (Ray)

Bersama Bali Waste Cycle Kecamatan Petang mampu selesaikan TPS3R

 

Rapat Sosialisasi penanganan TPS3R

GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Sampah merupakan masalah yang mulai mencuat di Kabupaten Badung yang selama ini mengandalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung. Apalagi data statistik mengatakan bahwa Indonesia menyumbang angka nomer 2 terbesar pembuang sampah ke laut. Ini merupakan hal yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia tidak terkecuali Bali, yang mengandalkan laut sebagai daerah pariwisata.




Bali melalui Bali Waste Cycle (BWC) yang bernaung dalam perusahaan CV. Bakti Bumi Berseri, mengambil peran dan hadir dengan orientasi pengelolahan sampah untuk Bali yang aman, bersih dan Indah. Konsep ini seperti konsep Bali Trihita Karana, dan terlibat secara utuh.

Kondisi ini membuat pemilik dari BWC yakni Putu Ivan Yunatana hadir dengan orientasi untuk segala kegiatan pengolahan sampah, baik dari hulu sampai hilir, "Dari sampah menjadi produk jadi yang bisa nanti didistribusikan kembali ke masyarakat. Kami mensupport bank sampah juga, selain yang organik tadi. Konsep kami Bali aman, bersih dan Indah, disini trihita karana terlihat utuh, "jelas Ivan.




Ia juga menambahkan bahwa dari kecamatan Petang ini ada 6 Desa yang sudah siap mendapatkan edukasi dan sistem pengelolaan sampah dari BWC. " Bahan sampah organik akan jadi pupuk kompos, kalo anorganiknya bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat karena dapat dijual secara langsung, kita siap untuk itu, "sebut Ivan.

Begitu juga dikatakan camat Petang kepada para hadirin yang hadir dari masing-masing Desa yang dihadiri langsung oleh perbekel atau yang mewakilinya, "Kita juga sering mendapat keluhan dari para petani kita atas sampah-sampah ini, disini kita harus bisa menyelesaikan masalah Tempat Pengolahan Sampah - Reduce Reuse Recycle (TPS3R) yang diwajibkan untuk diselesaikan oleh Bupati Badung, makanya kita mengundang BWC untuk membantu, "ujar I Wayan Darma selaku Camat Petang, Rabu (22/09/2021), di kantor Camat Petang, Badung.




I wayan suryantara, SH., ketua forum perbekel kecamatan petang menambahkan juga bahwa selain dari teknis penanganan sampah tersebut, harus juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat memilah sampahnya menjadi 2 jenis, anorganik dan organik. "Kita akan selalu menghimbau para perbekel untuk selalu mendorong masyarakat untuk paham bahwa sampah itu adalah masalah bersama dan bisa diselesaikan dirumah dengan cara memilah sampah agar mudah dibawa untuk diolah, " ungkapnya usai acara.




Karena kita memahami bahwa sampah terbesar berasal dari rumah tangga yaitu 48%, paradigma untuk menjaga lingkungan dari sampah menjadi berubah yang dari Tempat pembuangan sampah sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang artinya hanya memindah permasalahan semata. Tetapi kini dengan bersama BWC pengelolaan ini akan menjadi terselesaikan di desa dengan terapkan TPS3R, yang acara tersebut dihadiri oleh 7 perwakilan Desa (Canang sari, getasan, pangsan, petang, sulangai, plaga, belok sidan). (Ray)

Sosialisasi jasa angkutan limbah berbahaya, adanya keagenan akan efektif


Dalam pertemuan sosialisasi tersebut, dihadiri juga oleh 9 (sembilan) transporter.

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Sosialisasi tata cara administrasi dan evaluasi pelaksanaan penyeberangan angkutan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun), menghasilkan hal positif, sosialisasi itu dilangsungkan di Warung Dapur Alam, Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur 72 Kesiman, Denpasar, Jumat (17/9/2021).



Salah satu pihak transporter mengakui dalam acara tersebut, bahwa efisiensi harga dapat terjaga ini merupakan terobosan baru. Ini mengingat kebijakan terkait biaya kapal, justru menguntungkan pihak transporter limbah B3, termasuk limbah oli dan limbah medis, karena biaya yang dibebankan menjadi lebih efisien dan efektif.

Dengan ditunjuknya DRN (Damar Rahayu Nusantara) sebagai sebuah keagenan, yang berperan membantu dan memudahkan pelaksanaan penyeberangan. Hal tersebut, sesuai dengan regulasi Peraturan Menteri 103 tahun 2017 tentang pengaturan serta pengendalian kendaraan yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan, ini dapat membantu dalam efisiensi biaya kapal, seperti yang disampaikan Richard Yosal, selaku Koordinator 6 (enam) Transporter, diantaranya PT.Surabaya Jadi Jaya, PT. Peduli Lingkungan Lestari, PT Agung Jaya Semesta, PT. Sambenara Bandara Bali, PT. Bumi Bali Berkarya dan PT. Larashati Environmental.


"Sebelumnya, saya selaku koordinator 6 (enam) transporter limbah oli berjalan sendiri-sendiri. Tentu saja, harganya melambung tinggi diluar harga tiket. Adanya agen, kita jadi tenang, jika ada apa-apa, agen yang mengurusnya. Mulai isi striker, mengepak barangnya hingga surat-surat izinnya. Bukan kita lagi yang urus. Jadi kita bisa tenang sekarang. Selain itu, adanya keagenan, saya merasa terbantu, dalam mengkoordinasikan jadwal kapal dan pengurusan dokumen yang dibutuhkan, jauh lebih mudah, efisien dan efektif, karena, semuanya ditangani oleh agen. Itulah fungsinya keagenan," paparnya.

Terkait biaya kapal, Direktur operasional CV. Damar Rahayu Nusantara, Devin Syahrial menanggapinya dengan menetapkan harga standar plus ditanggung tiket, agar terjadi efisiensi biaya kapal. " untuk penyeberangan pada hari Sabtu dan Minggu, pihak Transporter mengirimkan kelengkapan administrasi untuk penyeberangan, pada hari Jumat, paling lambat pukul 13.00 WITA ke pihak keagenan. Sementara, penyeberangan pada tanggal merah, pihak Transporter mengirimkan kelengkapan administrasi untuk penyeberangan, pada hari sebelumnya (H-1), paling lambat pukul 13.00 WITA, "ungkapnya yang ini menjadi keputusan dan komitmen bersama, yang akan menyeberangkan muatan limbah B3 walaupun hanya 1 unit transporter.

I Putu Gede Widiana selaku Ketua Gapasdap (Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan), menerangkan bahwa penunjukan sebuah keagenan adalah sebagai fasilitator yang dapat membantu mengkoordinasikan jadwal kapal beserta pengurusan dokumen yang dibutuhkan.

"Walau cuma 1 harus diberangkatkan, karena limbah B3 tidak boleh berlama-lama berada di lokasi pelabuhan, harus segera diberangkatkan. Apalagi muatan limbah B3 yang berisikan limbah medis, karena berpotensi berbahaya pada pencemaran dan penularan lingkungan disekitarnya, "terangnya.

Disebutkan, sesuai amanat Undang-Undang, terutama Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 103 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan, dinyatakan, bahwa pengawasan pelaksanaan pengaturan dan pengendalian kendaraan, yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan dilakukan oleh Direktorat Jenderal, dalam hal ini, pihak BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat).

Terkait pelaksanaan penyeberangan, mengacu pada Undang-Undang No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan Peraturan Menteri no.103 tahun 2017, yang memuat pengaturan serta pengendalian kendaraan yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan. (Tim)

PS Gianyar siap menjadi tuan rumah Liga 3, Purwata sebut target juara

 

Ketua KONI Gianyar (Pande Made Purwata)

GATRADEWATA NEWS | GIANYAR | Liga 3 adalah event sepak bola yang ditunggu-tunggu khususnya masyarakat Bali. Pertandingan bergengsi yang rutin diadakan ini merupakan ajang yang ditunggu masyarakat sebagai bagian hiburan dan juga pemacu adrenalin bagi pemirsanya. Tetapi apa daya pandemi covid-19 masih melanda negeri kita, jadi banyak aturan yang akan berbeda dalam menyaksikan perhelatan ini.




Ditemui di kantor KONI Kabupaten Gianyar Pande Made Purwata mengatakan bahwa Persatuan Sepak Bola Gianyar (PS Gianyar) telah mempersiapkan diri sudah sejak 3 bulan yang lalu, " Persatuan Sepak Bola Gianyar masih dinaungi oleh KONI, dan mereka siap bertarung di Liga 3 nanti, " ungkapnya, Senin (20/09/2021), di ruang kerjanya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya berharap PS Gianyar sudah bisa maksimal bertanding di Liga 3 nantinya. PS Gianyar juga club yang dipromosikan karena pernah berada di divisi utama. "Dalam Liga ini menjadi kesempatan atau untuk mengangkat kembali nama besar persepakbolaan di kabupaten Gianyar, "sebut Purwata.

Ia juga sebut-sebut bahwa dirinya (KONI Gianyar) dan Bupati Gianyar menargetkan kemenangan bagi PS Gianyar, " Beliau (Bupati Gianyar) mengharapkan agar tidak setengah-setengah, agar tidak ditengah jalan kita sudah angkat koper (kalah), "harapnya.

Saat ini PSSI Gianyar yang memiliki otoritas untuk meyakinkan bahwa optimisme untuk dapat memenangkan setiap pertandingan. "Kerja mereka (PSSI Gianyar) diharapkan untuk dapat mengawal harapan Bupati dan juga KONI Gianyar untuk membuahkan hasil sebuah kemenangan, "sergahnya.

Kondisi Pandemi yang masih melanda ini juga mendapat sorotan dari ketua KONI Gianyar, mulai dari protokol kesehatan, uji swab sampai tanpa penonton, " Kita harus tetap menjaga prokes secara ketat, dan seperti cabang olahraga yang lainnya uji swab sebelum bertanding itu juga harus dilakukan. Dan juga komitmen dari panitia pertandingan untuk tetap menjaga dari penyebaran Covid-19 ini, "tekannya.

Ditanya soal kesiapan Kabupaten Gianyar sebagai tuan rumah Liga 3, Pande Purwata mengatakan informasi dari ketua PSSI Gianyar bahwa ada satu lapangan yang sudah dipersiapkan dan dipantau serta layak sebagai tempat pertandingan Liga 3. " Kepada para atlit yang mengikuti Liga 3 kami harapkan pertama tetap latihan dengan mentaati Prokes, ke dua tetap berpartisipasi mempertahankan prestasi yang mereka miliki dan ke tiga karena kita tidak tau pandemi kapan berakhir tetap menjaga diri, taati Prokes dan tanamkan rasa optimisme menjadi atlit berprestasi bisa mengatur waktu karena olah raga harus tetao berjalan ," sebutnya berulang untuk tetap jaga diri dari Covid-19. (Ray)

Kirim stiker porno WA, bisa terancam pidana

 

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Keleluasaan menggunakan gadget dalam mengirim pesan memang mengasyikkan. Apalagi begitu banyak platform aplikasi digital yang memanjakan belakangan ini. Sebut saja yang terpopuler saat ini, Whatsapp atau dikenal dengan sebutan WA. Banyak sekali ditemukan stiker yang beragam mulai dari yang lucu sampai mengandung pornografi.

Tak jarang seseorang mengirim stiker berbau pornografi di Whatsapp group atau via personal chat. Sebut saja bunga, ia anak muda (perempuan) yang mungkin sebagian orang menganggap dirinya menarik sampai tak menahan diri untuk mengirim stiker yang berbau pornografi, entah untuk memancing reaksinya, gairahnya, iseng atau apa? tak jelas!

Dihubungi via WA pakar hukum I Made Somya Putra, SH., MH., menjelaskan bahwa pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi atau pertunjukan dimuka umum, yang memuat kecabulan dan/atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

"Jika stiker tersebut terdapat unsur demikian berarti sudah termasuk dalam pornografi, dimana pencetak, penyebar, penyimpan, ada ancaman hukuman pidananya yang diancam dalam UU no 44 tahun 2008 tentang Pornografi, "jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sampai dengan dilakukan penyidikan, stiker porno yang tersimpan di gadget pun juga dapat diketegorikan barang bukti. "Sehingga disini perlu kehati-hatian, kedewasaan, dan kecerdasan masyarakat dalam menyebarkan, menerima ataupun menyimpan stiker tersebut, sebab UU Pornografi dan Pornoaksi seperti Undang-Undang Sapu Jagat yang isinya hampir semua larangan dan pidana. Jangan sampai niat untuk privasi tapi kesandung masalah ini, "bebernya memperingati, Senin (20/09/2021).

Adapun bagi pelanggar UU Pornografi, akan disanksi pidana penjara paling singkat enam bulan hingga 12 tahun, dan/atau denda minimal Rp250 juta dan maksimal Rp6 miliar. (Ray)

Semangat klub bola FSK tak pudar walau fasilitas lapangan tak memadai

 

Pelatih memberikan arahan disaksikan Bupati Klungkung dan jajarannya

GATRADEWATA NEWS | KLUNGKUNG | Geliat persiapan kejuaraan sepak bola liga 3 atlit Klungkung yang akan dilaksanakan Oktober mendatang, terlihat latihan bersama Liga 3 amatir FSK Klungkung Zona Bali dengan liga Elit Pro Indonesia Bali United berlangsung seru walau tanpa penonton, mungkin karena terbatasi musim pandemi Covid-19 saat ini, Sabtu (18/09/2021), di lapangan PAU, Klungkung.




Nyoman Suwirta selaku Bupati Klungkung didampingi I Wayan Subamia selaku Ketua Koni Klungkung, Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra selaku Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Klungkung dan Komen Yudarta selaku Pembina FSK Klungkung, hadir dalam latihan sore itu.

Ditanya soal kondisi lapangan PAU yang tidak memadai dan tidak bisa masuk menjadi tuan rumah liga 3, Ia terlihat sedikit menghela nafas, " Kita di Klungkung memang belum memiliki lapangan yang representatif, ini satu-satunya lapangan (Lapangan Pau) yang layak, kita tadi sudah ngobrol dengan ketua Koni, PSSI Klungkung, jadi kita akan coba untuk benahi, saya akan lebih serius dalam penataan ini agar Klungkung punya lapangan yang representatif, "ungkap Bupati Klungkung.

Ia juga menambahkan bahwa persiapan untuk mengikuti liga ini, FSK Klungkung akan melakukan latihan rutin dan saat ini uji coba pertandingan persahabatan dengan Bali United. "Latihan ini juga didampingi pengurus cabor (cabang olahraga) dan pelatihnya dengan baik, tetapi situasi pandemi saat ini tidak bisa dilakukan secara maksimal, tetapi mudah-mudahan dengan turunnya level 3 dan akan turun lagi anak-anak bisa berlatih secara maksimal, " ujar politisi kharismatik ini.




Begitu juga hal yang sama diungkapkan oleh ketua KONI Kabupaten Klungkung, " Karena situasi pandemi kita semua sama-sama tahu bahwa semua kegiatan keolahragaan dibatasi, tetapi dengan turunnya level ini anak-anak diharapkan bisa berlatih dan menghadapi pertandingan dengan baik, "jelas Subamia.




Sementara Yudarta selaku pembina FSK (Federasi Sepak Bola Klungkung) mengatakan persiapan atlit merupakan double impact yang pertama adalah liga Indonesia dan yang kedua adalah Porprov 2022, " Kita berupaya menunjukan diri sebagai tuan rumah, tetapi ternyata kriteria sebagai tuan rumah belum memadai, "Senyumnya.

Bila jaman dulu adalah lakukan dulu baru ada hasil, sekarang kita coba akan tunjukan dulu, " ini kita akan ubah, FSK sejak dulu telah berbuat banyak bahkan menggunakan pelatih terkenal (beken) Djoko Malis dan lainnya, tetapi dengan semua itu cita-cita belum sampai, nah perubahan dari sepak bola brutal menjadi sepak bola seni, dan kita akan kombinasikan semua pemimpin kita nantinya, "seru pembina yang akrab dipanggilan Yuda ini.

Kombinasi pemimpin FSK dari Bupati, KONI Klungkung, dan lainnya merupakan arsitek dari terciptanya club bola yang lebih profesional. "Dengan mengubah brutal ke sains soccer ini, entah bisa menang atau tidak nantinya, tetapi kita sudah mengadakan perubahan ke arah akademik. Dan semoga kita bisa memiliki lapangan bola yang layak dan nantinya mampu kita tawarkan ke Nasional. Tadi kita sudah bicara ke bupati untuk bisa menambah sedikit lagi ke utara, "tekannya.

Kriteria yang representatif (layak) dijelaskannya adalah bench (kursi tim), ruang ganti, toilet, dan lintasan atlit yang nantinya anak-anak yang berminat menjadi atlit bisa melakukan jogging dan stretching nantinya. "Toilet paling penting, karena gak mungkin atlit melakukan penyiraman disembarang tempat, " candanya. (Ray)

Made Mariata, Kejanggalan sudah terang benderang, Kebenaran tidak bisa ditutupi

 

Perjuangan warga Bali terhadap kebenaran atas tanah leluhurnya 

Berita sebelumnya (klik untuk link)

Made Mariata, Karma buruk bila BPD Bali ambil tanah leluhur, ingat itu !


GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Saat ini di Nasional rame tentang caplok pencaplokan tanah pengamat politik Rocky Gerung. Di daerah Bali ada juga hal seperti itu yang luput dimediakan oleh media Nasional, mendatangi kediaman I Made Mariata (Kadek Garda) untuk meminta keterangan persoalan tentang penyerobotan tanah milik leluhurnya, Ia bercerita bahwa waktu awal kejadian dirinya mengetahui bahwa tanah leluhur miliknya yang dikuasainya selama ini akan diambil pihak Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.




Ia didatangi oleh pihak BPD Bali yang mengklaim hanya bermodalkan kertas sertifikat akan mengambil alih tanah yang sudah ditempati keluarganya ratusan tahun secara turun temurun. " Pada tahun antara 1998 / 2000 kami datangi BPD Bali menanyakan bahwa sertifikat itu dapat dari anggunan, dia (BPD Bali) mengakui bahwa pihaknya tertipu karena sertifikat mereka dapatkan jauh lebih baru dan fisiknya kami tempati, "ungkap Made Mariata.

Memang aneh bila ditelisik bahwa sertifikat yang dimiliki Keluarga Mariata secara kasat mata memiliki syarat-syarat yang cukup untuk dikatakan syah sertifikat itu miliknya, karena memiliki warkah yang jelas, penguasaan lahan yang secara turun temurun (ada tempat sembahyang), dan saksi pihak desa dalam menentukan letak sertifikatnya, tetapi berbeda dengan pihak BPD Bali yang warkahnya tidak pernah diperlihatkan dan penunjukan sendiri atas tanah tersebut, itu tertuang semua dengan jelas dimasing-masing sertifikat.

"Kami melaporkan ke polisi waktu itu adalah dengan niat, polisi dapat menyelidiki darimana BPD Bali mendapatkan sertifikat tersebut, dan siapa yang menyaksikan. Saya mau tahu aparat desa yang mana, dan BPD Bali apakah melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui siapa pemiliknya dan yang menguasainya atas lahan tersebut, itu bukannya syarat pengajuan anggunan, "terangnya, Rabu (15/09/2021), di Denpasar.

Ia juga menceritakan kecurigaannya bahwa kondisi yang rancu ini bisa saja disinyalir dan diduga ada penyelewengan dana atau Korupsi, Kolusi dan nepotisme (KKN) didalamnya, yang menyebabkan adanya sertifikat ganda yang saling klaim seperti ini mencuat dipermukaan. "Mungkin dalam pergantian pejabat (BPD Bali) yang ada, barulah muncul terbukanya kondisi ini, ada upaya-upaya hukum untuk merebut paksa tanah leluhur kami, " curiganya.

Kondisi letak tanah di sertifikat BPD Bali juga ada yang salah, objek yang sebenarnya ada di wilayah Desa Dangin Puri Kangin seperti sertifikat yang dimiliki I Made Mariata, sedangkan letak untuk sertifikat yang dimiliki BPD Bali ada di Sumerta Kauh, " Objek tanah mereka harusnya mereka cari di Desa Sumerta Kauh sesuai sertifikat, bisa - bisa objeknya ada dilangit, "candanya sambil menunjukan perbedaan antara keduanya.

Sebenarnya sudah terang benderang, selain salah lokasi, penunjukan dan penetapan batas yang diungkapkan I Made Mariata atas tanah miliknya sudah jelas, bahwa sertifikat No.204 tahun 1991 penunjukan berdasarkan leluhurnya I Nyoman Gatra, I Nyoman Wijaya (kakaknya), didampingi Kepala Dusun Mertanadi I Gusti Putu Rijek yang dimohonkan oleh kakaknya, disaksikan Pekaseh dari Subak Peraupan Timur No.125 b Pipil No.23 Persil No.65 Kelas III, serta lengkap warkahnya. Sedangkan pihak BPD sesuai dengan sertifikat No.171 milik BPD Bali tahun 1996 , penunjukan oleh Cok Gede Suta yang bertindak atas nama BPD Bali, pemohon BPD Bali, "Kalo orang Bali bilang ngangguang keneh ibe (suka-suka dirinya sendiri), bisa saja bandara Ngurah Rai ditunjuk-tunjuk diakui terus datangkan BPN ukur-ukur jadi sertifikat, "sentilnya, yang bila diamati dengan cermat juga ada perbedaan tentang luas BPD Bali mengklaim luas 380 m² sedangkan I Made Mariata dengan luas 385 m².

IB Ary Wijaya Guntur selaku Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali belum bisa memberikan keterangan, ditemui oleh Anak Agung Made Agung selaku Kepala Bagian Humas dan CSR Bank BPD Bali mengatakan bahwa "Bapak (IB. Ary Wijaya Guntur) lagi ada rapat, tadi sudah saya sampaikan Jadi, waktu itu kan kami sudah sempat jelaskan, terkait silsilah terjadinya hal itu (kronologi BPD mendapatkan sertifikat tanah di Jalan Gadung). BPD dapat dari almarhum (IB. Astika Manuaba). Kita gak bisa menambahkan apa," pungkas Humas BPD Bali.

Ditanya soal laporan dirinya ke Propam Polda Bali terkait proses SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) Nomor: SPPP/02/I/RES/1.9/2021 yang dikeluarkan Polresta Denpasar, terhadap laporan polisi (LP) Nomor: LP/1538/XI/2015/BALI/RESTA DPS, tanggal 21 Nopember 2015, ia menegaskan bahwa tidak ada melaporkan Poresta Denpasar secara resmi ke Propam, dirinya hanya berkirim surat pengayoman hukum meminta negara hadir di tengah warganya yang tidak mendapatkan pelayanan hukum yang baik dan adil.

Dihubungi secara terpisah Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidang Humas Polda Bali Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Made Rustawan belum dapat memberikan keterangan terkait hal tersebut, " Kalo mau tahu perkembangannya, pelapor/pengadu/kuasa hukumnya bisa minta info kepada penyidik, Penyidik ada kewajiban kirim SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kepada pelapor, "terangnya dalam pesan elektronik. (Ray)