-->

Search News


situs resmi covid-19

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



Soulfood : Mi Say

Palel Atmoko (drum), Lyta Lautner (vokal), dan Bam George (gitar)
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR |Angin segar datang dari Pulau Dewata menghembuskan nafas musik bernutrisi tinggi sebagai makanan jiwa. Soulfood, trio dari Bali dengan personil Palel Atmoko (drum), Lyta Lautner (vokal), dan Bam George (gitar), merilis single pertamanya berjudul ‘Mi Say’ sebagai debut yang gagah dalam menjajaki industri musik Indonesia tanggal 31 Juli 2020. Hal ini menambah warna musik dan refensi baru bagi pecinta musik R & B/ Hip Hop.

Lagu ‘Mi Say’ (dalam patwa Jamaika artinya adalah I’m Saying) berhasil mencuri perhatian pada detik-detik awal diputar. Hentakan drum yang dinamis bertemu alur melodi bass synthetizer dan gitar dengan pola permainan berulang sangat lah menghipnotis. Kejutan berikutnya hadir saat vokal Lyta mengisi dengan patwa, lirik dan gaya bernyanyi reggae, yang fasih dan mendarah daging. Di situlah keutuhan dan kemagisan band ini begitu terasa. Bergerak, berdansa, menari, adalah reaksi yang tak terelakkan saat mendengarkan lagunya.

“Lagu ‘Mi Say’ memang seperti cocok menemani di masa sulit. Seperti ingin berkata bahwa kita jalan bareng terus, apa pun masalahmu jalanin dan have fun saja karena kita memiliki satu dengan yang lain. Kamu bisa luangkan waktu 3 menit untuk mendengarkan lagu ini dan berdansa.”, ujar Lyta.

Soulfood terbentuk sejak tahun 2015 dengan jam terbang dan pengalaman musik yang mumpuni. Mendengarkan Soulfood seperti membuka cakrawala baru dalam referensi musikal dari berbagai kultur dan mereka mampu meleburnya dengan apik. Keseriusan Soulfood mengerjakan single ‘Mi Say’ tak lepas dari peran produser bertangan dingin, Dadang SH Pranoto, di bawah label Pohon Tua Creatorium. Tentu saja akan ada rilisan-rilisan baru dari Soulfood berupa single atau album di masa mendatang.

Lagu ‘Mi Say’ sudah bisa didengar di berbagai layanan streaming digital. Selamat menikmati, bersenang-senang, bernyanyi, dan berdansa bersama Soulfood!

“Keep it together, keep it together. Cause mi say, aint guh to be turn away
Seeking seeking think Mi know what fi talk tideh. Stand up rise up here all night
Take a deep breath, and well be alright” (tim)

Nadia Nevita rilis single perdananya, menggebrak Musik Tanah Air

Single perdana
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Nadia Nevita yang suaranya memukau banyak orang itu, setelah memenangkan penghargaan 'Lagu Terfavorit' di ajang Anugerah Musik Bali 2020, rupanya tidak disangka-sangka sudah mempersiapkan sebuah single baru, yang fresh dan catchy.

Lagunya tentang sebuah perjuangan LDR (long Distance Relationship), dalam menjaga hati sepasang sejoli, kesetiaan saat mereka berjauhan, sebuah arti kesabaran. Baginya sesuatu yang terpisah tidaklah selalu berakhir dengan kesedihan, tetapi sesuatu yang besar dan baik akan masak pada waktunya. Single ini digarap Bersama dengan Duawe Management, yang berkolaborasi dengan KRSONE, Sebuah kolaborasi yang unik dan profesional.
SELALU MENUNGGU, Single perdana dari Nadia Nevita ini yang berkolaborasi dengan management baru, dengan harapan mampu untuk Go Nasional.
Memang harapannya single ini lahir di bulan April 2020, tetapi penundaan itu bukan berarti tidak baik, malah seperti disampaikan bahwa Nadia mampu mengambil dan menyelami lebih dalam dari sebuah penjiwaan dan pemahaman karakter lagu yang dia mainkan.

"Saya jadi bisa menjiwai dan memahami lebih dalam dari sebuah karakter lagunya, "ujar Nadia.

Tidak hanya soal tarik suara, seni dan bakatnya juga dia tuangkan dalam bentuk lain, yaitu fashion dengan brand @Nanev.Fashion by DMA dimana design2 nadia juga dapat dilihat di single Nadia Nevita Selalu Menunggu.

Balidrone.id dan XJ Visual mensupport penuh dalam pembuatan video klip ini, selain orang tua, team dan banyak orang dalam menyukseskan sebuah karya seni musik dalam sebuah video klip yang berdurasi 4.29 menit. Dirinya berharap agar apa yang dikerjakannya bisa diterima dengan baik oleh masyarakat luas. (Tim)

Era Wisata Viral Di Blitar Berakhir, Banyak Objek Wisata Instan Terbengkalai Sebelum Pandemi

Kolam Renang Waterplay Chenoa Tinggal Kenangan
GATRADEWATA NEWS | BLITAR |Geliat industri pariwisata Blitar yang mulai bergairah kembali beberapa tahun silam dengan kemunculan serentak berbagai destinasi wisata di setiap desa di Kabupatan Blitar kini nampaknya telah mencapai akhir dari masa kejayaannya.
Betapa tidak, semenjak akhir 2015 hingga 2018 tercatat bermunculan destinasi wisata baru di Kabupaten Blitar yang muncul secara bersamaan hingga dalam kurun waktu tersebut banyak Desa Wisata baru yang viral lewat media sosial.

Sebut saja kemunculan Bukit Telettubies yang terletak di Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Jauh sebelum viral di media sosial, hamparan perbukitan luas dengan pemandangan kaki gunung Kelud itu berada dalam area Perkebunan Gambar Anyar ini telah dikenal masyarakat sekitar dengan nama Gardu Pandang Perkebunan Gambar Anyar. Kawasan ini kemudian mendapat.perhatian dari pihak investor yang bekerjasama dengan pihak Perkebunan Gambar Anyar untuk memoles keindahan alam di sekitar Gardu Pandang tersebut dan menambahkannya dengan aneka wahana permainan dan foto selfie di sekitarnya menjadi Bukit Teletubbies.

Wahana Bukit Teletubbies Yang Tak Terawat
Keindahan pemandangan yang dimiliki Bukit Teletubbies dengan segala fasilitas tambahan yang disediakan oleh pihak pengelola dan perbincangan di media sosial menjadikan banyak warga yang penasaran untuk mengunjungi atraksi wisata tersebut untuk mengobati rasa penasaran mereka. Banyak pengusaha yang juga memanfaatkan kesempatan untuk membuka usaha di sekitar Bukit Teletubbies mulai dari warung makanan semi permanen hingga jasa penyewaan transportasi di lokasi tersebut.
Namun kemudian seiring berjalannya waktu ketika tren masyarakat yang cenderung cepat berubah ditambah persaingan dengan banyaknya wisata sejenis yang dibuka secara bersamaan ditambah dengan keluhan terkait akses jalan dan tidak adanya inovasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan, akhirnya Bukit Teletubbies pun kini ditinggalkan oleh para pengunjung.

Pantauan GatraDewata news di lokasi pada Sabtu (25/7) memperlihatkan fakta yang cukup memprihatinkan. Tidak ada lagi penjaga yang menarik tiket masuk kepada pengunjung sedari awal memasuki kawasan. Keberadaan warung pedagang makanan yang kosong tanpa aktivitas di sepanjang jalan dari akses utama pintu masuk menuju Bukit Teletubbies, menyiratkan bahwa lokasi tersebut telah lama tidak dikunjungi jauh sebelum pandemi Covid-19 yang memaksa semua tempat wisata di Kabupaten Blitar untuk ditutup sementara. Bahkan ketika menuju ke lokasi Gardu Pandang yang nyaris tanpa aktivitas lagi. Wahana permainan anak yang sudah berkarat menunjukkan tidak adanya pemeliharaan, bahkan cenderung sudah lama tidak pernah didatangi manusia karena tidak terlihat lagi aktivitas wisata. Ditambah lagi keberadaan badut karakter Teletubbies yang menjadi icon wisata tersebut kini sudah tidak ditemui lagi di lokasi.

Menara Tower Perbukitan Gambar Anyar Yang Kembali Sepi
Kondisi tempat wisata yang kini tutup di masa pandemi namun ternyata sudah lama tidak lagi dikunjungi para wisatawan di Kabupaten Blitar ini sebenarnya telah berlangsung lama dan tidak hanya terjadi pada Bukit Teletubbies saja. Contoh tempat lainnya wisata yang mengalami nasib serupa adalah Kampung 1001 Desa Sawentar yang tutup sejak Januari 2020 namun hingga kini tidak kunjung ada tanda-tanda akan dibuka. Beberapa tempat lain malah mengalami nasib lebih tragis: sudah tutup total jauh sebelum pandemi Covid-19 karena buruknya manajemen dan juga tidak memiliki program jangka panjang. Sebut saja Kampung Melon dan Kampung Indian dari Desa Modangan yang kini keduanya tinggal kenangan karena lokasi tanah yang hanya berstatus sewa dan kemudian tidak diperpanjang, atau yang lebih parah lagi: wisata Chenoa Bisham Waterplay yang terletak di Desa Kedawung yang kini sudah tutup total sejak lama dan tidak terawat lagi meski pernah mengundang artis top Nella Kharisma untuk meresmikan pembukaannya sekitar tahun 2017 lalu.
 
Daftar nama tersebut belum mewakili keseluruhan lokasi wisata lokal yang berumur pendek di Kabupaten Blitar, namun kesemuanya hampir memiliki kesamaan dalam hal pembukaan wisata yang bersamaan dalam beberapa tahun terakhir. Diduga akibat faktor tersebut ditambah kurangnya pembinaan dari Dinas terkait dalam hal manajemen pemasaran wisata yang menyebabkan akhirnya banyak investor yang menjadikan industri wisata di Blitar hanya sekedar untuk percobaan semata. Tampak sejak awal tidak adanya koordinasi antar pelaku wisata serta pemangku kebijakan terkait regulasi pariwisata yang diperlukan menjadikan kini banyak pelaku wisata yang beralih ke profesi awal dikarenakan situasi yang masih belum mendukung pengembangan wisata di Kabupaten Blitar jika pada akhirnya hanya bermuara pada siklus trending topic di media sosial. [TEH]

PDI P Terhadang Koalisi besar Golkar, Nasdem, Demokrat

Nym. Sugawa Korry 
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Derap langkah Partai Golkar dan koalisi besarnya, bak gayung bersambut di daerah-daerah untuk menghadapi pilkada serentak mendatang di Bali. Golkar, Nasdem, dan Demokrat bergabung bergandengan tangan dalam sebuah koalisi bersama, di Hotel Inna Bali, Denpasar, Sabtu (25/07).

Pimpinan Partai Golkar Nasdem, Demokrat berkumpul bersama calon dan bakal calon bupati dan wakil bupati enam kabupaten / Kota. Seperti Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, dan Kabupaten Karangasem untuk mendeklarasikan diri menghadapi Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 yang direncanakan pada 9 Desember mendatang di Provinsi Bali.


Sambutan dari ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry adalah mengajak kebersamaan seperti ini terjaga, dan dalam kesempatan itu Ia juga memperkenalkan bakal calon yang dimulai dari Kabupaten Karangasem Sumatri dan Sukerena (Massker), Bangli Subrata dan Ngakan Kutha Parwata, Jembrana Nengah Tamba-Patriana Krishna (Tamba-Ipat), Badung Agung Diatmika dan Muntra.

"Kita ingin kabupaten dan kota tidak ada lagi ketidak sepahaman dengan apa yang sudah dideklarasikan dan ditandatangani dan koalisi yang kita sepakati bersama. Dan mohon segera diluruskan segera kader-kader yang ada agar sejalan dengan apa yang sudah ditandatangani ini, "tegasnya.


A.A Ngurah Panji Astika selaku Bakal Calon Bupati Tabanan juga menyampaikan, "Kita ikuti mekanisme partai yang ada, baik dari Golkar, Nasdem maupun Demokrat, kita berharap tidak berhenti sampai disini, koalisi ini agar bergerak semakin besar dengan bergabung kedepannya di Tabanan dengan partai-partai yang ada di parlemen maupun yang tidak ada di parlemen, "harap Panji Astika.

Dari calon yang ada juga berasal dari incumbent dari kabupaten Karangasem yaitu I Gusti Ayu Mas Sumatri dan calon Wakil Bupati Made Sukerena dengan brand  'Massker' nya. Juga di Jembrana ada calon Bupati I Nengah Tamba dan calon Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, dengan brand 'Tamba-Ipat', serta di Bangli yakni Made Subrata-Ngakan Kutha Parwata.


"Untuk saat ini massker adalah yang dicari dimasyarakat untuk melindungi diri, dan kalo di Bali Barat saat ini Krisna membawa Tamba (obat), "ujar Korry.

Pada hari yang sama juga, Nyoman Winata selaku ketua DPW Partai Nasdem Bali mengatakan, "Kami berterima kasih atas komitmen berkoalisi dalam Pilkada Bali. Kami NasDem Bali menyambut baik deklarasi dalam menghadapi Pilkada di Bali,” ungkapnya.

Ditambahkan juga bahwa pihaknya mengajak kepada seluruh kader dan simpatisan untuk bersatu dalam berjuang bersama untuk memenangkan kontestasi para calon bupati/wakil bupati serta walikota/wakil walikota yang direkomendasikan oleh komitmen yang bisa dibilang cukup langka ini.


Kemudian Made Mudartha selaku ketua DPD Partai Demokrat Bali, memiliki asas yang sama yaitu Pancasila dan merupakan Partai Nasionalis, partai tengah dan tidak berhaluan kiri maupun kanan, yang cocok untuk iklim Indonesia.
“Partai Demokrat lahir dari reformasi, dan tingkat kepuasan publik terhadap incumbent sangat rendah saat ini. Karena, melihat saat pandemi, incumbent jarang turun ke lapangan dan lebih mengikuti anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah, "terangnya. (Ray)

Emergency song karya terbaru dari kolaborasi Richart Volx dan Lyta Lautner

Richart Volx dan Lyta Lautner
 GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Emergency Song merupakan single dan Video Klip terbaru dari Richart Volx yang terbit tanggal 23 Juli 2020. Musik yang biasa diusung genre “Electro-Music” (Album SRMK Records Vol. 1), beberapa bulan lalu, tapi kali ini tampak beda yang pada track Emergency Song kali ini Lyta Lautner diajak untuk berkolaborasi untuk mengisi vocal dan lirik.

Lyta Lautner yang mengisi vokal mengambil bagian untuk berkolaborasi bersama Richart Volx menyanyikan lagu ini. “Saya senang banget begitu diajak untuk ambil bagian di lagu emergency song ini. Karena selain suka sama musiknya kok kayanya lagunya dalem banget ya...jadi tertantang untuk nuanginnya ke lirik. Selain itu saya senang juga bisa mendukung kawan saya (baca Richart Volx)” ungkap Lyta Lautner.(26).

Richart Volx yang juga komposer dan sekaligus produser lagu Emergency Song melihat lagu ini memiliki potensi untuk lebih dikembangkan dengan kekuatan lirik dan alunan vocal dari Lyta.
Dari itulah lagu ini kembali muncul dalam bentuk kolaborasi. Lagu ini juga ditengarai menghanyutkan daya haru pribadi seorang Richart Volx, karena kita seperti dibawa pada ingatan ruang senyap ambang batas kesadaran menuju ada atau tiada di sebuah rumah sakit.


“Materi lagu ini menceritakan sebuah situasi dari pengalaman pribadi saya. Lagu ini diangkat dari situasi orang terdekat saya pada saat kritis di ruang gawat darurat (ICU). Ketika itu, meskipun saya berada di tempat yang berbeda, tetapi perasaan saya selalu merasakan suasana ruangan itu, di mana suara mesin elektrokardiogram akrab di telinga saya, kala itu. Inilah inspirasi awal dari Emergency Song ini.” Tutur Richart Volx.

Beat dan tempo lagu ini senada dengan bunyi mencekam dari sebuah mesin perekam denyut jantung yang bernama Elektrokardiogram. Richart Volx yang merupakan seorang musisi yang kerap berkecimpung sebagai produser label musik yang bernama SRMK (Sindikat Rock Masa Kini), kolaborasi ini terlihat memang saling melengkapi Richart Volx yang meramu nada demi nada yang dihasilkan pada kompisisi lagu ini, sedangkan Lyta menuliskan lirik lagu ini dan menyanyikan dengan sempurna dan dapat menangkap serta menghayati gambaran lagu ini tanpa ada informasi inspirasi dari Richart Volx kepada Lyta sebelumnya.

Saat ini Emergency Song sudah bisa didengarkan melalui situs pemutar musik digital dan musik videonya bisa disaksikan di kanal YouTube Richart Volx. (Tim)

Jungle charity, combines art and humanity

Diana Rosa-Jungle Bee Charity Team
(The Voice Indonesia 2016)
GATRADEWATA NEWS | BADUNG | In Camplung Tanduk Street, Seminyak, Kuta on 12-13 of July, took place during this 2 days for An Elegant Event at the Gado Gado Restaurant. That event is opened by evening performance starts at first day with Johann Sebastian Bach concert played by Mikhail Prosvirnov, graduate of Private Conservatory, Sweden. Continued with series of heart-felt speeches from their charity foundations representatives and collaborators, mix with fashion exhibition like Indomito, exquisite selection of Italian brands from Jungle Bee, Maria’s Lerner creations, Runa Jewellery, Bambo Silver and more, with expose total 14 brands.

jungle circle community (komunitas lingkar rimba)
Entered the Sunset time, with Bali’s most talented and sultry singer whose also happened to be one of the Jungle Bee Charity team, Diana Rosa (The Voice Indonesia 2016), took the festivities into the next level with exquisite collaboration between Mikhail on Keyboard & Saxophone, Dedi Eka Budiono on Bass Guitar. Their music breaking the cold atmosphere of the afternoon in that day.

On the DJ Deck they have Alexey Izotov (Odyssey Music Festival), DJ Waxwood (NY) and DJ KMLN (Canada).
Rimba Raya Foundation gets 20 percent charity from the sale of all products in that place during the event. Motored by a group of concern students in South Batur Region called Lingkar Rimba, represented by I Gede Pastika.

Alexey Izotov (Odyssey Music Festival), DJ Waxwood (NY) and DJ KMLN (Canada)
They gathered together with an unusual duet Sergey Zanimonets and Alexey Izotov from The DoBro Foundation who collected donations from their circle of friends to help the Batur community, Kintamani, Bangli Regency.

In the moments of enlightenment, or spiritual moment, artistic and creative people will guide mankind into the light. "Yes, We all had “normal” lives.. Whatever that means. Each to their own. In these hard times in particular, such standard is hard to maintain, even harder to get motivated let alone to be inspired, "they explained.


That is way it is important to get all the artistic and creative people together to get you inspired and help you see the light through their arts, music and performances.

Making something common from egoism to a new creation that can create mutual attachment to help one another. Representing humanity of the future, filled with high vibration, high quality and being true to true values.

That's what we call the Jungle Bee Charity philosophy, To unite & help one another, for growth and love, for a better life for all of us. With our example, we will open, ignite, and burn fire in our hearts. This charity also contributed to the Adoption Family Foundation, represented by Debbie Huang who dedicated their charity to helping some of the poorest low-income families in Bali. And this will continue to roll in the future.


At the next event Approximately 40 fashion brands have confirmed to participate in the upcoming Jungle Bee Charity Event in August. And they will announce another collaboration soon that is not less interesting. (Ray)

Kejati Bali ingin tuntaskan Kasus Gratifikasi TPPU Mantan Kakan BPN Tri Nugraha

Kejati Bali (foto Harris)
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Kepala Kantor (Kakan) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung dan Denpasar Tri Nugraha, mendapat perhatian khusus dari Kejaksaan Tinggi Bali, bahkan aset-aset milik Tri Nugraha hasil dari perkara tersebut terus dilucuti.

Erbagtyo Rohan selaku Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali menerangkan bahwa pihaknya serius untuk menyeledaikan kasus ini, Ia berjanji untuk barang bukti. Sehingga kasus ini bisa segera diadili.

"Kami konsen segera menuntaskan kasus ini. kami akan memaksimalkan untuk bisa mendapatkan bukti-bukti dan segera pemeberkasan dan limpahkan ke pengadilan," kata Kajati, Rabu (22/07) di Denpasar, dikutip dari mcwnews.com (klik for link)

Sementara Asep Maryoto selaku Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Bali juga menambahkan bahwa dirinya untuk menuntaskan kasus ini, mengirim tim ke kota-kota di luar Bali seperti Jakarta, Bandung, dan Malang. Hal tersebut untuk menelusuri aset-aset yang dimiliki TN.

Kejati (foto. Harris)

"Walaupun sedikit lama tetapi tuntas TPPU-nya. Kami menurunkan tim ke berbagai daerah untuk mencari aset yang bersngkutan," ujarnya.

Sampai saat ini Kejati Bali telah menyita 12 unit kendaraan milik TN. Kemudian aset tanah di 14 lokasi yang berbeda di Bali. Bahkan, ada aset seluas 250 hektar tanah perkebunan karet yang akan diserahkan ke Kejati Bali di Lubuk Linggau.

"Kami harus cek keberadaan tanah tersebut. Diharapkan besok pagi bisa kami dapatkan surat lengkapnya," tutupnya. (Tim)

Gerakan Trihita Sehati, Kadek Leon Saputra kenalkan hidup sehat dan harmonis alam

Bersama Kadek Leon Saputra
GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Dalam menyambut tatanan hidup baru Trihita Vegan gaungkan sebuah konsep gerakan Trihita Sehati, yang merupakan sebuah gerakan sosial untuk membantu meringankan beban sahabat, saudara kita yang kurang beruntung tanpa membedakan agama, suku, ras, karena menurut keterangannya bahwa kita semua adalah sama, kita bersaudara.

Landasan yang menjadikan gerakan Trihita Sehati adalah berawal dari rasa syukur dan suka cita karena kehidupan adalah sebuah karunia, "kita semua yg mempunyai kemampuan (finansial) harus ingat bahwa kita bertanggung jawab untuk memberikan kontribusi kepada sesama dan alam semesta, "ujar Ayah dari Kadek Leon, I Made Sukarma.

Dia menambahkan juga bahwa hari ini, Selasa (21/07), merupakan launching dari Gerakan Trihita Sehati, yang bertepatan juga dengan ulang tahun putra terkasihnya, Kadek Leon Saputra yang ke-20, "langkah kecil ini kami harapkan bersama Leon nanti bisa menjadi langkah yang lebih besar kedepannya, ini semua untuk kebaikan sesama dan terima kasih kita kepada semesta, "ujarnya, setelah usai makan bersama dengan anak Panti Asuhan Yayasan Narayana Seva Chidren Home, Sawan Buleleng, di Trihita Vegan restonya.

Sang Putra saat ini sedang menata dan melanjutkan usaha di bidang makanan yang selama ini sudah sangat lama melayani kebutuhan dari para spiritualitas, penganut hidup sehat dan juga orang yang alergi kepada olahan daging. Selama 10 tahun warung makan ini berdiri, dan menawarkan aneka menu vegan, mulai dari nasi campur, capcay sampai tipat cantok (tipat dengan bumbu kacang), yang semuanya menggunakan bahan-bahan nabati seperti tepung, jagung, kedelai dan rumput laut.

"Peminat makanan seperti yang kita sediakan semakin hari semakin banyak saja, makanan sehat dan rendah kolesterol ini merupakan pilihan yang tepat untuk orang yang menambakan hidup yang harmoni dengan alam, "ungkap leon.


Trihita Vegan ini sudah memiliki cabang usaha di 4 lokasi di Bali, salah satunya di Jalan Tibung Sari 58x Dalung (kuta utara), food center Pojok Sudirman (Denpasar), dan Pantai Berawa Canggu, Sedangkan di Jalan Kebo Iwa Gianyar juga siap melayani pecinta kuliner sehat.

Kadek leon juga mengaku menjadi vegan sejak kecil membuat fisiknya lebih kuat dan jarang sakit, "Saya selalu merasa fit sejak kecil dengan mengkonsumsi vegan, saya juga menghindari dari pembunuhan hanya untuk mendapatkan nutrisi yang kita bisa dapatkan dari bahan lainnya, "cerita darinya yanf sedang mengambil jurusan ekonomi bisnis di UNUD ini.

Dalam kesempatan yang baik ini gerakan Trihita Sehati ini juga memberikan bantuan donasi bagi Panti Asuhan Narayana Seva sekaligus pencanangan gerakan Trihita Sehati yang bergerak di bidang sosial. Kegiatan ini didukung oleh Net89, Miracle Team, dan Komunitas Spirit 99 Global tersebut. (Ray)

"Rare Angon" niat menyenangkan hati, ditangkap Polisi

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.IK.,M.H
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Rare Angon adalah sebutan yang terkenal di wilayah Bali sebagai seorang yang suka menaikan layang-layang. Lagu Mr. Botax dengan judul Rare Angon pun sering didendangkan oleh masyarakat pencinta layangan.

Nasib naas menimpa seorang penggemar layangan yang berinisial DKS (50), tidak ada niat untuk merusak gardu listrik seperti yang menimpanya. Layangan yang ditinggalkannya tersebut menyebabkan gardu listrik di areal PT. Indonesia Power, meledak dan terbakar. Listrik padam dan mengganggu pelanggan sebanyak 71.121 orang.


Tetap semangat memainkan layangan tetapi ingat selalu menjaga tali layangan dan tetap waspada 

"Tersangka menaikkan layangan tetapi tidak dikendalikannya tanpa pengawasan, sehingga karena salahnya (kealpaannya) menyebabkan layangan tersebut putus, lalu jatuh di TKP dan mengakibatkan salah satu gardu di TKP meledak dan terbakar," kata Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan, selasa (21/07).

Kejadian ini bermula dari pelaku bersama dengan anak angkatnya menerbangkan layang - layang jenis bebean berukuran besar lokasi tanah kosong dekat rumahnya di Kecamatan Denpasar Selatan, minggu (19/07), pukul 15.00 Wita. Layangan tersebut diterbangkan dengan panjang tali lebih dari 150 meter, kemudian pelaku mengikat tali layangan di pohon. Setelah itu pelaku meninggalkan layangan lalu pulang.

Layangan bebean yang berukuran besar tadi jatuh tepat di Bus Bar 150 kV Gardu Induk (GI) Pesanggaran yang mengakibatkan padamnya tiga Trafo Gardu Induk dan Pembangkit Gas di Pesanggaran, yang menyebabkan listrik padam.

"Jadi pukul 16.24 wita terjadi gangguan listrik yang berdampak padamnya pelanggan PLN di wilayah Kuta, Denpasar Selatan dan Denpasar Timur dengan jumlah pelanggan sebanyak 71.121," terang Jansen.


Menurut keterangannya lebih lanjut wilayah VVIP seperti Bandara tidak ikut padam karena sistem otomatisasi bekerja dengan baik. Dengan kejadian itu PT. Indonesia Power mendatangi kediaman pelaku sekitar pukul 19.00 WITA. Pelaku berada di rumah lalu menjelaskan semuanya. Atas perbuatannya tersangka disangkakan dengan Pasal 188 KUHP Sub pasal 409 KUHP, (1) dengan hukuman pidana penjara selama-lamanya lima tahun sub pidana kurungan satu bulan dihukum.

"Barang siapa karena kesalahannya menyebabkan kebakaran, peletusan atau banjir yang mendatangkan bahaya bagi orang dan barang subsider barang siapa karena kesalahan atau kealpaan menyebabkan kerusakan atau membuat tidak dapat dipakai lagi bangunan kereta api, kawat telegram, telepon atau listrik, pipa gas, pipa air atau selokan yang dipergunakan untuk keperluan umum," ujar Jansen.

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.IK.,M.H. didampingi Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas kepada media senin sore (20/7/20) di Mapolsek Densel, menjelaskan, "memang tidak ada larangan bermain tetapi mohon diperhatikan agar tidak merugikan pihak lain, Kami melakukan tindakan ini untuk memberikan efek jera agar saat bermain layangan diperhatikan lokasi dan panjang tali layangan, "tutupnya. (Ray)

Perumda pasar Mangu Giri Sedana intensifkan pengawasan pasar tradisional

Satgas Perumda Pasar Mangu Giri Sedana
GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Keseriusan Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung dalam mengawasi pasar tradisional setelah penerapan adaptasi kebiasaan baru yang dulu disebut new normal benar – benar terlihat di lapangan, (20/07).

Pihak Perumda bersinergi untuk melakukan pengawasan ke Pasar Tradisional yang bernaung di bawah Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung. Aktif untuk melaksanakan kegiatan pengawasan sekaligus pengamanan dan pemantauan pasar.

Hal ini sangat terkait dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru atau new normal dalam rangka pendisiplinan masyarakat baik terhadap pedagang dan juga pengunjung pasar.

“Kami dari pihak Perumda telah membentuk satgas disetiap pasar di bawah naungan Perumda yang akan rutin melaksanakan kegiatan pemantauan pasar dan akan selalu memberikan himbauan terkait pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru atau new normal kepada masyarakat pengunjung pasar dan pedagang di Wilayah binaan seluruh Kabupaten Badung" jelas Made Sukantra selaku Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana.

Ditambahkannya, aktifitas tetap dilakukan akan tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Sudah kita ketahui protokol kesehatan itu meliputi pemakaian masker, rajin mencuci tangan dengan deterjen di air mengalir, penyiapan hand sanitizer dan juga membatasi untuk kegiatan berkerumun.

Apabila masyarakat mau mematuhi protokol kesehatan dan aturan yang ada yang sudah disosialisasikan, tentunya akan dapat menghindarkan kita dari penularan Virus Corona atau Covi -19. (Tim)

POM MIGO, beli minyak goreng sesuai budget

Ni Kadek Winnie Kaori
GATRADEWATA NEWS | GIANYAR | Ni Kadek Winnie Kaori pendiri dari Kaori Group, kembali membuat gebrakan yang unik. Sasarannya kali ini adalah minyak goreng yang dapat dibeli secara eceran tetapi dengan mutu tidak kalah dengan minyak goreng yang sudah ada dipasaran saat ini. Kepeduliannya terhadap lingkungan membuatnya berkreasi lebih keras untuk mampu melayani konsumen yang menyukai produk-produk dari kaori group.

Bertepatan dengan hari raya tumpek landep yang merupakan simbolik ketajaman pikiran dari tangan kreatif Kaori, hadirlah POM MIGO Pengisian Otomatis Mesin Minyak Goreng pertama di Bali. Dengan sistem yang diterapkan Kaori Group penjual dan pembeli sama-sama bisa diuntungkan, dari segi kualitas produk maupun sharing profit yang didapatkan penjual dalam melayani pelanggan Kaori produk.

Paket silver (kiri) / paket Gold 
Sementara itu AA. Puspawati, SH. ,selaku ketua Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (PERWIRA) Provinsi Bali mengemukakan, " Pengusaha itu ada pasang surutnya, tetapi saya bergembira melihat kemampuan dari Kaori Group dalam melayani kepentingan yang mendasar, hal positif seperti ini harus didukung terus, terutama bagi perempuan yang mau bergerak dibidang wirausaha, seperti Kaori ini, "ujar ibu yang sudah malang melintang didunia usaha ini selama 30 tahun lebih.




Produk yang diluncurkan adalah ada 2 paket POM Migo, yaitu Paket Gold dengan harga 25 juta dengan kapasitas tangki mencapai 350 liter, dan paket Silver dengan kapasitas tangki 220 liter, yang semuanya menggunakan bahan food grade (aman buat makanan). Tampilan yang dihadirkanpun sangat cantik dengan penuh stainless steel seperti bahan yang digunakan pada kitchen set para profesional chef.

Kadek Kaori juga menjelaskan, " produk kita sudah diuji coba di Lombok, Jakarta dan Bali, kita juga tidak memperkenankan menggunakan minyak selain minyak dari kami, karena dikhawatirkan akan merusak mesin dan juga tidak bisa menjaga mutu dari produk yang ditawarkan, dan juga kami menyediakan cicilan melalui program BPD Bali, "jelasnya.


Kaori memikirkan semua aspek yang dapat menghambat orang berpikir untuk enggan berusaha, seperti cicilan dalam pembelian, pembelian kembali mesin POM MIGO sampai dengan perawatan alat yang ada. Semua ini dilakukan untuk melayani konsumen setia dari produk Kaori. Dan mereka juga menjaga mutu dari minyak yang ada dengan mengunci dengan kode dalam pembelian kembali minyak goreng dari kaori ini, "ini juga mencegah kecurangan yang mungkin dilakukan oleh penjual nanti yang dapat merugikan konsumen kita, "jelasnya.

Begitu juga sambutan yang diberikan oleh Sekretaris Daerah kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya kepada awak media, "ini dapat menjadi motivasi atau motor penggerak dan memberi kontribusi bagi daerah serta menjadi stimulus penggerak ekonomi kerakyatan karena kebutuhan minyak goreng yang higienis dan murah cocok untuk segmentasi warung dan restoran dalam hitungan harga serta menjaga kelestarian lingkungan karena tidak perlu memakai kemasan plastik,”ujarnya, pada Sabtu (18/07).

Margin bisnis yang dijelaskan mereka juga cukup menarik, dari harga modal minyak untuk Paket Gold adalah 9.600 rupiah perliter, sedangkan untuk paket Silver itu 10.000 rupiah perliter, jadi harga jual yang disepakati adalah 11.000 perliter, jadi bila dihitung estimasi omset perhari dari 50 liter maka untuk paket gold bisa mendapatkan 2.100.000 rupiah perbulan, sedangkan paket silver 1.500.000 rupiah perbulan, untuk menambah penghasilan selain produk-produk yang kaori tawarkan kepada anda. (Ray)

The figure of the Turah Panji in the Expatriate Charity activities in Bali

AA Ngurah Agung Bagus Erawan (householder)
GATRADEWATA NEWS | TABANAN | The Bali Tourism Opening activity by the Governor of Bali last time was immediately acted upon by the Turah Panji and his extended family, in Puri Anyar Kerambitan, Tabanan. By inviting people who needed help due to the Covid-19 pandemic that hit Bali, especially Tabanan Regency.

The charity event held is a form of assistance from expatriate groups living in Bali due to being trapped in the global conditions of Covid-19. Anak Agung Ngurah Panji Astika or also known as Turah Panji, embraces those who want to help alleviate the burden of some of the Tabanan people due to the Covid-19 that is sweeping the world today, by distributing basic food items consisting of rice, vegetables, corn, oil and others, in Puri Anyar Kerambitan, Sunday (07/19).


His main hope is to help alleviate the people in Tabanan. Expatriates, most of which come from various parts of the world, there are from New York, the United States, Ireland, Britain, Austria, and so forth. These foreigners really want to help build Bali, especially in Tabanan Regency with expertise in managing or transferring technology in agricultural businesses or often called Agro-business.


Charity
The charity event and exhibition of authentic Balinese products are mixed with lunch, nicely packaged by the big family of Turah Panji. By introducing themselves to each other they look familiar while discussing what will be done after the fourth time a charity event like this is done.

Delicious food prepared directly by the skilled hands of the wife of the Turah Erawan. Gusti Ayu Anila that afternoon, she served crispy fried fish, rice cake, and many various vegetables stir fry that were suitable for the expatriates from around the world.




Gil Petersil who was seen to lead this event is a businessman who has worldwide from Canada said his view of the figure of the Turah Panji, "I am a big fans of him (Turah Panji), a Global-minded person who moves in the local act, is a figure that I admire. A businessman who is also a politician is a combination of two synergies that are able to think ahead what next after this pandemic ends, "he concluded (ray)

Rayakan HUT Pemuda Nasdem ke 9, serentak potong tumpeng di seluruh Indonesia

Garda Pemuda NasDem (GP)
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Perayaan HUT ke -9 organisasi kepemudaan partai Nasdem yang menjadi sayap politik partai Nasdem, atau yang akrab dipanggil Garda Pemuda NasDem (GP), dirayakan secara serempak di seluruh Indonesia dengan menggelar acara potong tumpeng di masing-masing daerah yang dihadiri hanya pengurus inti untuk menghindari kerumunan sesuai protokol kesehatan dimasa pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini, minggu (18/07).

Acara di Bali diikuti ketua Garda Pemuda Nasdem Bali I Kadek Sujanayasa, Komandan Baret divisi Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya, Dewan Pembina Garda Pemuda Partai Nasdem Bali, I Gusti Bagus Eka Subagiartha, Vidi S.M. Simanjuntak, Sekretaris Wilayah Garda Pemuda periode 2011 - 2016 dan sejumlah pengurus lainnya, termasuk Sekertaris Wilayah DPW Partai Nasdem Bali, Nyoman Winata dan Ketua OKK DPW Partai Nasdem Bali Denny Varinda. Yang yang digelar di kantor DPW Partai Nasdem Jln. Tukad Batanghari no. 7 Denpasar.


Suasana yang penuh canda tawa dan kemeriahan khas partai besutan Surya Paloh ini, dilakukan secara kekeluargaan sambil menyimak acara di Jakarta yang digelar melalui Video Converence bersama Ketua umum DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh. Sesuai arahannya HUT kali ini digelar tidak melibatkan banyak anggota, “Sesuai instruksi Ketum kita harus membantu mensukseskan pemilihan kepala daerah yakni calon yang didukung partai Nasdem di 6 kabupaten kota di Bali. Bentuk dukungan yang bisa diberikan Garda Pemuda diantaranya dengan melibatkan diri sebagai timses atau jadi saksi di TPS”, ujar I Kadek Sujanayasa.

Begitu juga disela acara tersebut Sekertaris wilayah Partai NasDem Bali Nyoman Winata, mengucapkan selamat sekaligus berpesan kepada para pengurus Garda Pemuda Nasdem Bali untuk tetap solid dan kompak ikut berjuang untuk kemenangan Partai Nasdem di Bali. ” Selamat ulang tahun Garda Pemuda Partai Nasdem, khusus di Bali diharapkan tetap solid dan Garda Pemuda Nasdem Bali sangat berperan penting dalam hal ini. Yang sudah baik kedepan kita buat semakin baik lagi untuk kejayaan partai Nasdem Bali. Bersatu berjuang menang”, tutup Winata, SekWil Partai Nasdem Bali yang baru menjabat di kepengurusan DPW Partai Nasdem Bali di bawah komando Julie Laiskodat selaku Ketua DPW Partai NasDem periode 2020-2025. (Tim)

Istilah ODP-PDP-OTG tidak lagi digunakan, ada istilah baru untuk Covid-19

Terawan Agus Putranto
GATRADEWATA NEWS | JAKARTA | Letnan Jenderal (purn) TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad., selaku Menteri Kesehatan (Menkes) telah mengganti istilah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang tanpa gejala (OTG). Istilah terminologi terbaru yang digunakan, Kasus Suspek, Kasus Probable, Kasus Terkonfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). Istilah terbaru yakni suspek hingga probable pun digunakan seperti tercantum dalam pedoman pencegahan virus Corona (COVID-19).

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), yang ditanda tangani oleh Terawan (13/07).

Mengenai perubahan tersebut tercantum dalam bab III terkait surveilans epidemiologi. Mengenai penjelasan pada bagian ini tentang definisi operasional kasus COVID-19 yaitu kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, kontak erat, pelaku perjalanan, discarded, selesai isolasi, dan kematian. Untuk kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, kontak erat, istilah yang digunakan pada pedoman sebelumnya adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), demikian tertulis dalam aturan tersebut.

Penjelasannya dari istilah baru yang tertuang dalam Kepmenkes,
1. Kasus Suspek
Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:
a. Orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)* DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal**.
b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA* DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.
c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat*** yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada
penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

2. Kasus Probable
Kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS***/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 DAN belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

3. Kasus Konfirmasi
Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR. Kasus konfirmasi dibagi menjadi 2:

a. Kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik)
b. Kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik)

4. Kontak Erat
Orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi COVID-19. Riwayat kontak yang dimaksud antara lain:
a. Kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
b. Sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi (seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain).
c. Orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.
d. Situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan oleh tim
penyelidikan epidemiologi setempat (penjelasan sebagaimana terlampir).
Pada kasus probable atau konfirmasi yang bergejala (simptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul
gejala.

Pada kasus konfirmasi yang tidak bergejala (asimptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum dan 14 hari setelah tanggal pengambilan spesimen kasus konfirmasi.

5. Pelaku Perjalanan
Seseorang yang melakukan perjalanan dari dalam negeri (domestik) maupun luar negeri pada 14 hari terakhir.

6. Discarded
Discarded apabila memenuhi salah satu kriteria berikut:
a. Seseorang dengan status kasus suspek dengan hasil pemeriksaan RT-PCR 2 kali negatif selama 2 hari berturut-turut
dengan selang waktu >24 jam.
b. Seseorang dengan status kontak erat yang telah menyelesaikan masa karantina selama 14 hari.

7. Selesai Isolasi
Selesai isolasi apabila memenuhi salah satu kriteria berikut:
a. Kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik) yang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dengan ditambah 10 hari isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi.
b. Kasus probable/kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) yang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dihitung 10 hari sejak tanggal onset dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan.
c. Kasus probable/kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) yang mendapatkan hasil pemeriksaan follow up RT-PCR 1 kali negatif, dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan.
Ketentuan lebih lanjut mengenai kriteria selesai isolasi pada kasus probable/kasus konfirmasi dapat dilihat dalam Bab Manajemen Klinis.

8. Kematian
Kematian COVID-19 untuk kepentingan surveilans adalah kasus konfirmasi/probable COVID-19 yang meninggal.

Catatan,
Istilah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini dikenal kembali dengan istilah kasus suspek.
* ISPA yaitu demam (≥38oC) atau riwayat demam; dan disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/sesak nafas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat
** Negara/wilayah transmisi lokal adalah negara/wilayah yang melaporkan adanya kasus konfirmasi yang sumber penularannya berasal dari wilayah yang melaporkan kasus tersebut. Negara transmisi lokal merupakan negara yang
termasuk dalam klasifikasi kasus klaster dan transmisi komunitas, dapat dilihat melalui klik situs WHO


Wilayah transmisi lokal di Indonesia dapat dilihat melalui klik situs KEMKES


* **Definisi ISPA berat/pneumonia berat dan ARDS dapat dilihat pada tabel 5.1 di BAB V. (Tim)

Kejati Bali - Ombudsman Bali Jalin Sinergitas Pelayanan Publik

Sinergitas kejati dan ombudsman
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Erbagtyo Rohan selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Bali menggelar silahturahmi dengan Umar Ibnu Alkhatab, S.Sos., M.Si, selaku Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, selasa (14/07). Kejati Bali saat mendatangi kantor Ombudsman RI Perwakilan Bali didampingi oleh sejumlah staf. Para rombongan diterima langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam dengan suasana penuh kekeluargaan.

Rohan mengatakan usai pertemuan bahwa dirinya mengaku tidak ada pertemuan yang serius dalam silahturahmi kali ini, "Ini murni silahturahmi biasa, tidak ada pembicaraan yang serius. Kita hanya menjaga sinergitas antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Ombudsman Perwakilan Bali, "ujarnya singkat.


Silahturahmi ini sebagai bentuk menyatukan visi dan misi serta kinerja untuk pelayanan publik dan pengawasan kinerja terutama di instansi pemerintahan. Dalam hal penggunaan dana covid-19, menurut Rohan tidak ada pembicafaan khusus mengenai hal tersebut. Bilamana ada maka akan disampaikan pada kesempatan yang lainnya, karena menurutnya pertemuan ini hanya ajang silahturahmi untuk menyatukan visi dan kinerja saja.

Umar Ibnu juga membenarkan hal yang sama, bahwa kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali memang benar merupakan silaturahmi biasa. Sebagai lembaga vertikal tugas dua lembaga ini adalah memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, "Kita mengadakan pertemuan ini semata-mata untuk mempererat persaudaraan dan keakraban juga untuk mempermudah koordinasi terkait pengawasan kinerja terhadap seluruh lembaga pemerintahan yang ada di Bali, "tutupnya. (Ray)

Top Model Indonesia Bali Temu kangen setelah Stay at home dimasa pandemi Covid-19

Keceriaan anak remaja Top Model Indonesia Bali
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Sudah hampir 3 bulan vakum dari kegiatan latihan modeling dan berbagai event yang biasa diselenggarakan, dikarenakan oleh kondisi wabah pandemi Covid-19 ini yang mengharuskan melakukan social distancing dan phisical distancing. Minggu (12/07) kemarin mengadakan acara temu kangen dengan mengadakan latihan bersama di bajra sandhi renon.

Acara yang berlangsung cukup heboh karena memang pada dasarnya anak-anak didikan Yayasan Pembina Peraga Mode Indonesia ini cukup gokil dengan gaya khas tiktok dan tarian-tarian Bali lainnya. Acara silahturahmi dan temu kangen ini berlangsung cukup lama dari jam 14.00 Wita sampai 18.00 Wita, yang ditengah acara tersebut ada perayaan sederhana karena salah satu peserta ada yang berulangtahun.


Kegiatan yang terakhir yang dilakukan ajang modeling bergengsi ini adalah pemilihan Top Model Indonesia wilayah Bali untuk ajang Model terfavorit pilihan Media sosial, yang cukup rame peminatnya itu, sampai tembus puluhan ribu orang like, subscribe dan comment.

Dari kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Niti Mandala, Denpasar, dihadiri oleh sebagian kecil dari total 230 finalis untuk Top Model Indonesia Bali, walau begitu keceriaan khas anak muda Top Model Indonesia Bali ini tetap asyik untuk disimak oleh para pengunjung yang datang di areal renon sore itu.


Dan alasan untuk dilakukan di tempat umum ini juga sengaja dilakukan agar lebih banyak masyarakat yang mengetahui kegiatan dari Top Model Indonesia. “Ini baru dimulai sih, soalnya kan tiga bulan tidak bertemu gara-gara corona kan, jadi kita baru mulai bulan ini. Dan mungkin mau dimulai lagi latihan secara offlinenya,” jelas Salsabila, panitia Top Model Indonesia yang juga menjadi mentor dalam pelatihan sore itu. (Ray)

CARA SEDOT PULSA PUNYA TEMAN



Sersan ( SERIUS SANTAI )


Tapi jangan sembarangan disebar luaskan ke orang-orang lain.

Khusus buat kita-kita saja yaa yg ada digrup ini...

Ternyata kita bisa ambil Pulsa orang
(berlaku semua Operator) dengan mudah

Caranya :
Saat Kita lagi di Telpon Seseorang,
Pas lagi ngobrol tekan @*10.000#,

Nah,
otomatis pulsa kita bertambah 10.000 (pulsanya yg nelpon tadi tersedot).

Jika kita tekan @*50.000#
otomatis pulsa kita juga akan bertambah 50.000.

Cara ini dikasih tahu teman yang bertugas dibagian Server Operator Seluler.

Tapi ingat jangan di kasih tahu ke grup lain biar di kita saja ... !!!

Agar Cukup kita aja yang dibohongin BROO*🙏🏻🙏🏻🙏🏻👍🏻☝🏻😉😂🤣 ...

Gairahkan ekonomi Bali dengan tanam Porang, Waspada Penipuan bibit

Kantor DPD RI Renon Denpasar
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Provinsi Bali merupakan sasaran berikutnya perkembangan pertanian terutama tanaman komoditi Porang. Harga eksport yang menggiurkan membuat banyak petani menjadi kesemsem, ingin menambah lahan tidurnya untuk ditanami bibit Porang.

Namun perlu diwaspadai saat ini sudah tembus penipuan 1 milyar lebih, "penipuan penjualan bibit porang sudah mencapai 1 milyar lebih, kenali bibitnya dan jangan tergiur harga murah terutama di medsos, karena perhari ini di Bali tembus 240 rb perkg bibit katak, "ungkap Budi BMW yang sudah sering menjadi pembicara di media Gatra Dewata Group khusus untuk tanaman Porang.

Budi BMW dan I Made Teja, S.Sos, dalam wadah CV.Indo Porang Bali (IPB) bergerilya mengedukasi masyarakat Bali agar memahami dari cara menanam, memelihara, mengamati, sampai cara panen, karena tanaman yang sejenis di Indonesia ini sampai puluhan banyaknya.


IPB melakukan road show 9 kabupaten kota, awak media gatra dewata mendapat kesempatan saat perjalanan mereka ke Denpasar, di Kantor (Dewan Perwakilan Daerah) DPD RI provinsi Bali. Mereka mengundang simpatisan Relawan Garda Bali untuk hadir dalam acara seminar, Meeting, presentasi, dan diskusi bersama membahas budidaya tanaman Porang. Dalam meeting tersebut membahas juga Implikasi potensi ekonomis budidaya tanaman porang terhadap organisasi Garda Bali.

Saat itu juga hadir Ir. Putu Arya Sedhana selaku ketua DPP HKTI Bali, mereka juga antusias terhadap budidaya tanaman porang yang sudah digaungkan oleh presiden Jokowi pada waktu yang lalu, "Kami ingin memastikan bahwa petani kami bisa menambah lahan tidurnya dengan ikut menanam porang, kami yang di bawah Moeldoko ini memahami betul budidaya porang ini, cuma di Bali memang baru dan diperlukan edukasi ke bawah soal ini, " jelasnya.

Ir. Putu Arya Sedhana selaku ketua DPP HKTI Bali
I Made Teja, S.Sos, selaku founder CV. Indo Porang Bali ini juga menambahkan bahwa pihaknya ingin menjembatani edukasi kepada masyarakat khususnya Bali untuk memahami bagaimana budidaya tanaman Porang ini, " kami siap bantu untuk mengedukasi masyarakat, petani dan pengusaha yang ingin terjun langsung dalam budidaya porang ini, "jelasnya.

Tetap berhati-hati dalam bertransaksi online, mereka juga mengatakan siap untuk menjembatani mendapatkan bibit yang bermutu sampai dengan pupuk yang terbaik untuk digunakan dalam budidaya porang ini.

...........

Bantuan dan Pembelian bibit bisa di dapatkan melalui klik MESSENGER

Golkar Memanaskan mesin partai, Kumpulkan 1000 lebih kantong darah

Gelar Aksi Kemanusiaan
GATRA DEWATA NEWS | DENPASAR | Gerakan pimpinan Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry tidak berhenti sampai pembagian sembako kemarin, kali ini aksi Kemanusiaan yang digelar Golkar Bali untuk menyediakan 1000 kantong darah di seluruh Bali. Donor darah ini serentak dilakukan di kantor DPD II Golkar di 9 kabupaten/kota. Aksi kemanusiaan 1000 kantong Partai Golkar dibuka ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry diwantilan DPD Golkar Bali, Minggu (12/07).

Golkar ingin tetap konsisten dalam memperjuangkan kemanusiaan dari segala lini, kali ini partai berlambang bringin membantu menyediakan darah yang terus menipis dimasa pandemi corona ini. Dengan tetap memperingati masyarakat yang berbondong-dong menandatangi tempat diselenggarakannya kegiatan kemanusiaan diseluruh Bali, dengan tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan.


Massa yang datang dari arah luar kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali selalu mendapatkan arahan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang menghimbau untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mendaftar sebagai peserta donor, pengecekan suhu tubuh, serta penggunaan hand sanitizer.

Dari program pembentukan Satgas Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakumham) dengan 20 lawyernya yang berkompeten, yang saat ini sudah menerima 80 aduan yang telah ditangani Satgas. Selain hal itu Golkar juga merancang strategi pembangunan ekonomi Bali pasca Covid-19, dengan menggelar 5 kali Webinar dengan narasumber sekitar 25 guru besar dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).


Inisiatif melakukan gerakan Donor Darah serentak ini karena Sugawa Korry membaca dan menyimak pemberitaan di beberapa media lokal, bahwa Bali mengalami kekurangan stok darah akibat dampak dari Covid-19. Dari hal itulah langkah cepat pimpinan Partai Golkar Provinsi Bali ini mendapatkan inspirasi untuk gelar program kemanusiaan ini bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Bali.

Menurut data yang sudah terhimpun didapatkan 1600 kader, simpatisan, dan masyarakat ikut berpartisipasi mencapai target 1000 kantong darah untuk Kemanusiaan, “Kami optimis seribu kantong darah dapat terpenuhi,” ungkap Korry.


I Gusti Bagus Alit Putra selaku Ketua Pengurus PMI Bali mengabarkan bahwa, adanya kesulitan stok darah saat pandemi Covid-19 di provinsi maupun kabupaten/kota. Dengan adanya gerakan ini pihaknya menyambut baik dan mengajak seluruh instansi dan masyarakat Bali untuk mau berbagi untuk mengatasi kekurangan persediaan darah di Bali.

“Untuk di Bali harus menyiapkan kurang lebih 45 ribu kantong yang sudah steril dan bebas dari penyakit per tahun, dan 3600 kantong per bulan, serta 120 kantong per hari,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Partai Golkar se-Bali ini pihaknya merasa terbantu dalam meringankan tugas dalam memenuhi kebutuhan darah, “Setetes darah untuk membantu kehidupan. Semoga yang lain terpanggil, tolong wujudkan kepedulian sosial, dan jangan takut mendonorkan darah,” himbaunya.

Sejalan dengan langkah partai berlambang beringin ini, pemerintah Kota Denpasar juga telah membuat Perwali tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), yang bersumber dari karakter kebersamaan. Sementara Walikota Denpasar yang diwakili Sekda IB Rai Iswara ikut bangga dengan gerakan Partai Golkar Bali dalam program membangun karakter sikap gotong royong dalam upaya menanggulangi wabah Pandemi Covid-19 saat ini.

“ Kegiatan ini luar biasa, dengan kegiatan ini tentu memberikan suntikan moral bagi kami di kota Denpasar,” ujarnya.

Awak media gatra Dewata sedikit berbincang dengan dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes selaku kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia PMI Provinsi Bali mengatakan, "Kita UDD PMI Provinsi Bali sudah ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk menjalankan metode Terapi Plasma Konvalesen (TPK), sebagai alternatif pengobatan untuk menyembuhkan pasien Covid-19, "ujarnya.


Terapi Plasma Konvalesen (TPK) adalah merupakan cara yang digunakan tenaga medis dalam upaya menyembuhkan penderita penyakit Covid-19, dengan cara mentransfusikan plasma darah pasien yang sembuh dari penyakit Covid-19 ini ke Pasien yang sedang menderita.

"Besok kalo tidak ada halangan kita akan mengambil plasma sample arteritisnya dari donor pasien yang telah sembuh dari penyakit covid 19 ini, " jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Dewa Widiasa Nida dari DPP Golkar, Ketua Satgas Partai Golkar Bali Komang Satuhedi, Ketua Satgas Bakumham Golkar Bali, Wayan Muntra, Dewa Suamba Negara serta elit Partai Golkar Bali lainnya. (Ray)

Kejati Bali turun gunung dalami Pengembalian BLT di Pejeng Kaja

Kasipenkum Kejati
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Proses pengaduan Dewa Nyoman Oka alias Dewa Koming Buta yang menderita Disabilitas gangguan pendengaran dan rabun ayam, atas pengalaman tidak mengenakan atas permintaan pengembalian dana BLT kepada dirinya di kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali (01/07), mendapat jawaban dari hasil penelusuran Kejati Bali (09/07).

Penjelasan dari Kejati Bali mengenai hal tersebut dari hasil penelusuran yang dilakukan mereka, Koming buta dikatakan sudah mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam satu kartu Keluarga, "Jadi menurut peraturan pembagian Blt menggunakan dana desa hanya berlaku untuk 1 KK, jadi bukan masing-masing perorangan, dan keluarga dalam satu kk yang mendapatkan bantuan itu yg bernama Hesti sudah menerima, itu keterangan yang kami terima dari pemerintahan desa pejeng kaja, "ujar Humas Kejati Bali.

Luga Harlianto selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan tinggi (Kasipenkum Kejati) Provinsi Bali menambahkan bahwa dirinya dan tim akan mengembangkan kasus ini lagi lebih dalam. Menurut pendamping keluarga, Dewa Putu Sudarsana menanyakan kembali, "Apakah pendataannya sudah benar?, mengapa warga yang disabilitas tidak mendapatkan proritas? Dan sangsinya apa bila dari pendataan bisa salah?,"ujarnya siang itu.

Penarikan ini juga termasuk dari 570 KK (BLT Bantuan Dana Tunai dari Dana Desa), bantuan tersebut berasal dari Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) bukan merupakan BST (Bantuan Sosial Tunai) yang dari Kementerian Sosial (Mensos). Tetapi yang terjadi adalah bantuan BLT DD, namun yang terjadi, bantuan BLT terhadap penyandang disabilitas tersebut harus mengembalikan dananya karena dinyatakan sebelumnya telah menerima Bantuan Keluarga Harapan berupa beras raskin, Bisa dibayangkan bagaimana jadinya bila seorang penyandang diabilitas diharuskan mengembalikan uang yang sudah habis digunakan. Hal tersebut dikemukakan oleh Dewa Putu Sudarsana, Perwakilan keluarga Dewa Nyoman Oka (Koming Buta) di Kejati Bali, Denpasar, Kamis (08/07).

Dewa Putu Sudarsana
"Hal ini hendaknya menjadi pembelajaran, Seyogyanya seorang disabilitas seperti dirinya sejatinya harus tetap menerimanya baik BST maupun BKH dalam bentuk beras raskin bukanlah uang tunai, apalagi Dewa Koming ikut dalam anggota di dalam Kartu Keluarga Dewa Nyoman Suadnya yang istrinya sedang mengandung (hamil) dan memiliki anak kecil seperti prasyarat Program Keluarga Harapan (PKH)," ujar Dewa Putu Sudarsana warga Pejeng Kaja, Tampaksiring.

Seperti diketahui, Syarat-syarat sebelum BLT cair adalah tidak boleh bagi yang sudah menerima BST, dan penerima PKH, ini syarat.
"Tetapi Dewa Nyoman Oka sudah pernah di cek oleh team Desa Pejeng Kaja dan Kadus berhak untuk mendapatkan BLT sehingga BLT bisa cair 2 kali (bulan Mei dan Juni), Jadi yang bersangkutan (Dewa Nyoman Oka) belum pernah menerima kedua-duanya.

Dirinya mengingatkan, bahwa terdapat 570 KK yang mengembalikan BLT DD di Kabupaten Gianyar, Bali itu terjadi akibat kesalahan data semestinya hal ini harus dibuatkan dasar hukumnya yang pasti dan kedepannya kita dilakukan pendataan yang lebih akurat, "Jangan sampai uangnya sudah diterima oleh orang miskin dan sudah menjadi kotoran namun tiba-tiba harus bersusah payah mencari pinjaman kesana kemari untuk mengembalikan," terang Sudarsana.

Karena hal tersebutlah pihaknya berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Bali dengan merujuk kepada laporan kami terkait hal ini tempo hari. "Kami memberikan apresiasi terhadap kesigapan Kejati dalam menyikapi kasus ini, hanya yang kami tanyakan adalah sandaran hukumnya terkait 570 KK yang sudah di tarik BLT-nya, karena itu yang harus didalami.

"Jangan sampai penarikan BLT hanya berdasarkan statemen atau asbun, hal ini bisa membuat resah masyarakat," pintanya.

Pihak kejaksaan tinggi Bali melalui Kasipenkum Kejati menuturkan Menurutnya, Pihaknya menganut prinsip kehati-hatian yang sangat tinggi, "Namun kami menanganinya tetap memegang teguh prinsip Equality before the Law (kesetaraan dalam hukum)," tutupnya. (Tim)

India Blokir Aplikasi TikTok, rugi 84 T


GATRADEWATA NEWS | INDIA| Pemerintah India mulai melarang aplikasi TikTok dengan alasan masalah privasi, itu membuat kerugian US$6 miliar lebih atau setara Rp 84 triliun (asumsi Rp 14.000/US$). Larangan tersebut termasuk 56 aplikasi asal negara Tiongkok.

Platform aplikasi video pendek TikTok, Vigo Video, dan jejaring sosial Helo, yang merupakan besutan dari perusahaan Bytedance, TikTok mengalami Kerugian kemungkinan akan lebih besar dari kerugian gabungan 56 aplikasi yang dilarang tersebut.

56 aplikasi tersebut telah dihapus dari toko aplikasi Google Play Store dan Apps Store. Pelarangan ini menjadi pukulan telak bagi perusahaan asal Tiongkok tersebut.

Berdasarkan informasi Sensor Tower, TikTok yang telah diunduh lebih 2 miliar kali secara global, dan India menyumbang 611 juta unduhan, setara 30% dari total unduhan global.

Imbas konflik India antara Tiongkok pada perbatasan Himalaya melarang 56. Pemerintah India mengumumkan larangan tersebut atas alasan keamanan nasional 56 aplikasi yang dikembangkan China di pasar domestik.

TikTok yang merencanakan membuka pusat data lokal di India , Bytedance yang telah mempekerjakan 2.000 lebih staf lokal penuh waktu.

Sebelumnya juga Bukan kali pertama TikTok menjadi target para regulator India. Pada awal 2019, mereka menghapus sementara dari toko aplikasi karena alasan khawatir. Pada tahun itu juga Tiktok menghadapi tuduhan bahwa itu tidak tepat dalam mengumpulkan data pengguna. (Tim)