-->

situs resmi covid-19

News

Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion

» » » SEORANG IBU GANTUNG DIRI DI WARUNG BU PANDE CEKOMARIA

Korban gantung diri
GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Dikabarkan telah ditemukan warga gantung diri di sebuah warung krematorium Santayana Cekomaria, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Berdasarkan keterangan dari Babinsa Desa Peguyangan Kangin Pelda Made Arka, pada hari minggu tanggal 31 mei 2020, pukul 17.00 Wita, di tempat biasa orang melakukan pembakaran mayat untuk menyelesaikan upacara terakhir, tepatnya Pande ada seorang warga yang gantung diri, dengan sebab yang belum jelas.


Didapati identitas korban adalah Luh Sustra Dewi, lahir Singaraja (03 Maret 1985), beragama Hindu, status ibu rumah tangga, alamat sesuai KTP Singaraja Desa Bekel. Saksi yang berada dilokasi bernama Agus (31tahun), beragama Hindu, pekerjaan swasta, alamat dirahasiakan. Menurut keterangan saksi mata bahwa pada pukul 16.30 Wita, Agus sedang bersih-bersih di setra (kuburan) krematorium Santayana, Desa Peguyangan Kangin, setelah selesai bersih-bersih dikabarkan Agus melihat tepat nya di warung Bu Pande ada seseorang gantung diri, melihat dari kejadian tersebut saudara agus menelpon anak dari jro mangku alit, atas nama Made Yogik Pratama lalu saudara yogik nenelpon babinsa.


Setelah Babinsa tiba, lalu menelpon pihak kepolisian dan forensik poresta Denpasar, menghubungi pula Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Pukul 18.30 Wita datang petugas dari BPBD Kota Denpasar, untuk membawa mayat wanita ini ke Rumah Sakit Sanglah, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Foto almarhum semasa hidup
Barang bukti yang ditemukan adalah, satu buah handphone merk oppo, Uang sebanyak 150.000,- , Kalung dan cincin emas, tali selendang warna kuning (digunakan untuk gantung diri), Sepeda motor merk Vario Warna putih Nopol DK 4630 UAS, yang setelah ditelusuri dengan menghubungi keluarganya, didapatlah bahwa itu motor kepunyaan adiknya. 


"Sudah tyang kontak adiknya tadi dari Banjar Bengkel dekat Banyuatis, Korban niki sempat WA adiknya Dodok, untuk titip jaga anak-anaknya," ujar seseorang yang tidak mau disebutkan namanya. (Tim)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post