-->

situs resmi covid-19

News

Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



Yudarta pembina yakin FSK jadi flamboyan di Liga 3

 

Komen Yudarta, pembina FSK 

GATRADEWATA NEWS | KLUNGKUNG | Untuk menyambut kompetisi Liga 3 regional Bali 2021, Federasi Sepakbola Klungkung (FSK) persiapkan diri dan siap bertanding menghadapi tuan rumah PS Jembrana yang akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2021 jam 15.30 Wita. Liga bergengsi yang diikuti 16 klub dan akan dibagi menjadi 4 grup dengan masing-masing dihuni empat klub.




Grup A dihuni Perseden Denpasar, PS Jembrana, FSK Klungkung, dan Persekaba Bali FC.
Semua pertandingan penyisihan Grup A akan berlangsung di di Stadion Pecangakan Jembrana Bali.

Grup B diisi PS Tunas Muda Ubud, PS Gianyar, Sportivo Buleleng, dan Pro Kundalini FC. Laga grup B digelar di Lapangan Wanara Mandala (Monkey Forest) Ubud, Gianyar. Pertandingan ini digelar dengan penerapan prokes ketat, sampai tidak boleh ada penontonnya.

Acara persembahyangan bersama bersama tim squad FSK dan Pembina FSK

Ditemui dalam acara pelepasan atlit Askab Klungkung menuju pertandingan Liga 3 regional Bali, I Ketut Komen Yudarta selaku pembina FSK menekankan bahwa berdasarkan arahan Bupati Klungkung, Askab PSSI Klungkung dan Ketua KONI Klungkung mereka terlihat kompak dalam mendukung FSK bertanding dalam kompetisi Liga 3 regional Bali 2021 ini.

"Saya hari ini bersama Gus Kayun (Striker FSK) untuk berbagi sedikit perasaannya menjadi tim FSK, saya percaya bahwa semua planning (rencana), kerja keras dari coach (pelatih) dan didukung dengan admin-admin yang bekerja luar biasa, saya merasa yakin bahwa kita bisa bicara banyak di Negara nanti, " ungkapnya, Jumat (15/10/2021).

"Saya yakin dengan chemistry antara semuanya, FSK akan menjadi flamboyan (sorotan / perhatian) bagi persepakbolaan di Bali, "ujar Yudarta.

Diungkap oleh Agus Kayun selaku striker (penyerang) yang nantinya menjadi andalan dari FSK untuk bertanding di lapangan Pecangakan Jembrana, " suatu kebanggaan buat saya secara pribadi bisa membawa FSK bertanding di Negara nanti, motivasi saya adalah bisa memberikan yang terbaik untuk Klungkung, bisa lolos di group dan lolos selanjutnya, " tekannya, Jumat (15/10/2021).

Ia menambahkan bahwa taktik yang akan dilakukan, dirinya mengaku telah tahu apa seperti apa karakter lawan yang dihadapinya, "kami siap menuju Negara, " ungkapnya. (Ray)


Kadis Swapatni sebut vaksinasi door to door efektif tangani covid-19

dr. Ni Made Adi Swapatni, Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung

 

GATRADEWATA NEWS | KLUNGKUNG | Terkait kesiapan kabupaten Klungkung untuk menyambut pariwisata, dr. Ni Made Adi Swapatni selaku kepala dinas (Kadis) Kesehatan menerangkan bahwa, intruksi ini sudah diutarakan oleh ketua Satgas Kabupaten Klungkung Nyoman Suwirta selaku Bupati Klungkung.




Swapatni mengatakan bahwa Bupati sudah memberikan petunjuk untuk melaksanakan tugas sesuai tupoksinya (tugas pokok dan fungsi) pada masing-masing bidang. Dibidang kesehatan aplikasi peduli lindungi yang tersedia di aplikasi playstore (android) wajib ada dan diaplikasikan di gedung keramaian, seperti mall, dan pusat pemerintahan.

Klik untuk link peduli lindungi (android) 

"Selain itu untuk penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap wajib dilakukan, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, "ujar Swapatni, Jumat (15/10/2021).

Upaya tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian) dalam mendeteksi sebaran kasus Covid-19, Swapatni juga menjelaskan bahwa ini merupakan strategi yang dilakukan pada kelompok-kelompok dimasyarakat, selain menerapkan percepatan vaksinasi.

"Dengan percepatan dalam penerapan vaksinasi ini diharapkan masyarakat cepat sadar karena pentingnya untuk di vaksinasi. Cakupan kita sudah 96% lebih untuk kabupaten Klungkung, "jelasnya.

Walau sudah 96% upaya dari dinas kesehatan akan tetap mengejar masyarakat untuk divaksinasi dengan cara door to door (mendatangi satu persatu), yang pada awalnya belum tervaksinasi tahap 1 maupun 2, dengan alasan masih sakit, atau takut, dengan mengikutsertakan polres Klungkung.

"Untuk yang terdampak covid-19 dimasyarakat kita sudah turun, semenjak 2 minggu terakhir ini sudah sebanyak 5, 2 hari yang lalu 0, kemarin 0, sudah lumayan baik, " jelas Swapatni yang juga menerangkan bahwa door to door merupakan upaya yang cukup efektif menekan penyebaran covid-19.

Sasaran awal yang dilakukan oleh dinas Kesehatan dalam melayani door to door adalah ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) dan disabilitas (cacat), yang dilanjutkan untuk saat ini adalah Lansia yang tidak bisa jalan atau tidak ada yang mengantar, dengan membawa jenis ragam vaksinasi yang sesuai dengan dosis pertama.

"Kendala yang dihadapi mungkin hanya teknis, seperti vaksninasi dalam 1 vial ini bukan untuk 1 orang, jadi bila kita ketemu vaksin untuk 10 orang dalam 1 vial, disitu kita kami harus mikir dan cari agar vaksin tidak terbuang, "pungkasnya. (Ray)

Pelepasan klub FSK menuju pertandingan dengan tuan rumah dalam kompetisi liga 3

 

Acara pelepasan atlit FSK untuk bertanding Melawan PS Jembrana sebagai tuan rumah

GATRADEWATA NEWS | KLUNGKUNG | Pertandingan kompetisi sepak bola Liga 3 regional Bali 2021 yang diikuti 16 klub, akan dibagi menjadi 4 grup dengan masing-masing dihuni empat klub.

Grup A dihuni Perseden Denpasar, PS Jembrana, FSK Klungkung, dan Persekaba Bali FC.




Semua pertandingan penyisihan Grup A akan berlangsung di di Stadion Pecangakan Jembrana Bali.




Grup B diisi PS Tunas Muda Ubud, PS Gianyar, Sportivo Buleleng, dan Pro Kundalini FC. Laga grup B digelar di Lapangan Wanara Mandala (Monkey Forest) Ubud, Gianyar. Pertandingan ini digelar dengan penerapan prokes ketat, sampai tidak boleh ada penontonnya.




Ditemui dalam acara pelepasan atlit Askab Klungkung menuju pertandingan Liga 3 regional Bali, Nyoman Suwirta selaku bupati Klungkung mengatakan bahwa dirinya yakin persiapannya sudah dilaksanakan dengan baik oleh pelatih dan juga pengurus KONI.

"Semangat mereka saya sudah lihat saat ujicoba pertandingan, dan tadi saya memberikan spirit motivasi agar mereka mampu menjadi yang terbaik, "ujar Suwirta, Jumat (15/10/2021).


FSK Klungkung hadapi tuan rumah (klik untuk zoom

Bahwa semua orang memiliki potensi, tetapi kalo tidak diberikan kesempatan maka mereka tidak akan terlihat, kesempatan itu tidak semua orang memiliki maka pergunakan itu dengan sebaik-baiknya.  

-Nyoman Suwirta-

Hal yang serupa juga disebutkan oleh Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra selaku Ketua Askab PSSI Klungkung bahwa pelepasan atlit Askab Klungkung yang tergabung dalam klub Federasi Sepakbola Klungkung (FSK) akan bertanding tanggal 17 Oktober 2021 dengan PS Jembrana selaku tuan rumah.

"Saya berharap para pemain mengikuti irama intruksinya pelatih, kalo itu sudah dilaksanakan saya yakin untuk penyisihan 8 besar bisa maksimal, "ungkapnya.

I Wayan Subamia selaku ketua KONI Klungkung juga antusias terhadap perubahan dari Squad FSK ini, harapkannya sama bahwa yang lain bahwa FSK mampu menunjukan apa yang sudah dilatihnya selama ini, "Seperti pesan pak Bupati bahwa atlit yang bertanding ini diberikan kesempatan untuk tampil, jadi bertandinglah dengan kemampuan yang terbaik, "pungkasnya. (Ray)

Gede Juliarta, Simpanan pelajar dari gubernur Bali dapat memotivasi anak didik

 

Drs. Komang Gede Juliarta Danendra M.Pd., kepala sekolah SMAN 1 Tembuku, kabupaten Bangli.

GATRADEWATA NEWS | BANGLI | Pendidikan merupakan bagian dari kehidupan bernegara yang harus disupport penuh oleh pemerintah, pendidik bahkan yang terdekat yakni orang tua. Beasiswa juga merupakan salah satu bagian untuk membantu, dan memberikan dorongan dalam semangat belajar anak didik di sekolah.




Ditemui diruang kerjanya Drs. Komang Gede Juliarta Danendra M.Pd., selaku kepala sekolah SMAN 1 Tembuku, kabupaten Bangli, mengatakan bahwa dirinya mewakili sekolah untuk menerima simpanan pelajar bagi seluruh siswa dan siswi se-Bali yang memperoleh predikat juara umum 1, 2 dan 3, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Bali.

"Bantuan dalam bentuk dukungan pendidikan berupa beasiswa ini berasal dari CSR (Corporate social responsibility / Tanggung jawab sosial perusahaan) yang di support oleh BPD, OJK dan pemerintah Provinsi, ini sepertinya baru yang pertama kali dari pemerintah Provinsi, "ungkap Gede Juliarta, Kamis (14/10/2021).

Kendala yang disebutkannya, bila di SMK atau SMA dimasing-masing sekolah penetapan juara umum berdasarkan jurusan bukan ditetapkan dari juara umum dalam satu sekolah. Ia juga mencontohkan dalam 1 sekolah berarti ada 3 jurusan yang terbagi dalam kelas 10, kelas 11 dan kelas 12.

"Kemungkinan kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi maupun pihak BPD diambil kebijakan seperti itu, tetap kami selaku pihak sekolah merasa bersyukur dan dapat memotivasi anak didik belajar dan bersaing lebih baik lagi, "ucapnya, yang menjelaskan bahwa hadiah untuk juara 1 adalah Rp.1.500.000,-, juara 2 Rp. 1.250.000,-, juara 3 Rp. 1.000.000,-.

Ia berharap untuk kedepannya bahwa untuk SMA dan SMK sebaiknya diberikan kepada juara umum per-jurusan dan program studi (prodi). Masing - masing prodi tersebut memiliki ciri khas yang berbeda-beda. 

"Seperti di SMA jurusan IPA (MIA / Matematika Ilmu Pengetahuan Alam) tidak bisa disamakan dengan jurusan IPS (IIS / Ilmu ilmu sosial) ataupun Bahasa (Ilmu bahasa dan budaya), karena tentu karakternya berbeda-beda, "jelasnya.

Penetapan penerimaan simpanan pelajar dari 3 jurusan itu baru bisa diberikan kepada kelas 12, dirinya merangking berdasarkan nilai, juara umum MIA, IIS, Bahasa dan Budaya. "Jadi didapatkan juara umum 1-nya dari jurusan MIA, juara umum 2-nya dari IIS, dan juara umum 3-nya dari IIS, hanya 3 juara yang diberikan hadiah dari Gubernur Bali, " pungkasnya. (Ray)

Mekel Cemagi Hendra, Program TPS3R sukses bisa jadi perhatian dunia

 

I Putu Hendra Sastrawan,S.Si., Perbekel desa Cemagi


GATRADEWATA NEWS | BADUNG | Ditemui di kantor desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, I Putu Hendra Sastrawan,S.Si., selaku Perbekel desa Cemagi mengungkapkan bahwa dirinya fokus dalam penanganan sampah berbasis sumber yang menjadi program dari pemerintah pusat.




Ia menuturkan bahwa desa Cemagi hanya memiliki Tempat pembuangan sementara (TPS), yang masih merupakan lahan sewa dari pihak swasta (10 tahun). Dalam forum sosialisasi dengan pemerintah Provinsi dirinya mendapat informasi bahwa masalah sampah di desa dan desa adat harus diselesaikan di sumbernya. 

"Kami berupaya untuk di desa dengan utama adalah lahannya, di wilayah kami ada tanah milik Provinsi Bali yang bisa kami pakai seluas 16 are. Dan disana kita akan membangun TPS3R, permohonan untuk tanah itu sudah kami ajukan, "sahutnya, Rabu (13/10/2021).

Tempat pengolahan sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang akan dibangun di desa Cemagi bila persetujuan dalam pengajuan terhadap penggunaan lahan provinsi di wilayah desa Cemagi. Ia juga menjelaskan bahwa lahan yang diajukan itu sudah disurvei oleh petugas kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Bali.

"5 desa yang disurvei, desa Cemagi, desa Munggu, desa Kelan, desa Darmasaba, desa Gulingan. Pembangunan untuk TPS3R-nya akan dibantu oleh dinas PUPR, tahun depan (2022) sudah di Rencana Kerja Pemerintah (RKP) desa, prioritas dari kami adalah tentang pengelolaan sampah ini, "jelasnya.

Baginya Bali bersih, aman, pariwisata pulih, ekonomi pulih yang menjadi kuncinya salah satu yang disebutkannya adalah suksesnya program penanganan sampah oleh sinergitas desa dan desa adat diseluruh Bali. 

"Peranan dalam desa dan desa adat tentang pemilahan sampah berbasis sumber ini sangat penting, apalagi dalam menyambut pariwisata era baru, dan menyambut G20 di bulan Oktober 2022, Bali bebas sampah ini menjadi perhatian dunia terhadap Bali nantinya, karena Bali pintu gerbang Indonesia dengan semangat gotong royong, "pungkasnya dengan semangat. (Ray)

Pande Latra, dalam pertahanan semesta TNI wajib bersama rakyat

 

Kolonel (purn.) Pande Made latra, kedekatan TNI dan rakyat adalah sejarah bangsa Indonesia.

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Pembelaan Inspektur Kodam (Irdam) Merdeka, Brigjen Junior Tumilaar terhadap Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang hendak diperiksa oleh Poresta Manado, sudah dianggap selesai karena pembicaraan yang dilakukan antara Dandim dan Kaporesta Manado, walau itu berbuntut akan diperiksanya Brigjen Junior Tumilaar oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) di Jakarta.




Kejadian ini merupakan buntut dari Babinsa yang melakukan pembelaan terhadap salah satu warga yang bernama Ari Tahiru (67), ia dikatakan memiliki tanah yang diserobot oleh PT Ciputra International.

Ditemui di rumahnya Kolonel (Purn) Pande Made Latra, yang juga merupakan mantan bupati Badung ini menuturkan bahwa pemanggilan tersebut bila dilihat dari aturan militer memang kurang tepat. Pemanggilan tersebut memang harus melalui dan sepengetahuan dari atasan Babinsa tersebut.

Ia juga menerangkan bahwa bila hak guna yang akan diberikan oleh pengembang atau investor itu wajib mengikutsertakan rakyat yang ada disekitar wilayah tersebut. "Kalo rakyat tidak diikutsertakan itu juga merupakan penyimpangan dari undang-undang agraria, " ungkap Latra, Selasa (12/10/2021).

Ia juga menyoroti kelemahan dari Badan Pertanahan Nasional yang terkesan terburu-buru dalam menerbitkan sertifikat saat penerbitan secara massal, " pada kondisi yang biasa saja untuk membuat sertifikat saja lambat, apalagi untuk membuat 1000 sampai 2000 sertifikat dalam setahun, "jelasnya yang enggan menjelaskan terlalu jauh.

Mengenai Brigjen Junior Tumilaar, ia berpendapat bahwa Brigjen telah mengetahui apa yang dia lakukan terlebih lagi karena jabatannya sebagai Inspektur. " Peraturan Disiplin Tentara (PDT), KUHP Tentara, contohnya adalah kalo rakyat mabuk mungkin hukumannya 3 bulan penjara, tetapi tentara mabuk bisa 10 bulan lebih, ya disana telah diatur, "ujarnya.

Fakta-fakta dilapangan itu ungkapnya haruslah dapat menentukan sebagai kebenaran yang hakiki. Ia juga bercerita tentang tuntutan dari reformasi, yakni perjuangan mahasiswa dikala itu adalah untuk mereformasi kondisi yang ada. Ia juga menyadur pernyataan Ade Armando yang mengatakan bahwa 14 juta TKA China ada di Indonesia sebagai kegagalan juga dalam reformasi, walau ia juga menjelaskan bahwa itu hoax atau bukan.

Pernyataan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Agus Widjojo juga dikritiknya bahwa awalnya semua adalah rakyat yang mengangkat senjata kemudian memilih untuk menjadi masyarakat sipil dan tentara. 

Dalam pertahanan semesta dirinya menggungkapkan bahwa kedekatan tentara dengan rakyat itu menjadi wajib. Disinggung soal TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) yang merupakan program kedekatan TNI dengan rakyat dirinya berujar, " Melihat dari revolusi bangsa Indonesia hadirnya orang bersenjata dan tidak dan ia memiliki tokoh-tokoh nasional yang ingin merdeka, lalu pak Karno jatuh muncul Orde Baru, dan lahirlah ABRI masuk desa  "cerita Pande Made Latra asal Desa Beng, Gianyar ini.

ABRI masuk desa ini adalah sama dengan TMMD yang merupakan program kepentingan kedekatan TNI dengan rakyat, yang merupakan bagian dari perlindungan dan pertahanan semesta dalam menjaga keutuhan NKRI. (Ray)

Perbekel Sunarta, Proses perijinan TPS3R masih lambat, Sulangai sudah siap!

 

I Nyoman Sunarta, Perbekel desa Sulangai, kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.

GATRA DEWATA NEWS | BADUNG | Potensi penyelesaian masalah sampah yang dihadapi desa - desa kabupaten Badung sepertinya akan rampung, kesigapan perangkat desa menjadi ujung tombak dari program pemerintah pusat maupun daerah guna menyelesaikan masalah sampah di wilayah yang diminati wisatawan mancanegara ini.




Mengunjungi kantor perbekel desa Sulangai, Kabupaten Badung, disapa ramah dengan Perbekel I Nyoman Sunarta. Ia mengungkapkan bahwa masalah sampah merupakan kondisi yang krusial yang harus dihadapi masing-masing desa di Bali. Untuk wilayah desa Sulangai ia menceritakan bahwa dirinya sudah mengajukan Tanah Negara (TN).

"Tanah itu merupakan laba (pekarangan) dari pekaseh subak yeh. Kemarin kita sudah datangi dan dari pekaseh sudah menyerahkan lahan itu untuk digunakan sebagai TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), "jelas perbekel Sunarta.

Surat yang diajukan untuk perijinan penggunaan lahan ke provinsi, ia ungkapkan bahwa dari tim aset provinsi sudah mendatangi wilayah tanah yang diajukan tersebut. Lahan tersebut terletak di tengah sawah di penghujung desa, sekitar 1 kilometer dari kantor desa Sulangai.

Kendala yang dihadapi desa Sulangai untuk TPS3Rnya adalah Surat Keputusan (SK) dari gubernur Bali. Tetapi saat ini ia jelaskan juga bahwa sampah wilayah desa Sulangai ini diangkut dan ditampung sementara di Tempat Pembuangan Sampah Sementara di wilayah banjar Sulangai.

"Saya selaku Perbekel tidak ingin mengirimkan sampah kita ke luar desa, itu bukan solusi bagi tiang (saya_basa Bali). Tiang ingin kedepannya TPS3R ini bisa berhasil di wilayah desa Sulangai, saya inginkan pemerintah lebih cepat untuk memproses hal ini terutama perijinan penggunaan lahan negara, "ujarnya, Senin (11/10/2021), diruang kerja, Kantor Perbekel Sulangai, Badung.

Ia mengatakan bahwa proses di bawah yaitu desa sudah cepat, ia harapkan bahwa dari pemerintah yang lebih diatas haruslah lebih cepat dalam bergerak, agar kesuksesan dalam program sampah berbasis sumber ini cepat bisa berjalan baik dan lancar, tidak hanya wacana saja.

"Kedepannya saya akan buatkan bank sampah untuk dapat masyarakat menyetorkan sampah yang sudah dipilahnya, terutama sampah plastik yang masih ada nilai ekonomisnya. Hasil kajian dari tim aset provinsi kemarin juga menjelaskan potensi pariwisata juga disana, "jelasnya.

Lahan yang akan digunakan untuk TPS3R itu disinggungnya memiliki potensi wisata. Pemandangan disana merupakan hamparan sawah yang hijau, jauh dari pemukiman, jalur yang menuju kesana sudah merupakan aset desa, yang disana juga sudah dibangun jalur akomodasi pertanian yang nantinya bisa menjadi tempat jogging trek atau area trekking yang indah.

Lahan negara yang masih luas rencananya akan diambil 15 are saja, itu sudah cukup seperti yang diungkapkan Perbekel Sunarta.

"Untuk edukasi terhadap masyarakat kita sudah lakukan walau belum menyeluruh, tetapi yang menjadi point pentingnya adalah masyarakat setuju mengenai wilayah yang akan digunakan sebagai TPS3R tersebut, "pungkasnya. (Ray)