-->

Search News

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



Luncurkan buku biografi Dewa Gde Oka Sang Jenderal Merakyat, Tantowi Yahya Sebut Golkar butuh Museum

 

Tantowi Yahya didampingi oleh Sugawa Korry selaku ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali

DENPASAR - Ketua DPD Tingkat 1 Golkar Provinsi Bali Periode 1988-1993, membuat sebuah buku dengan judul, 'I Dewa Gde Oka Sang Jenderal Merakyat' yang ditulis oleh Syam Kelilauw dan diluncurkan di Wantilan DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Selasa (27/9/2022).

I Dewa Gde Oka sendiri hadir memberikan sekapur sirih dengan berlinang air mata mengingat kisah-kisahnya yang lalu dalam memperjuangkan Golkar. Apalagi sambutan hangat dan apresiasi yang diberikan oleh para pengurus dan kader Golkar Bali, itu membuat dirinya terharu.

Dirinya juga bercerita tentang perjuangan dalam memperoleh tempat lahan tempat berdirinya kantor DPD Golkar Bali saat ini.

"Wantilannya sekarang sudah bagus, jadi warisan ini saya harapkan terus dipelihara, jadikan pusat kegiatan Golkar Bali, "ungkapnya sambil berkaca-kaca.

Acara peluncuran buku ini dirangkaikan dengan Diskusi Politik bersama Tantowi Yahya dan Dr. Nyoman Subanda, yang dihadiri juga oleh Nyoman Sugawa Korry selaku Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali serta didampingi pengurus, para Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Bali, para senior Golkar se-Bali, Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali dan DPRD Kabupaten/Kota se-Bali serta perwakilan sejumlah organisasi sayap dan badan Partai Golkar Bali.

I Dewa Gde Oka juga merupakan putra Bali pertama yang menjabat Dandim 1611/Garnisum Badung (Denpasar), karirnya yang makin cemerlang dengan pernah menjabat Bupati Badung dua periode (1975-1985), Wakil Gubernur Bali periode 1985-1989 mendampingi Gubernur Bali Ida Bagus Mantra, serta juga menjadi Ketua DPD Tingkat 1 Golkar Provinsi Bali Periode 1988-1993.

Dalam acara itu hadir juga Tantowi Yahya, yang merupakan kader Golkar pusat, ia menyambut baik dan turut bangga terhadap sosok I Dewa Gde Oka.

"Artinya ini (buku) dapat merekam semua prestasi, dedidasi dan kontribusi I Dewa Gde Oka baik sebagai pimpinan Golkar Bali dan kepala daerah di Bali"

"Sosok ini dapat menjadi panutan bagi seluruh kader Partai Golkar kedepannya, nanti saya akan bahas di pusat agar Golkar punya Museum, "ungkapnya. (Ray)

Manulife Tawarkan Dana Pensiun Agen, Astuti Widyawati sebut Income Bisa Capai 100 Juta Perbulan

 

Astuti Widyawati dalam Talkshow di sebuah tempat di Denpasar


DENPASAR - Talkshow ringan yang dibawakan oleh Astuti Widyawati selaku Business Director Jakarta Power dan Agency Founder Jakarta Power, membawa banyak manfaat kemandirian finansial. Sesuai penuturannya dalam wawancara singkatnya, ia akan membentuk agency Manulife di Bali.




"Kita akan bentuk agency di Bali, namanya Agency Jakarta Power Bali, "Ungkapnya, Minggu (25/09/2022), disebuah kedai kopi di Denpasar.

Dirinya berkeinginan untuk mengajak anak-anak muda dan semua pemasar yang ada di Bali tentang baiknya dan wajibnya ber-Asuransi sejak dini. Dari bagaimana caranya memberikan warisan kepada anak cucu dalam investasi yang minim pajak, unit link juga apakah buruk atau baik dan sebagainya, semua akan dijelaskannya kepada anak-anak yang ingin terjun ikut belajar.

"Income di Asuransi itu bisa sampai 100 juta sebulan, apakah itu hoax tentu tidak. Ada caranya semuanya, misal rekrutmen 3 orang dalam setahun jual 150 juta, nanti cari orang 3 lagi untuk jual yang sama"




Selanjutnya Ia menyebutkan bahwa sebagai agen di Manulife bila sudah jualan 4, akan mendapatkan asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi cacat tetap, rawat inap, rawat jalan, melahirkan, perbaikan gigi dan lainnya, bahkan anak-anaknya juga ditanggung.

"Agen setelah mendapatkan 4 itu dianggap sebagai karyawan, jadi ditanggung asuransi juga"

Yang terbaik sebutnya adalah dana pensiun ala Negara Kanada, mulai bulan ke 25, yakni 5% dari komisi yang akan disimpan oleh Manulife sebagai dana pensiun.

"Dan juga tahun ke 5 atau bulan ke 61 bisa mendapatkan 10%, tahun ke 7 20%, tahun ke 8 30% naik terus 10%, jadi persis ke tahun 15 kita dapat 100% dana pensiun"

"Bahkan itu diluar training dan jalan-jalan ke luar negeri"

Produk dari Manulife sendiri banyak macamnya, ia menjelaskan bahwa banyak manfaat yang dirasakan menjadi agen bahkan nasabah dari Manulife. 

"Dari training produk bahkan sampai kepribadian kita ada dan di support full sama Manulife, bahkan leader - leader disini seperti keluarga"

Bahkan kepedulian dari Manulife untuk support kemanusiaan juga tinggi saat pandemi kemarin, pembagian Baju APD (alat pelindung diri), oksigen, masker, support sekolah-sekolah dan lainnya.

"Klaim Adam Air dan Air asia yang hilang itu kita nomer 1 yang bayar, bahkan saat Tsunami Agen Palu yang rumahnya hancur, trauma dikasih duit oleh Manulife"

"Waktu kerja kita dituntut kejar target, tetapi saat kita kesusahan Manulife tidak diam, itu yang membuat hati saya cinta terhadap Manulife, "ungkapnya, di iyakan juga oleh Eveline poerwanto selaku Business Manager yang juga ikut mendampingi. (Ray)

It's now your time! 


Cok. Bagus Jaya Dalam Acara ICOSPI, Sebut Sehat Bukan Hanya Fisik dan Mental

 

Dr. dr. Cokorda Bagus Jaya Lesmana, SpKJ(K), MARS

BADUNG - Kesehatan mental merupakan kondisi yang harus dijaga oleh manusia agar dianggap manusia tersebut dianggap beradab. Dalam acara Hybrid Event 1st International Conference on Cultural and Spiritual Psychiatry (ICOSPI), Bali Psikiatri Terkini 3 (The 3rd Bali Psychiatry Update) dengan tema,

'Investing in Mental Health: Moving Forward To Break The Pandemic World'

Yang bisa diartikan Berinvestasi dalam Kesehatan Mental: Bergerak kedepan Untuk Memecahkan Dunia pasca Pandemi. Dalam sambutan Dr. dr. Cokorda Bagus Jaya Lesmana, SpKJ(K), MARS selaku Ketua Panitia Bali Psikiatri Terkini (BATIK) 3 menyebutkan bahwa besar harapannya dalam rangkaian kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta.




"Acara hari ini adalah rangkaian dari Bali Psikiatri Terkini 3 yang merupakan juga join summit dengan International Conference on Cultural and Spiritual Psychiatry dari tanggal 22 September sampai 25 september 2022, "ungkapmya dalam wawancara singkat, Sabtu (24/09/2022), di Harris Hotel Sunset Road, Denpasar.

Acara yang diawali dengan kegiatan Workshop secara luring sejumlah 7 workshop, dilanjutkan pada tanggal 23 September 2022 dengan Internationat Conference bertajuk 1st International Conference on Cultural and Spiritual Psychiatry (ICOSPI), yang menghadirkan pembicara dari beberapa negara, antara lain Italia, Kanada, Australia, USA, Belanda, dan Skotlandia.

Acara yang akan dilanjutkan dengan kegiatan hari ini dan besok 24-25 September 2022, yaitu Symposium Bali Psikiatri Terkini (BATIK) 3. Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh sejumlah 237 peserta ICOSPI dan 444 peserta BATIK 3, dengan peserta yang mengikuti kegiatan ilmiah presentasi poster sebanyak 37 peserta, dan presentasi oral sebanyak 15 peserta. 

"Konsep sehat tidak hanya fisik dan mental saja, tetapi ada spiritual dan sosial budaya juga, yang membuat seseorang itu sehat atau mengalami gangguan, "paparnya.

"Contoh bila gejala mendengar suara-suara, walaupun penanganan dan kondisinya sudah baik tetapi belum melakukan pengelukatan misal atau upacara tertentu, dianggap masih kosong belum melakukan apa-apa, itu merupakan sisi sosial budayanya"

Ia juga menjelaskan, gejala kejiwaan yang dialami seseorang biasanya akan lari ke perdukunan atau pengobatan tradisional, itu penting tetapi sebutnya bahwa gejala medis juga perlu diperhatikan.

"Secara pengobatan medis juga membantu dalam mengobati kondisi yang ada juga, "paparnya.

Dari workshop Prof. Dr. dr. Aris Sudiyanto, Sp.KJ(K) (FK UNS Surakarta) ada hal yang menarik juga dibahas tentang dunia psikiatri ini, tema yang dibawakan adalah Terapi Marital Kasus Perselingkuhan.

Ia membabarkan arti umum dari perselingkuhan yakni, Hubungan intim antara pria atau wanita dewasa yang sudah menikah dengan orang lain yang bukan pasangan resminya, disana ada 3 sudut pandang.

Sudut pandang pria, Hubungan intim antara pria atau wanita dewasa dengan orang lain yang bukan pasangan resminya berulang kali dengan latar belakang kasih sayang dan/atau cinta.

Sedangkan sudut pandang wanita, Hubungan kasih sayang, kemesraan, atau rasa cinta dan perhatian yang diberikan kepada orang lain yang bukan pasangan resminya.

Sedangkan sudut pandang aliran fundamentalis, mempunyai rasa sayang, cinta/gairah, atau imaginasi/fantasi terhadap orang lain yang bukan pasangan resminya.

Jenis terapi / Psikoterapi / Konseling meliputi, 1. Terapi Eklektik/Integratif, 2. CBT, 3. Terapi Realitas, 4. Analisis Transaksional, 5. dan lainnya.

Dipaparkan juga disana bahwa penyebab dari perselingkuhan adalah -Ketidakintiman pernikahan: Intelektual, emosional, seksual, sosial, dan rekreasional
-Kejenuhan dan kebosanan
-Cinta lokasi, reuni, dan kebersamaan -Kecewa, ketidakpuasan, ketidakbahagiaan, kebencian, konflik berkepanjangan, dan balas dendam.

Solusi yang voba dipaparkan disana adalah Marriage enrichment programs,

1) kesadaran dan pemenuhan kebutuhan dan harapan sendiri dan pasangan,

2) peningkatan keefektifan komunikasi (termasuk empati dan keterbukaan),

3) peningkatan kemampuan penyelesaian masalah dan ketrampilan negosiasi,

4) peningkatan menyeluruh antara lain kemampuan penyesuaian, optimisme, dan kepuasan dalam pernikahan.

"Yang lainnya juga dapat menjalankan terapi memaafkan dan reorientasi pekerjaan, dengan berhenti bekerja atau pindah kerja bila terjadi di lingkungan pekerjaan, "paparnya. (Ray)

Jelang Peringati Hut Tni ke-77 Dandim Jembrana adakan Kejurda Memanah

 

Peserta membidik sasaran sambil menaiki kuda tunggangan

JEMBRANA - Memperingati hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-77 yang jatuh pada tanggal  5 oktober mendatang Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos bersama Perkumpulan Pemanah Berkuda Indonesia atau yang disingkat (Perdana) wilayah Bali mengadakan acara kejurda di Lapangan Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Desa Pengambengan.



Acara dibuka dengan sambutan oleh Dandim Jembrana selaku ketua panitia dan diikuti riuh tepuk tangan panitia maupun peserta yang hadir. Adapun tujuan acara kejurda tersebut untuk persiapan kejurnas yang diadakan di Banten pada 8-9 Oktober mendatang dan menjalin silaturahmi antar pemanah Horseback Archery di Bali untuk saling berkompetisi secara sportif, jujur dan penuh semangat juang untuk prestasi setinggi-tingginya.

Ada 95 peserta dari 2 kategori yang dilombakan dan mereka berasal dari 6 Kabupaten Kota yang ada di Bali antara lain Jembrana, Singaraja, Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar.



"Acara seperti ini akan rutin diselenggarakan bila perlu tiap tahun, selain bertujuan silaturahmi antar pemanah juga sebagai bukti bentuk kedekatan kita di TNI  dengan masyarakat dan dihari jadi TNI ke-77 nanti kita percaya kita semakin kuat bersama rakyat" ungkap Dandim Teguh.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama Dandim Teguh bersama anggota panitia dan peserta sebagai bentuk terselengaranya kejurda memanah dengan sukses. (D.U)

Buka Akses Tanah Ayahan Desa Adat Pejeng Kawan Alot, Keluarga Dewa Pica ingin Keterbukaan

 

Rame! Prajuru adat datangi rumah warga adat

GIANYAR - Prajuru Adat seharusnya menjadi pengayom dan peneduh bagi masyarakat adat, bila terlalu terik dia mampu menjadi penghalang matahari, bila hujan mampu memayungi. Kejadian yang terjadi di Desa Adat Pejeng Kawan, Gianyar, atas surat yang dikirimkan pada tanggal 14 September 2022 tentang 'Eksekusi Jalan', mendapat situasi tegang dari warga masyarakat adat yang mendiami tanah tersebut.





Isi surat yang ditujukan kepada Dewa Putu Pica, Dewa Made Suta, Dewa Nyoman Susila Darma yang menempati 'Karang Ayahan Desa' ini bertujuan untuk menindaklanjuti keputusan Majelis Madya Kabupaten Gianyar nomor 01 th 2022 Tanggal 3 Agustus berakhir pada tgl 24 Agustus sejak tanggal diputuskan. Dari ketentuan inilah prajuru adat, pecalang, kelian adat, Babinsa, Bhabinkamtibnas dan lainnya ikut mendampingi, Rabu (21/09/2022).

Keributan ini bermula pada permasalahan internal keluarga mereka yang menempati tanah tersebut, bermula dari salah satu keluarga berkehendak menyewakan lahan dibelakang tempat tinggalnya, tentu akses harus melewati natah atau tempat tinggal dari keluarga dari Dewa Putu Pica. Ini yang membuat mereka menolak akses tempat tinggalnya dipakai untuk jalan umum.

"Saya tetap menolak untuk diberikan akses jalan umum, karena kita sudah punya kesepakatan dalam perjanjian di materai di tanda tangani, jro Bendesa juga yang lainnya ikut menandatangani hal itu,"ungkap Dewa Okta (Putra ke 2 Dewa Pica), Rabu (21/09/2022), di kediamannya.

Mereka merasa bahwa inginnya keadilan dan keterbukaan bersama bila ada yang ingin menyewakan lahan dibelakang rumahnya, jadi adanya keterbukaan dalam keluarga itu penting adanya agar tidak menguntungkan diri sendiri ujarnya dalam wawancara singkat.

"Awalnya ingin membuat paon (dapur_red.), tetapi kok malah buat bangunan membawa banyak material melewati depan rumah, ini kan ini menjadi kecurigaan saya bahwa ada kesepakatan sewa menyewa dengan tamu yang kami tidak ketahui"

Tanah yang ditinggali bersama ini sebenarnya harus bisa sama-sama dinikmati hasilnya, susah senang sebaiknya tidak sampai adanya keributan bila tidak didasari oleh keadilan.

"Dari situlah, belum sempat saya temui. Kemudian ada tamu yang datang tetapi tidak disepakati harga dan sepertinya batal atau bagaimana saya tidak tahu jelas karena tidak adanya keterbukaan, "tambah Dewa Martana (anak pertama Dewa Pica).

"Karena laporan kepada pihak Prajuru Adat dan tidak mau duduk bersamalah jadinya seperti ini"

Mereka menyesalkan tidak dipenuhinya 10 poin yang sudah disepakati, dan mereka menolak untuk membuka tanah untuk jalan lagi kebelakang, karena membuka lahan jelasnya perlu upacara-upacara pengeruakan, dan lainnya yang tentu ada menimbulkan biaya.

Menemui Anak Agung Gde Ngurah selaku Jro Bendesa Adat Pejeng Kawan di Wantilan membenarkan kejadiannya adalah tentang permasalahan antara keluarga.

"Salah satu dari keluarga memiliki bisnis garmen bertemu tamu turis, karena dilarang masuk oleh keluarga Dewa Pica maka melaporlah ke kelian adat, sudah dibahas berkali-kali kaku (belum mendapat titik temu_red), "ujar Jro Bendesa.

Ia menekankan keributan ini prajuru harus ikut menengahi karena yang disengketakan mereka adalah tanah PKD (Tanah Pekarangan Desa), yang diakuinya sudah ditempati keluarga itu selama turun temurun.

"Pernah ada tamu yang mau kontrak, di poin tersebut bisa jalan itu dikontrakan juga, malah dituntut harga tinggi, Kita tidak akan buka tanpa merusak bangunan, ini kita tidak lari ke sangsi ya kita tidak mau itu"

Pihak prajuru menjelaskan juga bahwa keinginannya membuka kembali akses jalan 1,2 meter disamping sepanjang menuju pelemahan (tebe/tanah belakang rumah), yang nantinya dapat dimanfaatkan secara bersama untuk menuju akses kepelemahan (tebe).

Menemui Kapolsek Tampaksiring AKP. Ni Luh Suardini menanyakan tentang kerumunan massa yang mendatangi keluarga Dewa Pica, ia menerangkan bahwa itu mediasi soal tanah PKD yang sertifikatnya masih dipegang oleh keluarga Dewa Pica.

"Tadi sudah dilihat jelas bahwa itu tanah milik desa adat, jadi mereka tidak lagi bisa menghalangi untuk membuka jalan umum, "ujarnya.

"Untuk kondisi ini saya rasakan kondusif, saya mengerahkan 15 anggota kita untuk mengamankan yang ada di Desa Pejeng Kawan"

Ditanyakan apakah ada pelaporan sebelumnya mengenai atensi polsek Tampaksiring, dirinya mengatakan laporan itu sampai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan dikhawatirkan terjadi kericuhan lebih luas.

"Ini atensi saya karena kekhawatiran terjadinya keributan, untuk hasilnya belum ada tetapi sertifikat PKD sudah diambil oleh Desa Adat, karena itu tanah Desa Adat, "pungkasnya. (Ray)

Bangunan Memakan Sepadan Sungai Gelar Disegel Satpol PP Kabupaten Jembrana

 

Satpol PP Kabupaten Jembrana melakukan penyegelan dengan memasang sticker

JEMBRANA - Gerak cepat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jembrana untuk menindak lanjuti laporan adanya bangunan liar yang memakan sepadan Sungai Gelar hari ini resmi didatangi Satuan PP untuk dilakukan penyegelan.




Bangunan yang berdiri kurang lebih 5 meter dari bibir sungai membuat beberapa pengunjung yang hadir resah tentang kelestarian Sungai Gelar kedepan, apalagi sampai saat ini sudah ada 2 bangunan yang berdiri dan tidak ada satupun yang memenuhi persyaratan pembuatan ijin sebagai syarat bangunan pendukung wisata sungai yang terkenal dengan air jernihnya.

Berdasarkan hasil pengecekan ke lokasi Pihak Satpol PP bidang Gakkum membenarkan pembangunan tersebut tidak sesuai dan menyalahi aturan sepadan sungai (PUPR). Kegiatan penyegelan hari ini dihadiri pula dari pihak Kepala desa Batu Agung, Dinas LHKP, Dinas PUPR, Dinas Perijinan dan Poldes Batu Agung. 



Dari Dinas Perijinan menghimbau kepada masyarakat sebelum melakukan aktifitas pembangunan terlebih dahulu ke dinas ataupun instansi terkait, mengingat bangunan tersebut sudah memakan sepadan sungai jadi hari ini dilakukan penghentian kegiatan atau pengerjaan bangunan dengan memasang sticker pada bangunan yang sudah separuh jalan tersebut.

Pihak yang bertanggung jawab atas bangunan tersebut pun disuruh membuat surat pernyataan untuk tidak melanjutkan pembangunan untuk menghindari hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum. (D.U)

KTT G20 Momentum Kebangkitan Pariwisata Bali

 

Sugeng Pramono Pengamat dan pelaku Pariwisata 

BADUNG - Perhelatan pertemuan KTT G20 tahun ini tentu membuat banyak keputusan penting untuk Indonesia san juga khususnya Bali. Gerakan Pariwisata yang awalnya mati suri kembali dapat berbenah mempercantik diri sebagai lokasi puncak pertemuan KTT G20 tahun ini.

Bali siap mendukung tiga agenda prioritas G20, yakni transisi energi berkelanjutan, arsitektur kesehatan global dan transformasi ekonomi digital.

Pulau Dewata atau dikenal dengan sebutan the Island of God yang menjadi ikon wisata Indonesia, sudah melupakan efek pandemi Covid-19 yang selama dua tahun terakhir mengempaskan bisnis pariwisata setempat. Bali melakukan pembenahan dimana mana  mempercantik diri untuk menyambut delegasi dari 20 negara anggota KTT G20. 

G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20  merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia. Anggota G20 meliputi Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa.

Tentu saja, perhelatan ini mendatangkan banyak manfaat bagi bisnis pariwisata di Bali dan Indonesia pada umumnya. Dukungan infrastruktur berkonsep hijau pun menjadi prioritas. Sebab, KTT G20 tahun ini mengusung tiga agenda prioritas: transisi energi berkelanjutan, arsitektur kesehatan global dan transformasi ekonomi digital.

penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 akan menjadi puncak momentum kebangkitan ekonomi Pulau Dewata. Itu tercermin adanya peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, jelang pertemuan para pemimpin negara ekonomi terbesar di dunia itu digelar.

berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah  dalam membenahi kondisi Bali pasca pandemi. Salah satunya dengan meyakinkan pemerintah pusat agar Bali diberikan kelonggaran bagi wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik untuk berkunjung ke Bali tanpa karantina. Kebijakan tersebut pun akhirnya dapat dilakukan sejak tanggal 7 Maret 2022 lalu.

kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik ke Bali terus mengalami peningkatan. Peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali ini secara langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali bangkit dari keterpurukan dengan tumbuh positif sebesar 3,04 persen pada triwulan kedua tahun 2022, momentum tersebut dapat terus ditingkatkan seiring dengan semakin banyaknya event nasional dan internasional di Bali. Terutama rangkaian pertemuan Presidensi G20 yang puncaknya akan berlangsung pada tanggal 15-16 November 2022 mendatang.

Sugeng Pramono selaku pengamat Pariwisata menjelaskan, rata-rata kunjungan wisatawan ke Bali mencapai 10 ribu per harinya. Meski jumlahnya belum bisa kembali seperti di tahun 2019, yakni 20 ribu kunjungan per harinya, namun kami cukup gembira dengan capaian angka saat ini.

"Kami prediksi di akhir  tahun ini  target  9 ribu kunjungan per harinya dapat dicapai walau jumlah yang sekarang ini sudah melampaui target. Di bulan September ini juga akan ada maskapai dari China ke Bali sehingga jumlah maskapai saat ini ada 24. Mudah-mudahan ini bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan karena wisatawan China adalah pangsa pasar kedua setelah Australia," ungkapnya Rabu (21/09/2022), melalui pesan elektronik.

KTT G20 juga menjadi momentum kebangkitan bisnis pariwisata Bali. Ini bisa dilihat capaian tingkat hunian di kawasan Nusa ( ITDC ) sdh mulai berkisar 70-80 %. (Tim)